Ukraina Tembakkan Rudal Storm Shadow Pertama, Pasokan Inggris Melawan Rusia!

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan di tengah konflik yang berkepanjangan, Ukraina telah berhasil meluncurkan rudal Storm Shadow untuk pertama kalinya.

Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan di tengah konflik yang berkepanjangan, Ukraina telah berhasil meluncurkan rudal Storm Shadow untuk pertama kalinya.

JAKARTA, koranmetro.com – Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan di tengah konflik yang berkepanjangan, Ukraina telah berhasil meluncurkan rudal Storm Shadow untuk pertama kalinya. Rudal ini merupakan salah satu senjata canggih yang dipasok oleh Inggris, dan penggunaannya menandai langkah signifikan dalam upaya Ukraina untuk meningkatkan daya serangannya terhadap pasukan Rusia. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai peluncuran ini, latar belakang rudal Storm Shadow, dan dampaknya terhadap konflik yang sedang berlangsung.

Latar Belakang Peluncuran

Ukraina telah berjuang keras untuk mempertahankan kedaulatannya sejak invasi Rusia dimulai. Dalam upaya untuk memperkuat posisi militernya, Ukraina meminta dukungan dari berbagai negara, termasuk Inggris. Sebagai respons, Inggris menyediakan sejumlah senjata canggih, termasuk rudal Storm Shadow yang dirancang untuk menghancurkan target strategis dengan akurasi tinggi.

Apa Itu Rudal Storm Shadow?

Rudal Storm Shadow adalah senjata berpemandu yang dirancang untuk menyerang target darat. Rudal ini memiliki jangkauan yang cukup jauh, mencapai lebih dari 250 kilometer, dan dilengkapi dengan teknologi stealth yang membuatnya sulit dideteksi oleh radar musuh. Dengan kemampuan ini, Storm Shadow dapat digunakan untuk menghancurkan infrastruktur penting, pangkalan militer, dan aset strategis lainnya.

Baca Juga :  Ukraina Gempur Massif Rusia dengan Ratusan Drone dan Rudal Balistik AS
Peluncuran Pertama

Peluncuran rudal Storm Shadow oleh Ukraina menandai tonggak penting dalam strategi pertahanan dan serangan negara tersebut. Meskipun rincian spesifik mengenai lokasi dan target serangan belum diumumkan, penggunaan rudal ini menunjukkan bahwa Ukraina kini memiliki kemampuan yang lebih besar untuk menargetkan posisi pasukan Rusia yang mungkin berada jauh di belakang garis depan.

Dampak Terhadap Konflik

Penggunaan rudal Storm Shadow diharapkan dapat memberikan Ukraina keuntungan signifikan dalam konflik ini. Dengan kemampuan menyerang jarak jauh, Ukraina bisa mengejutkan posisi musuh dan mengganggu logistik pasukan Rusia. Hal ini bisa mempengaruhi dinamika pertempuran dan memberikan Ukraina lebih banyak kebebasan untuk merencanakan serangan lanjutan.

Baca Juga :  Kemiskinan Yang Semakin Mendalam di Myanmar Melonjak, Jual Ginjal di Media Sosial
Reaksi Internasional

Peluncuran rudal ini juga memicu reaksi beragam di kancah internasional. Beberapa negara mendukung langkah Ukraina dan menilai ini sebagai hak negara untuk membela diri, sementara yang lain khawatir bahwa peningkatan penggunaan senjata canggih bisa memperburuk situasi dan menyebabkan eskalasi lebih lanjut dalam konflik.

Dengan peluncuran rudal Storm Shadow pertama, Ukraina mengambil langkah penting dalam upayanya untuk mempertahankan kedaulatan dan melawan agresi Rusia. Rudal ini bukan hanya meningkatkan kemampuan tempur Ukraina, tetapi juga menandai penguatan kerjasama militer antara Ukraina dan sekutu-sekutunya. Ke depan, dunia akan mengamati bagaimana perkembangan ini akan memengaruhi jalannya konflik dan stabilitas di kawasan tersebut.

Berita Terkait

Diplomasi dan Koalisi Regional, Bagaimana Negara-Negara Timur Tengah Menahan Ancaman Serangan AS ke Iran
AS Kerahkan Lebih dari 20 Jet Tempur, Gempur Target ISIS di Suriah dalam Serangan Balasan Besar
Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?
Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim
Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan
Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat
Trump Beri Selamat kepada PM Baru Ceko Andrej Babiš, Tekankan Kerja Sama Pembelian Jet F-35
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:25 WIB

Diplomasi dan Koalisi Regional, Bagaimana Negara-Negara Timur Tengah Menahan Ancaman Serangan AS ke Iran

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:39 WIB

AS Kerahkan Lebih dari 20 Jet Tempur, Gempur Target ISIS di Suriah dalam Serangan Balasan Besar

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:44 WIB

Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:47 WIB

Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:34 WIB

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim

Berita Terbaru

Liga Inggris

Michael Carrick Beri Peringatan Usai Man United Gasak Man City

Minggu, 18 Jan 2026 - 19:55 WIB