Meta Luncurkan Muse Glimmer, Model AI Open-Source yang Bisa Berjalan Langsung di PC dan Mac

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Meta resmi merilis Muse Glimmer, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang khusus agar bisa dijalankan secara lokal di komputer pribadi. Model berukuran 30 miliar parameter ini memungkinkan pengguna menjalankan agen AI di perangkat sendiri tanpa harus mengandalkan server cloud.

Apa Itu Muse Glimmer?

Muse Glimmer adalah model AI open-weight dari Meta Superintelligence Labs yang diluncurkan pada 10 Agustus 2026. Berbeda dengan banyak model AI besar yang hanya bisa diakses lewat internet, Glimmer dioptimalkan untuk berjalan di Mac atau PC dengan satu GPU konsumen.

Model ini dirilis dengan lisensi Apache 2.0 yang permisif, sehingga pengembang bebas mengunduh, memodifikasi, dan menggunakannya. Bobot model tersedia di Hugging Face, lengkap dengan dokumentasi untuk memulai.

Keunggulan Utama

Muse Glimmer difokuskan pada agentic workflows—kemampuan AI untuk menyelesaikan tugas secara otonom, memecah pekerjaan menjadi langkah-langkah, memanggil tools, menulis dan memperbaiki kode, serta menangani tugas jangka panjang.

Beberapa kemampuan utamanya meliputi:

  • Multi-step reasoning (penalaran bertahap)
  • Function calling dan tool use
  • Pemahaman multimodal (teks dan gambar)
  • Context window yang besar (lebih dari 128K token)
  • Recovery dari kegagalan dalam proses tugas
Baca Juga :  Gemini 2.0 Flash Thinking, Inovasi AI Baru dari Google yang Bisa Berpikir Seperti Manusia

Meta menggunakan teknik quantisasi (kompresi bobot ke sekitar 4-bit) sehingga ukuran model turun menjadi di bawah 20 GB. Hal ini membuatnya cukup ringan untuk perangkat dengan memori 24–32 GB.

Performa di Perangkat Konsumen

Menurut Meta, versi terkompresi Muse Glimmer sudah diuji di berbagai hardware, termasuk:

  • Apple Mac dengan chip M4 Max dan M5 Max
  • NVIDIA RTX 5090

Dengan teknik speculative decoding (seperti DFlash), kecepatan inferensi bisa meningkat signifikan. Model ini cukup cepat untuk percakapan yang lancar dan interaksi agen secara real-time, semuanya berjalan sepenuhnya di perangkat lokal.

Mengapa Ini Penting?

Menjalankan AI secara lokal menawarkan beberapa keuntungan:

  • Privasi — Data tidak perlu dikirim ke server pihak ketiga
  • Offline — Bisa digunakan tanpa koneksi internet setelah model diunduh
  • Kontrol penuh — Pengguna bisa menyesuaikan dan mengintegrasikan model sesuai kebutuhan
  • Biaya — Tidak bergantung pada biaya API cloud
Baca Juga :  iQOO Z10 dan Z10x Meluncur, Smartphone Mid-Range dengan Daya Tahan Baterai Luar Biasa

Meta melihat Glimmer sebagai langkah menuju visi “personal superintelligence”, di mana AI pribadi bisa membantu mengelola jadwal, menyusun pesan, mengorganisir file, atau menyelesaikan tugas coding tanpa harus mengorbankan privasi data.

Cara Mencoba

Pengguna bisa mengunduh model dari Hugging Face. Dukungan juga mulai tersedia di platform seperti Ollama, LM Studio, dan tools lain. Untuk hasil optimal, disarankan memiliki perangkat dengan RAM atau VRAM yang memadai (idealnya 24 GB ke atas).

Muse Glimmer menandai langkah penting Meta dalam mendorong AI yang lebih terbuka dan bisa dijalankan di perangkat pribadi. Dengan ukuran yang relatif ringan untuk kemampuannya, dukungan multimodal, serta fokus pada agen otonom, model ini memberi alternatif menarik bagi pengembang dan pengguna yang menginginkan AI yang privat, offline, dan tetap powerful. Meski masih membutuhkan hardware yang cukup kuat, rilis ini membuka peluang baru bagi AI lokal di era yang semakin mengutamakan privasi dan kontrol data.

Berita Terkait

Android Masih Dominan, iOS dan HarmonyOS Berebut Ruang di Peta OS Smartphone Global
Geek Fam Hadapi RRQ Hoshi di MPL ID S18: Duel Pekan Ketiga yang Krusial
Bitcoin Melonjak ke Rp 1,43 Miliar, Tiga Faktor di Balik Lonjakan Tajam
Vivo V80 Lite 5G Resmi Hadir, Usung Desain Modul Kamera Horizontal yang Menarik Perhatian
ONIC vs RRQ Hoshi di MPL ID Season 18, Royal Derby ke-41 Jadi Laga Puncak Sabtu Malam
Alternatif Android Bergaya iPhone 17 Pro Max, 18 Pilihan Menarik Mulai dari Rp 1 Jutaan
Empat Ponsel Android Bertampilan ala iPhone 17 Pro Max, Harga Mulai Rp 1 Jutaan
Honor Resmi Rilis Robot Phone, Kamera Gimbal yang Bisa Bergerak, Mengangguk, dan Menari Ikuti Musik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Android Masih Dominan, iOS dan HarmonyOS Berebut Ruang di Peta OS Smartphone Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Geek Fam Hadapi RRQ Hoshi di MPL ID S18: Duel Pekan Ketiga yang Krusial

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Bitcoin Melonjak ke Rp 1,43 Miliar, Tiga Faktor di Balik Lonjakan Tajam

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Vivo V80 Lite 5G Resmi Hadir, Usung Desain Modul Kamera Horizontal yang Menarik Perhatian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:27 WIB

ONIC vs RRQ Hoshi di MPL ID Season 18, Royal Derby ke-41 Jadi Laga Puncak Sabtu Malam

Berita Terbaru