Produsen Laptop Kembali ke China, HP dan Asus Geser Sebagian Produksi

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah produsen PC global, termasuk HP dan Asus, mulai mengalihkan sebagian produksi laptop mereka kembali ke China.

Sejumlah produsen PC global, termasuk HP dan Asus, mulai mengalihkan sebagian produksi laptop mereka kembali ke China.

JAKARTA, koranmetro.com – Sejumlah produsen PC global, termasuk HP dan Asus, mulai mengalihkan sebagian produksi laptop mereka kembali ke China. Langkah ini dilakukan setelah sebelumnya banyak perusahaan menjalankan strategi diversifikasi dengan memindahkan manufaktur ke Vietnam, Thailand, dan negara Asia Tenggara lainnya.

Alasan di Balik Pengalihan Produksi

Faktor utama yang mendorong keputusan ini adalah lonjakan biaya komponen. Permintaan tinggi dari industri AI membuat harga memori, penyimpanan, dan sejumlah komponen penting naik signifikan. Akibatnya, margin produsen PC semakin tertekan.

China masih menawarkan keunggulan berupa:

  • Rantai pasok komponen yang lebih lengkap
  • Infrastruktur manufaktur yang matang
  • Efisiensi biaya yang lebih kompetitif dibandingkan sejumlah lokasi alternatif

Dengan kondisi tersebut, memproduksi di China kembali menjadi opsi yang lebih masuk akal secara ekonomis untuk sebagian lini produk.

Baca Juga :  Tecno Rilis Smartwatch dan Dua TWS Baru di Indonesia, Inovasi Terbaru untuk Gaya Hidup Modern

Siapa Saja yang Bergerak?

Selain HP dan Asus, Acer juga dilaporkan melakukan penyesuaian serupa. Dell disebut tengah mempertimbangkan langkah yang sama. Pengalihan ini bersifat parsial, bukan pemindahan total. Pabrik di Vietnam dan Thailand tetap beroperasi, terutama untuk model-model tertentu.

Dampak terhadap Strategi China+1

Selama beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan teknologi menerapkan strategi “China+1” untuk mengurangi ketergantungan pada satu negara. Namun, tekanan biaya akibat booming AI membuat sebagian strategi tersebut perlu disesuaikan ulang.

Ini bukan berarti diversifikasi dihentikan sepenuhnya. Sebaliknya, produsen kini lebih fleksibel: mempertahankan kapasitas di Asia Tenggara sambil memanfaatkan efisiensi rantai pasok China untuk produk yang paling terdampak kenaikan biaya komponen.

Baca Juga :  Apakah Rp 157 Miliar Cukup untuk Cabut Blokir iPhone 16 di Indonesia?

Implikasi Industri

Langkah ini menunjukkan bahwa keputusan lokasi produksi sangat dipengaruhi oleh dinamika harga komponen global, bukan hanya faktor geopolitik. Ketika biaya bahan baku naik tajam, efisiensi dan ketersediaan pasokan kembali menjadi pertimbangan utama.

Bagi negara-negara yang sebelumnya menerima relokasi pabrik, situasi ini bisa menjadi tantangan, terutama bagi pemasok lokal yang baru berinvestasi. Sementara itu, China kembali menegaskan posisinya sebagai pusat manufaktur elektronik yang sulit digantikan dalam waktu singkat.

Keputusan HP, Asus, dan sejumlah produsen lain untuk mengembalikan sebagian produksi laptop ke China mencerminkan respons praktis terhadap tekanan biaya di era AI. Strategi rantai pasok global terbukti tidak statis—ia terus berubah mengikuti kondisi pasar, harga komponen, dan kebutuhan efisiensi.

Berita Terkait

Update Harga Ponsel Transsion di Indonesia, Infinix, Tecno, dan Itel per Akhir Oktober 2026
Apple Akui Ada Masalah Layar Dalam iPhone Duo, Pengguna Bisa Ajukan Penggantian
9 Fakta Penting soal Celah PHP2Shell yang Picu Peringatan BSSN bagi Pengelola Website
Oppo Resmi Rilis Find X10 dan Find X10 Pro Max Global, Kapasitas Baterai Lebih Kecil di Sejumlah Pasar
Elon Musk Janji Beri Satu Saham SpaceX ke Setiap Anak di Amerika, Totalnya Sekitar 1 Persen Kepemilikannya
DeepSeek Luncurkan Model AI Baru yang Lebih Cepat dan Murah, Tandingi Model Raksasa
WhatsApp Resmi Luncurkan Guest Calling, Kini Bisa Undang Siapa Saja ke Panggilan, Bahkan Tanpa Akun
Sony Diam-diam Perbarui Bagian Dalam PS5 Slim, Perbaikan Jadi Lebih Mudah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:08 WIB

Produsen Laptop Kembali ke China, HP dan Asus Geser Sebagian Produksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Update Harga Ponsel Transsion di Indonesia, Infinix, Tecno, dan Itel per Akhir Oktober 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Apple Akui Ada Masalah Layar Dalam iPhone Duo, Pengguna Bisa Ajukan Penggantian

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:08 WIB

9 Fakta Penting soal Celah PHP2Shell yang Picu Peringatan BSSN bagi Pengelola Website

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Oppo Resmi Rilis Find X10 dan Find X10 Pro Max Global, Kapasitas Baterai Lebih Kecil di Sejumlah Pasar

Berita Terbaru

Memelihara kucing bukan hanya soal menemani hari-hari di rumah. Bagi banyak orang, kehadiran kucing justru memberi dampak positif terhadap kondisi mental.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Berbagi Rumah dengan Kucing Bisa Menenangkan Pikiran

Senin, 2 Nov 2026 - 11:13 WIB

AC Milan berhasil menang 3-1 atas Inter Milan pada laga Derby della Madonnina di San Siro, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Liga Italia

AC Milan Bungkam Inter 3-1 di Derby della Madonnina

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:17 WIB

Pebalap Gresini Racing, Alex Marquez, berhasil merebut pole position pada sesi kualifikasi MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang,

OTOMOTIF

Alex Marquez Raih Pole Position di MotoGP Malaysia 2026

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:12 WIB