Urban Forest Bathing, Tren Relaksasi Kota yang Menyatu dengan Alam

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Urban Forest Bathing adalah tren baru dalam gaya hidup modern yang memadukan relaksasi dengan pengalaman alam di tengah kota. Berbeda dari wisata biasa, konsep ini menekankan interaksi langsung dengan vegetasi hijau di taman kota, rooftop garden, atau koridor hijau perkotaan. Tujuan utamanya adalah mengurangi stres, meningkatkan kesehatan mental, dan menyegarkan tubuh melalui kegiatan yang disebut “shinrin-yoku” ala Jepang.

Kegiatan ini melibatkan berjalan perlahan di jalur hijau, bernapas dalam-dalam, dan meresapi aroma serta suara alam sekitar. Studi menunjukkan bahwa interaksi dengan alam, meskipun hanya sebentar, dapat menurunkan kadar kortisol, meningkatkan mood, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Urban Forest Bathing juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan kota dan pentingnya ruang hijau.

Baca Juga :  Manfaat Kurma, 7 Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Buah Kaya Gizi Ini

Beberapa kota besar di Indonesia mulai mengadaptasi konsep ini dengan menyediakan jalur khusus, taman vertikal, dan program rutin untuk masyarakat. Aktivitas ini tidak memerlukan biaya besar dan dapat dilakukan secara individu maupun kelompok. Selain relaksasi, Urban Forest Bathing juga menjadi cara edukatif bagi anak-anak untuk belajar tentang tanaman, ekosistem kota, dan pentingnya keseimbangan alam di tengah urbanisasi.

Baca Juga :  5 Lokasi di Yogyakarta untuk Menyaksikan Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru

Bagi masyarakat modern yang sibuk dengan rutinitas digital dan pekerjaan, Urban Forest Bathing menawarkan alternatif menenangkan tanpa harus pergi jauh ke pedesaan. Aktivitas ini membuktikan bahwa gaya hidup sehat dan mindfulness dapat diterapkan di tengah kota. Dengan mengikuti tren ini, setiap orang dapat menikmati manfaat kesehatan mental dan fisik sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam di lingkungan urban.

Berita Terkait

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh
Pesona Gaun Pengantin Syifa Hadju di Bali, Ribuan Bunga 3D Handmade yang Ethereal
Healing Garden by Léa Morichon, Kolaborasi Artistik yang Mewarnai Pembukaan Flagship Store VIVAIA di PIM 2 Jakarta
Agnes Aditya Rahajeng dari Banten Raih Mahkota Puteri Indonesia 2026
Rahasia Kulit Leher Bersih di Usia 40+, Tips Dokter Atasi Jerawat Membandel
Batik Peranakan, Keindahan Perpaduan Harmonis Budaya Tionghoa dan Jawa
Menenun Masa Depan, Cita Tenun Indonesia Hadirkan Wastra Nusantara ke Generasi Muda
Kembali Fit Setelah Lebaran, Panduan Pola Makan Sehat dari Ahli Gizi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pesona Gaun Pengantin Syifa Hadju di Bali, Ribuan Bunga 3D Handmade yang Ethereal

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:05 WIB

Healing Garden by Léa Morichon, Kolaborasi Artistik yang Mewarnai Pembukaan Flagship Store VIVAIA di PIM 2 Jakarta

Minggu, 26 April 2026 - 11:26 WIB

Agnes Aditya Rahajeng dari Banten Raih Mahkota Puteri Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 - 11:52 WIB

Rahasia Kulit Leher Bersih di Usia 40+, Tips Dokter Atasi Jerawat Membandel

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB