OpenAI Siap Rilis Smartphone AI Agent, Revolusi ChatGPT yang Semakin Nyata

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, dikabarkan semakin serius mengembangkan smartphone berbasis kecerdasan buatan.

OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, dikabarkan semakin serius mengembangkan smartphone berbasis kecerdasan buatan.

JAKARTA, koranmetro.com – OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, dikabarkan semakin serius mengembangkan smartphone berbasis kecerdasan buatan. Kabar bocoran terbaru menyebutkan bahwa proyek “AI Agent Phone” ini sedang dipercepat dan bisa mulai diproduksi massal pada paruh pertama tahun 2027.

Bocoran dari Analis Terpercaya

Menurut analis rantai pasok terkenal, Ming-Chi Kuo, OpenAI sedang mempercepat pengembangan ponsel AI pertamanya. Sebelumnya diperkirakan produksi massal baru terjadi pada 2028, kini target dimajukan ke awal 2027. Keputusan ini diyakini untuk mendukung rencana IPO OpenAI di akhir tahun serta bersaing lebih cepat di pasar hardware AI.

OpenAI bekerja sama dengan:

  • MediaTek dan Qualcomm untuk pengembangan chipset khusus AI.
  • Luxshare Precision sebagai mitra manufaktur eksklusif.

Chipset yang digunakan diperkirakan berbasis Dimensity 9600 dengan proses fabrikasi TSMC N2P, dilengkapi dual-NPU untuk komputasi AI yang lebih efisien, serta dukungan memori LPDDR6 + UFS 5.0.

Baca Juga :  OPPO A5i Pro Meluncur di Indonesia: Smartphone Tangguh Rp 2,5 Juta

Konsep yang Benar-Benar Berbeda

Yang paling menarik dari smartphone OpenAI ini bukan sekadar integrasi ChatGPT yang lebih dalam, melainkan pendekatan AI Agent yang radikal:

  • AI Agents menggantikan aplikasi — Alih-alih membuka banyak aplikasi, pengguna cukup meminta AI untuk menyelesaikan tugas (booking tiket, mengatur jadwal, belanja, dll).
  • Antarmuka baru yang lebih intuitif (rumor menyebutkan empat bagian utama: Home, Actions, Memory, Inbox).
  • Kemampuan AI on-device yang kuat, sehingga lebih cepat dan privasi lebih terjaga.
  • Potensi kolaborasi dengan desainer legendaris Jony Ive (mantan Chief Design Apple) yang membuat desainnya jauh lebih inovatif.

Mengapa OpenAI Butuh Hardware Sendiri?

Dengan memiliki hardware sendiri, OpenAI dapat menghilangkan batasan yang biasanya diterapkan oleh Apple (iOS) maupun Google (Android). Perusahaan ingin menciptakan pengalaman AI yang lebih bebas, kontekstual, dan personal — sesuatu yang sulit dicapai hanya lewat aplikasi di toko aplikasi pihak ketiga.

Baca Juga :  Apple Memilih Bandung, Komponen Apa Saja yang Akan Diproduksi?

Analis memprediksi pengiriman ponsel ini bisa mencapai 30 juta unit pada 2027–2028 jika proyek berjalan lancar.

Dampak ke Industri Smartphone

Kehadiran ponsel AI OpenAI berpotensi mengguncang pasar yang selama ini didominasi Apple dan Samsung. Banyak yang melihat ini sebagai upaya untuk “membunuh” model smartphone tradisional dan menggantinya dengan perangkat yang benar-benar berpusat pada AI.

Meski demikian, masih banyak tantangan yang harus dihadapi OpenAI, mulai dari persaingan ketat, isu privasi data, hingga kemampuan produksi skala besar.

Smartphone AI dari OpenAI bukan lagi sekadar rumor jauh di masa depan. Dengan percepatan pengembangan yang dilakukan, dunia mungkin akan segera menyaksikan era baru ponsel pintar yang jauh lebih “cerdas” dan personal. Apakah ini akan menjadi pembunuh iPhone atau sekadar eksperimen menarik, hanya waktu yang akan membuktikan.

Berita Terkait

Robot Turun ke Jalan di Polandia, Serukan Regulasi AI yang Lebih Ketat
Empat Flagship Android Siap Mengaspal di Indonesia, Termasuk Ponsel Lipat Vivo
macOS 27 Golden Gate Resmi Tersedia di Indonesia, Ini Fitur-Fitur Barunya
Adam Mosseri Buka Suara, Feed Kronologis Instagram Justru Membuat Pengalaman Pengguna Lebih Buruk
Warga Singapura Berusia 22 Tahun Mengaku Otak Pencurian Kripto Rp 4,41 Triliun
Hands-on iPhone 18 Pro Max di Apple Park, Desain Familiar, Kamera yang Jadi Sorotan
Galaxy S25 FE Jadi Model FE Terlaris di Indonesia, Mayoritas dari Pengguna Galaxy A
Huawei Pura 90s Pro Max Resmi Hadir di Indonesia, Dijual Mulai Rp20,9 Juta
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:16 WIB

Robot Turun ke Jalan di Polandia, Serukan Regulasi AI yang Lebih Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 11:17 WIB

macOS 27 Golden Gate Resmi Tersedia di Indonesia, Ini Fitur-Fitur Barunya

Senin, 14 September 2026 - 12:22 WIB

Adam Mosseri Buka Suara, Feed Kronologis Instagram Justru Membuat Pengalaman Pengguna Lebih Buruk

Minggu, 13 September 2026 - 10:58 WIB

Warga Singapura Berusia 22 Tahun Mengaku Otak Pencurian Kripto Rp 4,41 Triliun

Jumat, 11 September 2026 - 11:12 WIB

Hands-on iPhone 18 Pro Max di Apple Park, Desain Familiar, Kamera yang Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Pernahkah Anda tiba-tiba mendapat ide bagus saat sedang mandi? Solusi masalah yang sejak tadi buntu justru muncul di antara guyuran air hangat.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengapa Ide Brilian Sering Muncul saat Mandi? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:12 WIB