Defile Kontingen Indonesia di Atas Kapal Saat Pembukaan Olimpiade Paris 2024, Kejutan Bersejarah dan Penuh Warna

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juli 2024 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada pembukaan Olimpiade Paris 2024, kontingen Indonesia melakukan defile di atas kapal.

Pada pembukaan Olimpiade Paris 2024, kontingen Indonesia melakukan defile di atas kapal.

JAKARTA, koranmetro.com – Pada pembukaan Olimpiade Paris 2024, kontingen Indonesia melakukan defile di atas kapal. Ini merupakan konsep yang berbeda dari defile biasanya, di mana para atlet mengitari stadion sambil membawa bendera negara masing-masing. Kali ini, defile atlet dilakukan di atas kapal yang berlayar di Sungai Seine, yang membelah kota Paris.

Seragam yang digunakan oleh kontingen Indonesia dalam defile pembukaan Olimpiade Paris 2024 telah dirilis. Seragam tersebut dirancang oleh perancang busana Indonesia, Didiet Hediprasetyo, dengan inspirasi dari filosofi dan kebanggaan bangsa Indonesia. Seragam ini menggabungkan elemen tradisional seperti beskap dengan sentuhan modern dari denim.

Baca Juga :  Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis di SD Sukoharjo Jadi Sorotan Media Asing

Pada pembukaan Olimpiade Paris 2024, atlet judo Maryam March Maharani mendapat kehormatan untuk membawa bendera Merah-Putih dalam defile kontingen Indonesia. Kontingen Indonesia terdiri dari 14 atlet dan ofisial yang turut berpartisipasi dalam acara pembukaan tersebut.

Baca Juga :  Perjanjian Pukpuk, Aliansi Pertahanan Baru Australia-Papua Nugini untuk Keamanan Pasifik

Defile kontingen Indonesia di atas kapal saat pembukaan Olimpiade Paris 2024 merupakan momen yang membanggakan bagi bangsa Indonesia. Hal ini menunjukkan keberagaman dan keunggulan atlet Indonesia dalam kancah olahraga internasional.

Berita Terkait

Insiden di Kokpit Flydubai, Pilot Ditikam, Pesawat Anjlok Tajam, dan Pendaratan Darurat di Arab Saudi
Haru Menyambut Kebebasan Mary Jane Veloso, “Akhirnya Kami Bisa Bersama Mama”
Dari Musuh Politik ke Pujian, Trump Sebut Zohran Mamdani Berpotensi Jadi Wali Kota Hebat
Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara
Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Insiden di Kokpit Flydubai, Pilot Ditikam, Pesawat Anjlok Tajam, dan Pendaratan Darurat di Arab Saudi

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

Haru Menyambut Kebebasan Mary Jane Veloso, “Akhirnya Kami Bisa Bersama Mama”

Selasa, 22 September 2026 - 11:01 WIB

Dari Musuh Politik ke Pujian, Trump Sebut Zohran Mamdani Berpotensi Jadi Wali Kota Hebat

Jumat, 18 September 2026 - 11:13 WIB

Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

Berita Terbaru