Tumpukan Sampah di Tempat Pembuangan Ilegal Mirip Air Terjun

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tumpukan sampah yang menyerupai air terjun di TPA Terjun adalah pengingat akan pentingnya pengelolaan sampah yang efektif

Kondisi tumpukan sampah yang menyerupai air terjun di TPA Terjun adalah pengingat akan pentingnya pengelolaan sampah yang efektif

JAKARTA, koranmetro.com – Di Kecamatan Medan Marelan, tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun telah mencapai kondisi yang memprihatinkan. Sampah yang menumpuk tinggi ini terlihat seperti air terjun, menciptakan pemandangan yang sangat tidak sedap dipandang dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan yang serius. Kondisi ini tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga dapat menyebabkan pencemaran yang lebih luas.

Limbah yang mengalir dari tumpukan sampah ini dapat mencemari tanah dan sumber air di sekitarnya, yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan ekosistem lokal. Keberadaan tumpukan sampah yang menggunung ini menunjukkan perlunya tindakan segera dari pemerintah dan masyarakat untuk menangani masalah pembuangan sampah yang tidak terkelola dengan baik.

Baca Juga :  Bubur Ase, Kuliner Legendaris Betawi yang Hampir Punah

Pemerintah setempat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah untuk membersihkan lokasi tersebut dan mencegah terjadinya pembuangan sampah ilegal di masa depan. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik juga sangat diperlukan untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang sembarangan. Kondisi tumpukan sampah yang menyerupai air terjun di TPA Terjun adalah pengingat akan pentingnya pengelolaan sampah yang efektif. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan masalah ini dapat diatasi dan lingkungan dapat dijaga dengan lebih baik.

Berita Terkait

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor
Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya
Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat
Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?
Mengenalkan Pengelolaan Uang pada Anak, Panduan Bertahap dari Usia Dini hingga Remaja
30 Juli, Jejak Panjang Hari Persahabatan Internasional dari Paraguay hingga PBB
Gula Kelapa, Gula Merah, atau Gula Aren, Mana yang Enak untuk Kopi?
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:20 WIB

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?

Berita Terbaru