Bubur Ase, Kuliner Legendaris Betawi yang Hampir Punah

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bubur ase adalah salah satu kuliner tradisional Betawi yang kini semakin langka dan sulit ditemukan.

Bubur ase adalah salah satu kuliner tradisional Betawi yang kini semakin langka dan sulit ditemukan.

JAKARTA, koranmetro.com – Bubur ase adalah salah satu kuliner tradisional Betawi yang kini semakin langka dan sulit ditemukan. Makanan ini merupakan perpaduan antara bubur nasi dengan kuah semur daging khas Betawi, disajikan bersama tahu, kentang, dan taoge. Perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas menjadikan bubur ase sebagai hidangan yang unik dan menggugah selera.

Dulu, bubur ase banyak dijumpai di warung-warung makan khas Betawi, terutama pada acara-acara tertentu seperti pernikahan atau hajatan. Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan selera masyarakat, keberadaan bubur ase semakin jarang ditemukan. Hal ini disebabkan oleh proses pembuatan yang memerlukan waktu dan keterampilan khusus, serta bahan-bahan yang tidak selalu mudah didapatkan.

Baca Juga :  Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat

Meskipun demikian, beberapa komunitas dan pelaku kuliner lokal berupaya untuk melestarikan bubur ase dengan cara mengadakan festival kuliner Betawi atau workshop memasak tradisional. Upaya ini bertujuan agar generasi muda dapat mengenal dan menghargai warisan kuliner nenek moyang mereka.

Baca Juga :  Batagor Bandung Resmi Jadi Camilan Terbaik Indonesia Versi TasteAtlas

Bagi Anda yang ingin mencicipi bubur ase, beberapa tempat di Jakarta masih menyajikan hidangan ini. Namun, karena keterbatasan produksi dan permintaan yang tidak sebesar dulu, disarankan untuk mencari informasi terlebih dahulu atau mengunjungi acara budaya Betawi yang sering menampilkan kuliner khas ini. Dengan demikian, kita dapat turut serta dalam upaya pelestarian kuliner tradisional Betawi yang kaya akan sejarah dan cita rasa ini.

Berita Terkait

Batik Atthaya, Ketika Melestarikan Batik Juga Menjadi Ruang Pemulihan Penyintas Skizofrenia
Ahli Kaki Ingatkan, Jangan Terlalu Lama Pakai Sandal Jepit di Dalam Rumah
Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku
Tiga Zodiak yang Bakal Merasa Lebih Ringan dan Bahagia di Tanggal 10 Oktober 2026
Kenapa Otak Kita Ketagihan Kombinasi Pedas Manis? 3 Penjelasan Ilmiah di Balik “Swicy”
Mengeluh, Batas Antara Pelepasan Emosi yang Sehat dan Kebiasaan yang Merusak
IN2MOTIONFEST X JMFW 2026, Kolaborasi Besar Modest Fashion di JICC 14–18 Oktober
Energi Fajar yang Menggelegar, Saat Semangat Pagi Bertemu Inovasi Sepatu di Jakarta Speed Race 2026
Berita ini 41 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Batik Atthaya, Ketika Melestarikan Batik Juga Menjadi Ruang Pemulihan Penyintas Skizofrenia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Ahli Kaki Ingatkan, Jangan Terlalu Lama Pakai Sandal Jepit di Dalam Rumah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Tiga Zodiak yang Bakal Merasa Lebih Ringan dan Bahagia di Tanggal 10 Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Kenapa Otak Kita Ketagihan Kombinasi Pedas Manis? 3 Penjelasan Ilmiah di Balik “Swicy”

Berita Terbaru