Thailand Pecat Petinggi Polisi atas Dugaan Judi dan Penipuan

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Thailand baru-baru ini mengambil langkah tegas dengan memecat salah satu petinggi kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus perjudian ilegal dan penipuan.

Pemerintah Thailand baru-baru ini mengambil langkah tegas dengan memecat salah satu petinggi kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus perjudian ilegal dan penipuan.

JAKARTA, koranmetro.com – Pemerintah Thailand baru-baru ini mengambil langkah tegas dengan memecat salah satu petinggi kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus perjudian ilegal dan penipuan. Keputusan ini menjadi bagian dari upaya negara untuk membersihkan institusi kepolisian dari praktik korupsi dan tindak kriminal.

Petinggi Polisi yang Diberhentikan

Pejabat yang diberhentikan adalah Surachate Hakparn, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Polisi Nasional Thailand. Surachate, yang dikenal dengan julukan “Big Joke”, telah lama menjadi sosok terkenal dalam berbagai operasi penegakan hukum. Namun, keterlibatannya dalam skandal ini membuatnya harus kehilangan jabatannya.

Dugaan Kasus Judi dan Penipuan

Surachate diduga terlibat dalam jaringan perjudian ilegal dan kegiatan penipuan yang bernilai miliaran baht. Penyelidikan terhadap kasus ini dilakukan setelah adanya laporan mengenai operasi perjudian bawah tanah yang melibatkan oknum kepolisian. Pemerintah Thailand pun bergerak cepat untuk menindaklanjuti temuan tersebut guna menegakkan supremasi hukum.

Baca Juga :  Teheran Bangkit, Kisah Kehidupan Warga Pasca-Perang Iran-Israel

Langkah Tegas Pemerintah

Pemecatan Surachate Hakparn menunjukkan komitmen pemerintah Thailand dalam memberantas korupsi di tubuh kepolisian. Selain pemecatan, pemerintah juga melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap sejumlah pejabat lain yang diduga terkait dalam kasus ini.

Langkah ini disambut baik oleh masyarakat yang selama ini mengharapkan reformasi besar dalam institusi kepolisian. Banyak yang berharap bahwa tindakan tegas ini akan menjadi peringatan bagi pejabat lain agar tidak menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk kepentingan pribadi.

Dampak Terhadap Kepolisian Thailand

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi kepolisian Thailand, yang selama ini tengah berusaha membangun kembali reputasi dan kepercayaan publik. Dengan adanya tindakan tegas dari pemerintah, diharapkan kepolisian dapat kembali menjalankan tugasnya secara profesional dan berintegritas.

Baca Juga :  Trump Klaim Tak Akan Usir Warga Palestina dari Jalur Gaza, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Pemecatan ini juga diharapkan dapat menjadi momentum bagi institusi kepolisian untuk melakukan reformasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Pemecatan petinggi kepolisian Thailand atas dugaan keterlibatan dalam kasus perjudian ilegal dan penipuan menandai langkah serius pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi. Kasus ini menjadi bukti bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, termasuk aparat penegak hukum itu sendiri. Dengan adanya tindakan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian Thailand dapat kembali pulih dan reformasi yang lebih luas dapat segera dilakukan.

Berita Terkait

Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?
Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim
Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan
Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat
Trump Beri Selamat kepada PM Baru Ceko Andrej Babiš, Tekankan Kerja Sama Pembelian Jet F-35
Gelombang Kecaman Internasional atas Serangan Teroris di Bondi Beach, Iran Turut Menyuarakan Penolakan
Jet Tempur Thailand Hancurkan Sindikat Judi Online di Perbatasan Kamboja
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:44 WIB

Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:47 WIB

Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:34 WIB

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:31 WIB

Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:24 WIB

Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat

Berita Terbaru