HarmonyOS 7, Huawei Hadirkan Desain Futuristik Mirip Liquid Glass iOS dan AI yang Lebih Cerdas

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Huawei resmi mengumumkan HarmonyOS 7 pada Huawei Developer Conference (HDC) 2026 yang digelar 12 Juni 2026.

Huawei resmi mengumumkan HarmonyOS 7 pada Huawei Developer Conference (HDC) 2026 yang digelar 12 Juni 2026.

JAKARTA, koranmetro.com – Huawei resmi mengumumkan HarmonyOS 7 pada Huawei Developer Conference (HDC) 2026 yang digelar 12 Juni 2026. Versi terbaru sistem operasi besutan perusahaan asal China ini membawa penyegaran besar pada tampilan antarmuka (UI) serta peningkatan kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam. Banyak pengamat langsung membandingkan desain barunya dengan gaya liquid glass yang populer di iOS terbaru.

Desain Spatial dan Liquid Glass yang Memukau

Salah satu sorotan utama HarmonyOS 7 adalah spatial design language baru yang memanfaatkan efek 3D dan pencahayaan imersif. Fitur unggulan meliputi:

  • Spatial Lock Screen 3D: Wallpaper berubah menjadi efek tiga dimensi yang hidup dan interaktif. Layar kunci terasa lebih dinamis dan “nyata” berkat rendering hardware yang canggih.
  • Liquid Glass UI: Elemen sistem seperti tombol, slider, dan kontrol menu mendapat efek kaca cair (liquid glass) dengan pantulan cahaya dan kedalaman yang elegan. Desain ini sangat mirip dengan pendekatan Apple di iOS 26/27, namun Huawei mengklaim versinya lebih interaktif dan intuitif.
Baca Juga :  Kabar Terbaru Samsung Bikin Galaxy S25 Versi Tipis Demi Saingi iPhone 17 Air?

Perubahan visual ini bukan sekadar kosmetik. Huawei mengoptimalkannya agar tetap ringan dan responsif di berbagai perangkat, dari smartphone flagship hingga perangkat IoT.

Agentic AI: Asisten yang Lebih Pintar dan Proaktif

HarmonyOS 7 semakin mengandalkan Harmony Intelligence dengan fokus pada Agentic AI. Ini adalah evolusi dari asisten Celia yang kini mampu:

  • Memahami intent pengguna secara mendalam.
  • Melakukan tugas multi-langkah di dalam aplikasi (task execution rate diklaim di atas 90%).
  • Menghasilkan konten teks, mengedit foto secara canggih, serta memberikan informasi real-time lebih cepat.
  • Berintegrasi di tingkat sistem untuk pengalaman yang lebih seamless.

Selain itu, ada peningkatan keamanan berbasis AI, termasuk fitur anti-fraud yang mendeteksi situs palsu dan aktivitas mencurigakan.

Performa Lebih Cepat dan Ekosistem yang Lebih Luas

Huawei mengklaim HarmonyOS 7 memberikan peningkatan performa hingga 15% dibandingkan generasi sebelumnya. Pengguna akan merasakan peluncuran aplikasi lebih cepat, multitasking lebih lancar, serta konsumsi daya yang lebih efisien.

Sistem operasi ini mendukung berbagai perangkat:

  • Smartphone (seperti Mate 80 series, Pura 90 series)
  • Tablet
  • PC
  • Wearables
  • Perangkat IoT (bahkan perangkat dengan resource sangat terbatas hingga 64KB)
Baca Juga :  Apakah Rp 157 Miliar Cukup untuk Cabut Blokir iPhone 16 di Indonesia?

Ketersediaan

  • Developer Beta sudah tersedia mulai 12 Juni 2026 untuk perangkat flagship tertentu.
  • Rilis stabil diperkirakan pada musim gugur 2026.

Reaksi dan Dampak

Banyak pengguna dan analis memuji langkah Huawei yang terus mandiri setelah pembatasan AS. Desain baru ini semakin mendekatkan HarmonyOS ke pengalaman premium seperti iOS, sekaligus memperkuat ekosistem perangkat Huawei.

Bagi pasar Indonesia, kehadiran HarmonyOS 7 bisa menjadi angin segar bagi pengguna Huawei yang ingin pengalaman software lebih modern tanpa bergantung sepenuhnya pada Android.

HarmonyOS 7 menandai babak baru Huawei dalam kompetisi OS mobile dan ekosistem pintar. Dengan desain spatial yang memukau mirip iOS, AI yang semakin agentic, serta performa lebih baik, sistem ini siap bersaing ketat di pasar global. Apakah ini akan semakin mendongkrak penjualan perangkat Huawei? Kita tunggu saja hasil resminya beberapa bulan mendatang.

Berita Terkait

Realme P4R Resmi Meluncur di Indonesia, HP Gaming Murah dengan Baterai Raksasa 8.000 mAh
Infinix XBook 15 Resmi Hadir di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Harga Resmi
AMD Refresh Produk Gaming, Tiga Peluncuran Baru dengan Rasa Lama di 2026
WiFi Rumah Bisa Mengenali Identitas Anda Tanpa Kamera, Peneliti Ungkap Akurasi Hampir 100%
Gangguan WhatsApp Business Hari Ini, Panggilan Telepon Tak Keluar Suara, Begini Solusinya
Redmi A5, HP Rp1,5 Juta yang Sukses Jadi Salah Satu Ponsel Terlaris di Dunia
AMD Tegaskan Dominasi di Pasar PC Indonesia, Raih 40% Pangsa Pasar, Laptop AI Jadi Senjata Utama
Oppo A6c Resmi Hadir di Indonesia, HP Entry-Level dengan Baterai Monster 7.000 mAh
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:38 WIB

HarmonyOS 7, Huawei Hadirkan Desain Futuristik Mirip Liquid Glass iOS dan AI yang Lebih Cerdas

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:41 WIB

Realme P4R Resmi Meluncur di Indonesia, HP Gaming Murah dengan Baterai Raksasa 8.000 mAh

Senin, 8 Juni 2026 - 11:28 WIB

Infinix XBook 15 Resmi Hadir di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Harga Resmi

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:54 WIB

AMD Refresh Produk Gaming, Tiga Peluncuran Baru dengan Rasa Lama di 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 11:55 WIB

WiFi Rumah Bisa Mengenali Identitas Anda Tanpa Kamera, Peneliti Ungkap Akurasi Hampir 100%

Berita Terbaru

Puma Speedcat Multiverse adalah koleksi terbaru dari Puma yang mengajak setiap orang untuk mengeksplorasi identitas dan gaya mereka melalui sepatu.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Puma Speedcat Multiverse, Menemukan Gaya Pribadi Melalui Sepatu Ikonik

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:45 WIB