JAKARTA, koranmetro.com – Toyota dikabarkan sedang mematangkan kembalinya Celica generas kedelapan, lebih dari dua dekade sejak model terakhir meninggalkan pasar. Kali ini, nama legendaris itu diarahkan sebagai coupe performa di bawah payung Gazoo Racing (GR), dengan pendekatan yang lebih agresif dibanding rival terdekatnya, Honda Prelude generasi baru.
Laporan dari media otomotif internasional menyebut model internal yang disebut Celica Sport ini akan menjadi pintu masuk ke jajaran GR, sambil tetap membawa DNA sporty yang melekat pada nama Celica.
Bukan Sekadar Coupe Biasa
Menurut sejumlah laporan, Celica baru akan dibangun di atas platform yang berkerabat dengan Corolla generas berikutnya. Meski begitu, orientasinya jelas mengarah ke performa:
- Mesin turbo 2.0 liter (kode G20E) yang dipadukan sistem hybrid
- Penggerak all-wheel drive (AWD) bergaya rally, diinspirasi GR Corolla
- Opsi transmisi manual 6-percepatan dan otomatis 8-percepatan
- Potensi tenaga di kisaran tinggi untuk kelasnya, dengan versi motorsport yang jauh lebih bertenaga
Pendekatan hybrid dipilih bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga agar tetap memenuhi regulasi emisi yang semakin ketat—sesuatu yang membuat mesin 1.6 liter triple-cylinder GR saat ini semakin sulit dipertahankan dalam jangka panjang.
Celica vs Prelude: Sama-sama Coupe, Beda Karakter
Di atas kertas, Celica baru akan berhadapan dengan Honda Prelude yang berbasis Civic. Namun arah keduanya dinilai berbeda.
Honda Prelude generasi terbaru lebih menonjolkan karakter coupe modern yang relatif “halus” dan mudah dikendarai sehari-hari. Sementara Toyota, lewat Celica Sport, dikabarkan mengejar keterlibatan pengemudi dan performa lebih mentah, lengkap dengan AWD dan opsi manual.
Jika spek yang beredar akurat, keduanya tidak benar-benar bermain di lapangan yang sama: satu lebih soft coupe, satu lagi lebih performance-oriented.
Kaitan dengan Ambisi “Three Brothers”
Kembalinya Celica sejalan dengan ambisi Chairman Akio Toyoda untuk menghidupkan kembali “tiga saudara” sport Toyota: Supra, MR2, dan Celica. Supra sudah lebih dulu bangkit lewat kolaborasi dengan BMW. MR2 tengah dipersiapkan sebagai mobil mid-engine, dan Celica diposisikan sebagai coupe front-engine yang lebih accessible di jajaran GR.
Selain versi jalan raya, Toyota juga dikaitkan dengan rencana membawa Celica ke ajang World Rally Championship (WRC) pada musim 2027, menjadikannya bukan sekadar mobil gaya, tetapi juga basis motorsport.
Jadwal dan Status Pengembangan
Toyota belum mengumumkan timeline resmi. Namun dari pemberitaan yang beredar, mule pengujian sudah terlihat, dan spekulasi peluncuran mengarah ke akhir dekade ini—dengan kemungkinan hadir di pasar sekitar model year 2028.
Yang sudah jelas: Celica tidak akan kembali sebagai coupe biasa tanpa karakter. Toyota tampak ingin memberinya fondasi teknis yang cukup kuat untuk bersaing di segmen coupe sport modern.
Mengapa Ini Menarik?
- Nama besar kembali — Celica punya basis penggemar kuat di banyak pasar, termasuk Asia.
- Hybrid + AWD + manual — kombinasi yang jarang di kelas coupe modern.
- Rivalitas sehat dengan Prelude — menghidupkan kembali duelo coupe Jepang.
- Jembatan ke GR — memberi opsi performa di bawah model GR yang lebih ekstrem.
Toyota Celica generas baru masih dalam tahap spekulasi teknis yang kuat, tetapi arahnya sudah semakin jelas: coupe hybrid berpenggerak AWD yang lebih fokus pada performa ketimbang sekadar gaya. Dengan Prelude sebagai lawan di segmen yang sama, pasar coupe Jepang berpeluang kembali ramai.









