JAKARTA, koranmetro.com – Timnas Spanyol kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim terbaik di dunia dengan menundukkan Prancis dalam pertandingan yang sangat dominan. Dalam laga tersebut, Spanyol berhasil “mematikan” Kylian Mbappé dan rekan-rekannya, sementara Prancis hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Dominasi Spanyol dari Awal hingga Akhir
Spanyol bermain dengan ritme tinggi sejak menit pertama. Pendekatan taktis yang diterapkan pelatih Luis de la Fuente sangat efektif:
- Tekanan Tinggi: Spanyol terus menekan lini tengah dan belakang Prancis, membuat Mbappé kesulitan mendapatkan ruang.
- Penguasaan Bola: La Roja menguasai bola hingga lebih dari 65%, membuat Prancis kesulitan membangun serangan.
- Transisi Cepat: Setiap merebut bola, Spanyol langsung melancarkan serangan cepat ke area pertahanan Prancis.
Cara Spanyol Menetralkan Mbappé
Mbappé, yang dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dunia, nyaris tak terlihat sepanjang pertandingan. Beberapa faktor utama:
- Penjagaan Ketat: Bek Spanyol seperti Cucurella dan Le Normand berhasil membatasi ruang gerak Mbappé.
- Pola Permainan Tim: Spanyol bermain sangat kompak, sehingga Mbappé sering kesulitan menerima umpan yang berkualitas.
- Fisik dan Stamina: Tekanan tinggi Spanyol membuat Mbappé kelelahan dan sulit menunjukkan kecepatannya.
Statistik yang Memprihatinkan bagi Prancis
Prancis hanya melepaskan 2 tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit. Ini adalah salah satu penampilan paling buruk tim berbintang seperti Prancis dalam beberapa tahun terakhir. Mereka kesulitan menciptakan peluang karena lini tengah yang dikuasai Spanyol dan serangan yang kurang terkoordinasi.
Faktor Kunci Kemenangan Spanyol
- Solidnya pertahanan dan transisi cepat.
- Kualitas individu pemain muda Spanyol seperti Yamal, Pedri, dan Gavi.
- Kedisiplinan taktis yang luar biasa sepanjang pertandingan.
Pelajaran bagi Prancis
Prancis perlu evaluasi besar-besaran. Ketergantungan pada Mbappé terlalu tinggi, sementara kreativitas di lini tengah dan penyelesaian akhir perlu ditingkatkan. Pelatih Didier Deschamps diharapkan melakukan rotasi dan perubahan strategi ke depan.
Kemenangan Spanyol atas Prancis bukan hanya soal skor, tapi juga soal dominasi total di lapangan. La Roja berhasil mematikan mesin serangan Prancis, terutama Mbappé, dengan organisasi tim yang luar biasa. Pertandingan ini semakin memperkuat posisi Spanyol sebagai salah satu favorit juara di turnamen-turnamen mendatang.









