e/OS, Sistem Operasi Android Tanpa Google untuk Privasi Maksimal

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam era digital yang semakin terhubung, isu privasi menjadi perhatian utama bagi banyak pengguna smartphone.

Dalam era digital yang semakin terhubung, isu privasi menjadi perhatian utama bagi banyak pengguna smartphone.

JAKARTA, koranmetro.com – Dalam era digital yang semakin terhubung, isu privasi menjadi perhatian utama bagi banyak pengguna smartphone. Salah satu solusi alternatif yang mulai banyak dilirik adalah e/OS, sistem operasi berbasis Android yang dirancang khusus untuk pengguna yang peduli terhadap keamanan dan perlindungan data pribadi.

e/OS dikembangkan oleh organisasi nirlaba /e/ Foundation dan hadir sebagai sistem operasi open-source yang tidak bergantung pada layanan Google. Meskipun berbasis Android, e/OS menghapus seluruh komponen pelacakan milik Google, memberikan pengalaman Android yang lebih bersih dan independen. Sistem ini telah dilengkapi dengan aplikasi inti seperti peramban, email, kalender, pemutar musik, dan penyimpanan awan yang semuanya berbasis open-source dan tanpa iklan.

Baca Juga :  YouTube Luncurkan Fitur Saweran 'Jewels': Menawarkan Pengalaman Mirip Coin di TikTok

Kelebihan utama dari e/OS adalah kemampuan untuk menjalankan aplikasi Android seperti biasa, melalui integrasi dengan repositori aplikasi bebas pelacakan, seperti Aurora Store. Ini berarti pengguna tetap bisa menikmati aplikasi favorit mereka, namun dengan kontrol yang lebih ketat terhadap izin dan data yang dikumpulkan.

Baca Juga :  Fuchsia OS, Masa Depan Sistem Operasi Buatan Google

Selain itu, antarmuka e/OS cukup ramah pengguna, menjadikannya cocok bagi siapa saja yang ingin beralih dari Android komersial ke platform yang lebih aman dan transparan. Dukungan perangkat juga cukup luas, dengan banyak smartphone yang kompatibel secara resmi maupun tidak resmi.

e/OS merupakan pilihan menarik bagi pengguna yang ingin tetap produktif tanpa mengorbankan privasi. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan perlindungan data pribadi, kehadiran sistem seperti e/OS menjadi semakin relevan di masa kini.

Berita Terkait

10 HP Xiaomi, Redmi, dan Poco Tak Dapat Update Lagi, Ada Punyamu?
Bocoran Fitur HyperOS 4 Xiaomi, Desain Lebih Fresh dan Fitur Baru yang Dinanti
Google Resmi Rilis Android 17, Update Besar yang Mulai Digulirkan Hari Ini!
Gangguan WhatsApp Business Hari Ini, Panggilan Telepon Tak Keluar Suara, Begini Solusinya
WhatsApp Siapkan Fitur Berbayar, Apa Saja Keunggulan dan Kisaran Biayanya?
Rahasia Melihat Instagram Story Tanpa Diketahui, 7 Trik Ampuh yang Masih Berfungsi di 2026
Samsung Galaxy S26 Resmi Dukung AirDrop ke iPhone – Kompatibilitas Antar Platform Akhirnya Terwujud
ChatGPT Health, Asisten AI Baru dari OpenAI untuk Manajemen Kesehatan Pribadi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:15 WIB

10 HP Xiaomi, Redmi, dan Poco Tak Dapat Update Lagi, Ada Punyamu?

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Bocoran Fitur HyperOS 4 Xiaomi, Desain Lebih Fresh dan Fitur Baru yang Dinanti

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:08 WIB

Google Resmi Rilis Android 17, Update Besar yang Mulai Digulirkan Hari Ini!

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:38 WIB

Gangguan WhatsApp Business Hari Ini, Panggilan Telepon Tak Keluar Suara, Begini Solusinya

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

WhatsApp Siapkan Fitur Berbayar, Apa Saja Keunggulan dan Kisaran Biayanya?

Berita Terbaru

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan logo resmi untuk Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar pada tahun 2026.

NASIONAL

PBNU Tetapkan Logo Muktamar Ke-35 NU, Ini Maknanya

Senin, 20 Jul 2026 - 11:07 WIB