Jerman Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026, Kali Pertama Kalah Lewat Adu Penalti

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejutan besar terjadi di Piala Dunia 2026. Timnas Jerman yang merupakan salah satu favorit juara harus gugur di babak 16 besar setelah kalah melalui adu penalti.

Kejutan besar terjadi di Piala Dunia 2026. Timnas Jerman yang merupakan salah satu favorit juara harus gugur di babak 16 besar setelah kalah melalui adu penalti.

JAKARTA, koranmetro.com – Kejutan besar terjadi di Piala Dunia 2026. Timnas Jerman yang merupakan salah satu favorit juara harus gugur di babak 16 besar setelah kalah melalui adu penalti. Ini menjadi kali pertama dalam sejarah Piala Dunia Die Mannschaft tersingkir lewat drama adu penalti.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung sangat ketat dan berlangsung hingga babak perpanjangan waktu. Jerman sempat unggul lebih dulu, namun lawan berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua. Skor imbang bertahan hingga akhir waktu normal dan perpanjangan waktu, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam adu penalti, Jerman gagal mengonversi dua tendangan, sementara lawan berhasil mencetak semuanya. Hasil ini tentu sangat mengecewakan para pemain dan suporter Jerman.

Baca Juga :  Menit 57, Gol Spektakuler Marselino, Indonesia Memimpin 2-0 atas Saudi

Rekor yang Terpecahkan

Ini adalah kali pertama Jerman tersingkir dari Piala Dunia melalui adu penalti. Sebelumnya, Die Mannschaft selalu berhasil lolos atau kalah di waktu normal/perpanjangan waktu.

Reaksi Pelatih dan Pemain

Pelatih Jerman menyatakan kekecewaan mendalam atas hasil ini. Ia mengakui tim bermain kurang tajam dalam penyelesaian akhir dan gagal menunjukkan mental juara di adu penalti. Beberapa pemain senior juga terlihat sangat kecewa dan sulit berkata-kata setelah pertandingan.

Analisis Penyebab Kekalahan

  • Kurangnya ketajaman di depan gawang
  • Mental yang kurang kuat saat adu penalti
  • Permainan lawan yang sangat disiplin dan kompak
  • Beban ekspektasi yang terlalu tinggi
Baca Juga :  Netanyahu Beri Peringatan Keras kepada Hamas soal Jenazah Shiri Bibas

Kekalahan Jerman melalui adu penalti di Piala Dunia 2026 menjadi pelajaran berharga. Meski memiliki skuad berkualitas, faktor mental dan ketajaman di momen krusial masih menjadi titik lemah yang harus diperbaiki. Bagi Jerman, ini adalah awal dari proses pembenahan menuju turnamen-turnamen berikutnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang kekalahan Jerman ini? Apakah ini akhir era kejayaan Die Mannschaft atau justru awal kebangkitan baru? Bagikan analisis Anda di komentar!

Berita Terkait

Brasil Menang Tipis 2-1 atas Jepang, Martinelli Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaannya
Argentina Taklukkan Yordania 3-1, Lionel Messi Cetak Gol dan Catat Rekor Baru
Spanyol Juara Grup, Cape Verde Catat Sejarah, Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026
Swiss Tak Tergoyahkan, Bosnia Masih Berpeluang ke Babak 32 Besar, Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026
Brasil Juara Grup, Maroko Ikut Lolos, Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026
Francisco ‘Lu Olo’ Guterres, Mantan Presiden Timor Leste, Meninggal Dunia
Delegasi AS dan Iran Mulai Pembicaraan Baru di Swiss Hari Ini
Brasil Bekuk Haiti 3-0, Selecao Kembali Jadi Tim Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:24 WIB

Jerman Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026, Kali Pertama Kalah Lewat Adu Penalti

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:15 WIB

Brasil Menang Tipis 2-1 atas Jepang, Martinelli Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaannya

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:22 WIB

Argentina Taklukkan Yordania 3-1, Lionel Messi Cetak Gol dan Catat Rekor Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:25 WIB

Spanyol Juara Grup, Cape Verde Catat Sejarah, Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:29 WIB

Swiss Tak Tergoyahkan, Bosnia Masih Berpeluang ke Babak 32 Besar, Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmen kuat dalam penggunaan energi terbarukan. Setelah sukses menerapkan B40,

OTOMOTIF

Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Ini Perbedaannya dengan B40

Senin, 29 Jun 2026 - 11:15 WIB