Spanyol Sukses ‘Matikan’ Mbappé Cs, Prancis Hanya Cetak 2 Tembakan Tepat Sasaran, Analisis Dominasi La Roja

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Spanyol kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim terbaik di dunia dengan menundukkan Prancis dalam pertandingan yang sangat dominan.

Timnas Spanyol kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim terbaik di dunia dengan menundukkan Prancis dalam pertandingan yang sangat dominan.

JAKARTA, koranmetro.com – Timnas Spanyol kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim terbaik di dunia dengan menundukkan Prancis dalam pertandingan yang sangat dominan. Dalam laga tersebut, Spanyol berhasil “mematikan” Kylian Mbappé dan rekan-rekannya, sementara Prancis hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Dominasi Spanyol dari Awal hingga Akhir

Spanyol bermain dengan ritme tinggi sejak menit pertama. Pendekatan taktis yang diterapkan pelatih Luis de la Fuente sangat efektif:

  • Tekanan Tinggi: Spanyol terus menekan lini tengah dan belakang Prancis, membuat Mbappé kesulitan mendapatkan ruang.
  • Penguasaan Bola: La Roja menguasai bola hingga lebih dari 65%, membuat Prancis kesulitan membangun serangan.
  • Transisi Cepat: Setiap merebut bola, Spanyol langsung melancarkan serangan cepat ke area pertahanan Prancis.
Baca Juga :  Banjir Terjang Utara Filipina, 1 Kota Terancam Hilang dari Peta

Cara Spanyol Menetralkan Mbappé

Mbappé, yang dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dunia, nyaris tak terlihat sepanjang pertandingan. Beberapa faktor utama:

  • Penjagaan Ketat: Bek Spanyol seperti Cucurella dan Le Normand berhasil membatasi ruang gerak Mbappé.
  • Pola Permainan Tim: Spanyol bermain sangat kompak, sehingga Mbappé sering kesulitan menerima umpan yang berkualitas.
  • Fisik dan Stamina: Tekanan tinggi Spanyol membuat Mbappé kelelahan dan sulit menunjukkan kecepatannya.

Statistik yang Memprihatinkan bagi Prancis

Prancis hanya melepaskan 2 tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit. Ini adalah salah satu penampilan paling buruk tim berbintang seperti Prancis dalam beberapa tahun terakhir. Mereka kesulitan menciptakan peluang karena lini tengah yang dikuasai Spanyol dan serangan yang kurang terkoordinasi.

Baca Juga :  Dubes Selandia Baru Diberhentikan Usai Mengkritik Donald Trump

Faktor Kunci Kemenangan Spanyol

  • Solidnya pertahanan dan transisi cepat.
  • Kualitas individu pemain muda Spanyol seperti Yamal, Pedri, dan Gavi.
  • Kedisiplinan taktis yang luar biasa sepanjang pertandingan.

Pelajaran bagi Prancis

Prancis perlu evaluasi besar-besaran. Ketergantungan pada Mbappé terlalu tinggi, sementara kreativitas di lini tengah dan penyelesaian akhir perlu ditingkatkan. Pelatih Didier Deschamps diharapkan melakukan rotasi dan perubahan strategi ke depan.

Kemenangan Spanyol atas Prancis bukan hanya soal skor, tapi juga soal dominasi total di lapangan. La Roja berhasil mematikan mesin serangan Prancis, terutama Mbappé, dengan organisasi tim yang luar biasa. Pertandingan ini semakin memperkuat posisi Spanyol sebagai salah satu favorit juara di turnamen-turnamen mendatang.

Berita Terkait

Lamine Yamal Yakin Raih Ballon d’Or 2026, “Saya dan Mbappe yang Terbaik, Tapi Saya yang Lebih Layak”
Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Cristiano Ronaldo Kembali Cetak Gol, Al Nassr Menang Tipis atas Abha
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Barcelona Perkasa di Puncak, Real Madrid Tertinggal Usai Blaugrana Hajar Valencia 5-0
Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:31 WIB

Lamine Yamal Yakin Raih Ballon d’Or 2026, “Saya dan Mbappe yang Terbaik, Tapi Saya yang Lebih Layak”

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

Kamis, 10 September 2026 - 11:31 WIB

Cristiano Ronaldo Kembali Cetak Gol, Al Nassr Menang Tipis atas Abha

Rabu, 9 September 2026 - 11:31 WIB

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Barcelona Perkasa di Puncak, Real Madrid Tertinggal Usai Blaugrana Hajar Valencia 5-0

Berita Terbaru