Perusahaan Diduga Tipu Subsidi Motor Listrik, CEO Gogoro Mundur

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2024 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Gogoro, perusahaan terkemuka dalam industri motor listrik, mengumumkan pengunduran dirinya di tengah dugaan penipuan terkait subsidi pemerintah untuk kendaraan listrik.

CEO Gogoro, perusahaan terkemuka dalam industri motor listrik, mengumumkan pengunduran dirinya di tengah dugaan penipuan terkait subsidi pemerintah untuk kendaraan listrik.

JAKARTA, koranmetro.com – Dalam sebuah perkembangan mengejutkan, CEO Gogoro, perusahaan terkemuka dalam industri motor listrik, mengumumkan pengunduran dirinya di tengah dugaan penipuan terkait subsidi pemerintah untuk kendaraan listrik. Langkah ini diambil setelah laporan mengenai manipulasi data yang mengarah pada klaim subsidi yang tidak sah.

Sumber internal mengungkapkan bahwa investigasi yang dilakukan oleh otoritas terkait menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah motor listrik yang terdaftar dan yang sebenarnya diproduksi. Dugaan ini memicu kekhawatiran publik dan mengguncang kepercayaan konsumen terhadap brand Gogoro.

Baca Juga :  Royal Enfield Siap Rilis Dua Motor Baru di GIIAS 2024

Dalam pernyataannya, CEO yang baru saja mundur mengakui bahwa perusahaan perlu melakukan evaluasi menyeluruh terkait praktik bisnisnya. “Kami berkomitmen untuk mematuhi semua regulasi dan standar etika. Saya percaya bahwa dengan langkah ini, perusahaan dapat kembali ke jalur yang benar,” ujarnya.

Sementara itu, Gogoro menyatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan yang sedang berlangsung. Pihak perusahaan berjanji untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang terbukti terlibat dalam praktik curang.

Baca Juga :  Proyeksi Pasar Mobil Listrik 2025, Merek China Dominasi Segmen Entry-Level dan Menengah

Kejadian ini telah menarik perhatian media dan aktivis lingkungan, yang khawatir bahwa skandal semacam ini dapat merusak upaya untuk mempromosikan penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi terhadap masalah polusi dan perubahan iklim.

Sebagai tanggapan, banyak pihak meminta transparansi lebih besar dari perusahaan-perusahaan di industri kendaraan listrik agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Berita Terkait

Mitsubishi Pastikan Pengembangan Hybrid untuk Pajero dan Triton, Namun Butuh Waktu
MotoGP 2027 Resmi Jadwalkan Tes Pramusim, Sepang dan Buriram Jadi Panggung Awal Era 850cc
Toyota Siapkan Celica Baru, Hybrid AWD yang Diincar Jadi Lawan Honda Prelude
Antre Panjang Honda CRF250 Rally, Mengapa Inden Bisa Membentang hingga 2027?
Adu Mewah Bus Jakarta–Solo, Cititrans Busline vs PO Raya
Meski Kredit Ringan, Motor Listrik Masih Sepi Peminat, Ini Penyebabnya
Innova Zenix Hybrid Kembali Juara, Tiggo Cross Masuk 10 Besar di Juli 2026
Veda Ega Pratama Bertahan di Posisi Keenam Klasemen Moto3 2026 Usai GP Inggris
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:23 WIB

Mitsubishi Pastikan Pengembangan Hybrid untuk Pajero dan Triton, Namun Butuh Waktu

Kamis, 3 September 2026 - 11:28 WIB

MotoGP 2027 Resmi Jadwalkan Tes Pramusim, Sepang dan Buriram Jadi Panggung Awal Era 850cc

Selasa, 1 September 2026 - 11:24 WIB

Toyota Siapkan Celica Baru, Hybrid AWD yang Diincar Jadi Lawan Honda Prelude

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Antre Panjang Honda CRF250 Rally, Mengapa Inden Bisa Membentang hingga 2027?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Adu Mewah Bus Jakarta–Solo, Cititrans Busline vs PO Raya

Berita Terbaru

Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, Jawa Barat,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Saran Epidemiolog agar Tetap Aman

Senin, 7 Sep 2026 - 11:28 WIB