Stroberi Oishii Dijual hingga Rp 1,7 Juta per Kotak, Ini yang Membuatnya Mahal

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stroberi premium Oishii menjadi perbincangan karena harganya yang sangat tinggi, mencapai sekitar Rp 1,7 juta hingga Rp 1,78 juta per kotak.

Stroberi premium Oishii menjadi perbincangan karena harganya yang sangat tinggi, mencapai sekitar Rp 1,7 juta hingga Rp 1,78 juta per kotak.

JAKARTA, koranmetro.com – Stroberi premium Oishii menjadi perbincangan karena harganya yang sangat tinggi, mencapai sekitar Rp 1,7 juta hingga Rp 1,78 juta per kotak. Buah ini bukan stroberi biasa yang banyak ditemukan di pasar tradisional atau supermarket lokal. Oishii dikenal sebagai produsen stroberi kelas atas yang dibudidayakan dengan teknologi pertanian vertikal indoor dan mengusung standar rasa setara buah premium Jepang.

Apa Itu Stroberi Oishii?

Oishii adalah perusahaan pertanian vertikal yang berfokus pada produksi stroberi premium. Nama “Oishii” sendiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti “enak” atau “lezat”. Perusahaan ini memadukan teknik budidaya tradisional Jepang dengan teknologi modern, termasuk sistem controlled environment agriculture.

Varian unggulannya, seperti Omakase Berry, sering dibandingkan dengan stroberi mewah di Jepang yang biasa disajikan di restoran fine dining atau dijadikan hadiah premium. Buahnya dipilih berdasarkan rasa, aroma, tekstur, dan penampilan yang konsisten.

Mengapa Harganya Sangat Tinggi?

Beberapa faktor membuat stroberi Oishii berada di segmen harga ekstrem:

1. Budidaya Indoor Tanpa Pestisida
Stroberi Oishii ditumbuhkan di dalam ruangan (vertical farm) dengan kontrol ketat terhadap cahaya, suhu, kelembapan, dan nutrisi. Karena lingkungan tertutup, penggunaan pestisida dapat diminimalkan atau dihilangkan. Hasilnya adalah buah yang bersih dan konsisten sepanjang tahun.

Baca Juga :  Waktu Ideal untuk Minum Kopi agar Umur Panjang Menurut Penelitian

2. Fokus pada Kualitas Rasa
Berbeda dari stroberi massal yang lebih mengutamakan daya tahan kirim, Oishii menekankan rasa manis creamy, aroma harum, dan tekstur lembut. Beberapa varian dibiarkan matang lebih lama di pohon agar mencapai puncak rasa.

3. Produksi Terbatas dan Seleksi Ketat
Tidak semua buah yang dipanen masuk ke kemasan premium. Ada proses seleksi ketat, bahkan edisi terbatas yang hanya mengambil persentase kecil dari hasil panen terbaik.

4. Biaya Teknologi dan Operasional
Pertanian vertikal membutuhkan investasi besar untuk pencahayaan LED, sistem irigasi, otomasi, dan energi. Biaya ini ikut memengaruhi harga jual akhir.

5. Positioning sebagai Produk Mewah
Di pasar global, stroberi Oishii diposisikan mirip buah premium Jepang yang biasa dijadikan hadiah atau disajikan di restoran bintang Michelin. Harga tinggi menjadi bagian dari citra eksklusivitas tersebut.

Perbandingan dengan Stroberi Biasa

Stroberi konvensional di Indonesia biasanya dijual puluhan ribu rupiah per kotak kecil, tergantung musim dan kualitas. Sementara Oishii berada di level yang sama sekali berbeda—baik dari segi harga, cara budidaya, maupun target pasar.

Baca Juga :  Operasi Limb Salvage, Solusi Tanpa Amputasi untuk Kanker Tulang di Mayapada

Bagi sebagian orang, harga Rp 1,7 juta per kotak terasa tidak masuk akal. Bagi pecinta buah premium atau mereka yang mencari pengalaman rasa tertentu, produk ini dianggap sebanding dengan kualitas yang ditawarkan.

Apakah Sepadan?

Nilai “sepadan” bersifat subjektif. Jika yang dicari adalah stroberi untuk dimakan sehari-hari atau diolah menjadi jus dan dessert biasa, stroberi lokal atau impor reguler tentu lebih rasional. Namun jika yang diinginkan adalah pengalaman rasa yang sangat manis, aroma khas, tekstur lembut, serta buah yang dibudidayakan dengan standar ketat tanpa pestisida, Oishii menargetkan segmen tersebut.

Produk seperti ini lebih sering dibeli sebagai hadiah, untuk acara spesial, atau oleh konsumen yang memang mencari buah kelas atas.

Stroberi Oishii yang dibanderol hingga Rp 1,7 juta per kotak menarik perhatian karena menggabungkan teknologi pertanian vertikal, standar rasa premium ala Jepang, dan citra eksklusivitas. Harganya mencerminkan biaya produksi tinggi, seleksi ketat, serta positioning sebagai buah mewah—bukan komoditas sehari-hari.

Berita Terkait

Kurang Oksigen Saat Tidur Bisa Picu Hipertensi, Dokter Ingatkan Bahaya Dengkur
Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata
Batik Atthaya, Ketika Melestarikan Batik Juga Menjadi Ruang Pemulihan Penyintas Skizofrenia
Ahli Kaki Ingatkan, Jangan Terlalu Lama Pakai Sandal Jepit di Dalam Rumah
Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku
Tiga Zodiak yang Bakal Merasa Lebih Ringan dan Bahagia di Tanggal 10 Oktober 2026
Kenapa Otak Kita Ketagihan Kombinasi Pedas Manis? 3 Penjelasan Ilmiah di Balik “Swicy”
Mengeluh, Batas Antara Pelepasan Emosi yang Sehat dan Kebiasaan yang Merusak
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kurang Oksigen Saat Tidur Bisa Picu Hipertensi, Dokter Ingatkan Bahaya Dengkur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Batik Atthaya, Ketika Melestarikan Batik Juga Menjadi Ruang Pemulihan Penyintas Skizofrenia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Ahli Kaki Ingatkan, Jangan Terlalu Lama Pakai Sandal Jepit di Dalam Rumah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku

Berita Terbaru

Inter Milan berhasil meraih kemenangan penting di pekan kesembilan Serie A 2026/2027. Bertandang ke markas Venezia pada 28 Oktober 2026,

Liga Italia

Inter Milan Menang Dramatis atas Venezia Berkat Dua Gol Bunuh Diri

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:19 WIB

Banyak orang menganggap dengkuran saat tidur sebagai hal biasa.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Kurang Oksigen Saat Tidur Bisa Picu Hipertensi, Dokter Ingatkan Bahaya Dengkur

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:20 WIB