JAKARTA, koranmetro.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Fajar/Fikri), kembali menjadi sorotan di ajang BWF World Tour Super 750 Daihatsu Japan Open 2026. Sebagai salah satu andalan Indonesia, mereka diharapkan mampu mengakhiri puasa gelar di turnamen ini dan membawa pulang trofi yang telah lama dinanti.
Latar Belakang dan Motivasi
Fajar/Fikri dikenal sebagai pasangan solid dengan peringkat dunia yang kompetitif. Mereka telah menunjukkan performa konsisten di berbagai turnamen, tetapi gelar juara di Japan Open masih menjadi target yang belum tercapai. Turnamen di Tokyo Metropolitan Gymnasium ini menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk membuktikan diri di level elite.
Dengan status sebagai unggulan, Fajar/Fikri membawa beban sekaligus motivasi tinggi. Puasa gelar di event bergengsi seperti ini sering kali menjadi pembicaraan, dan kemenangan di Japan Open bisa menjadi momentum kebangkitan bagi sektor ganda putra Indonesia.
Perjalanan di Japan Open 2026
Undian menempatkan Fajar/Fikri di bagan yang cukup berat, bersama dua pasangan Indonesia lainnya (Sabar/Reza dan Raymond/Joaquin). Meski demikian, mereka sukses melewati babak awal dengan kemenangan meyakinkan atas pasangan Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov.
Di babak selanjutnya, mereka menghadapi tantangan ketat, termasuk pertemuan potensial dengan lawan kuat seperti pasangan Taiwan atau Malaysia di fase lebih lanjut. Konsistensi di gim ketiga dan kemampuan mengelola tekanan menjadi kunci utama.
Kekuatan dan Tantangan
Kekuatan Fajar/Fikri:
- Serangan tajam dan pertahanan solid.
- Pengalaman di turnamen Super 750.
- Kerja sama yang semakin matang.
Tantangan yang Dihadapi:
- Bagan kompetitif dengan banyak unggulan.
- Persaingan internal sesama wakil Indonesia.
- Lawan-lawan yang sedang on-fire, seperti pasangan China atau Korea.
- Tekanan untuk mengakhiri puasa gelar yang cukup panjang di event ini.
Harapan Indonesia
Sektor ganda putra menjadi tumpuan Indonesia di Japan Open 2026. Keberhasilan Fajar/Fikri tidak hanya membawa gelar, tetapi juga poin penting untuk ranking BWF dan kepercayaan diri menjelang turnamen besar berikutnya.
Pelatih dan PBSI tentu memberikan dukungan penuh, dengan fokus pada pemulihan fisik dan strategi menghadapi lawan yang beragam.
Prediksi dan Kesimpulan
Banyak pengamat optimis Fajar/Fikri bisa melaju jauh, bahkan ke final. Jika mereka mampu tampil maksimal, peluang mengakhiri puasa gelar sangat terbuka. Japan Open 2026 bisa menjadi titik balik bagi pasangan ini untuk mendominasi kembali di kancah internasional.









