Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Saran Epidemiolog agar Tetap Aman

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, Jawa Barat,

Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, Jawa Barat,

JAKARTA, koranmetro.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, Jawa Barat, dan sebagian Jabodetabek. Paparan abu ini tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga berisiko bagi kesehatan, terutama saluran pernapasan, mata, dan kulit.

Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman, mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan dampak abu vulkanik. Menurutnya, abu tersebut mengandung partikel silika yang tajam dan dapat menimbulkan iritasi serius jika terhirup atau mengenai mata.

Risiko Kesehatan dari Abu Vulkanik

Abu vulkanik yang masih segar berpotensi membawa lapisan asam yang memperparah iritasi pada paru-paru dan mata. Jika terhirup dalam-dalam, partikel ini bisa memicu batuk, sesak napas, nyeri dada, hingga memperburuk kondisi penderita asma atau penyakit paru kronis.

Kelompok yang paling rentan adalah anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita gangguan pernapasan dan jantung.

Baca Juga :  MrBeast, Mencetak Sejarah YouTuber Pertama yang Mencapai 300 Juta Subscriber

Tips Aman Menghadapi Abu Vulkanik

Berikut sejumlah saran yang disampaikan Dicky Budiman dan diperkuat oleh imbauan otoritas kesehatan:

  1. Hindari aktivitas berat di luar ruangan
    Saat konsentrasi abu tinggi, napas yang lebih cepat justru membuat partikel lebih dalam masuk ke paru-paru.
  2. Gunakan masker yang tepat
    Masker N95 atau yang setara lebih disarankan karena mampu menyaring partikel halus lebih baik dibandingkan masker kain biasa.
  3. Lindungi mata
    Kenakan kacamata pelindung atau goggle. Jika mata terasa iritasi, segera bilas dengan air bersih dan jangan digosok.
  4. Tutup rapat rumah
    Pintu, jendela, dan ventilasi sebaiknya ditutup. Hindari menyalakan kipas angin atau AC yang menarik udara dari luar.
  5. Bersihkan abu dengan cara yang benar
    Jangan menyapu abu dalam kondisi kering karena partikelnya akan beterbangan dan mudah terhirup. Basahi terlebih dahulu dengan air, lalu bersihkan menggunakan kain basah.
  6. Tutupi kulit yang terbuka
    Gunakan pakaian lengan panjang dan celana panjang untuk mengurangi kontak langsung abu dengan kulit.
  7. Segera cari bantuan medis jika bergejala
    Jika muncul sesak napas, nyeri dada, batuk hebat, atau iritasi mata yang tidak kunjung reda, segera periksa ke fasilitas kesehatan.
Baca Juga :  Festival Jazz Pantai Selat Panjang, Kolaborasi Musik dan Alam Pesisir

Imbauan Tambahan

Masyarakat juga diingatkan untuk menutup tempat penyimpanan air dan makanan agar tidak terkontaminasi abu. Informasi terkait perkembangan erupsi dan sebaran abu sebaiknya hanya merujuk pada sumber resmi seperti PVMBG, BMKG, BNPB, atau pemerintah daerah.

Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas, risiko gangguan kesehatan akibat abu vulkanik dapat diminimalkan. Tetap tenang, patuhi imbauan resmi, dan utamakan keselamatan diri serta keluarga.

Berita Terkait

Ariel Tatum Resmi Berganti Nama Legal, Dari Ariel Putri Tari Menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini
Stroberi Oishii Dijual hingga Rp 1,7 Juta per Kotak, Ini yang Membuatnya Mahal
Memilih Yogurt yang Baik untuk Jantung, Lebih dari Sekadar Rendah Lemak
5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor
Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya
Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat
Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:28 WIB

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Saran Epidemiolog agar Tetap Aman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Ariel Tatum Resmi Berganti Nama Legal, Dari Ariel Putri Tari Menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Stroberi Oishii Dijual hingga Rp 1,7 Juta per Kotak, Ini yang Membuatnya Mahal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Memilih Yogurt yang Baik untuk Jantung, Lebih dari Sekadar Rendah Lemak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:20 WIB

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor

Berita Terbaru

Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, Jawa Barat,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Saran Epidemiolog agar Tetap Aman

Senin, 7 Sep 2026 - 11:28 WIB