Warga Singapura Berusia 22 Tahun Mengaku Otak Pencurian Kripto Rp 4,41 Triliun

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malone Lam, warga negara Singapura berusia 22 tahun yang tinggal di Miami, Amerika Serikat,

Malone Lam, warga negara Singapura berusia 22 tahun yang tinggal di Miami, Amerika Serikat,

JAKARTA, koranmetro.com – Malone Lam, warga negara Singapura berusia 22 tahun yang tinggal di Miami, Amerika Serikat, mengaku bersalah atas keterlibatannya dalam konspirasi pemerasan siber berskala internasional. Ia disebut sebagai otak di balik pencurian aset kripto senilai lebih dari 245 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,41 triliun.

Pengakuan tersebut disampaikan di pengadilan federal AS pada 8 September 2026. Ancaman hukuman yang menghadangnya mencapai 20 tahun penjara, sementara sidang penentuan vonis dijadwalkan pada 8 Desember 2026.

Skala dan Modus Operasi

Departemen Kehakiman AS menyebut kasus ini sebagai konspirasi pemerasan berbasis siber yang beroperasi di dalam maupun luar Amerika Serikat. Jaringan tersebut diyakini aktif sejak Oktober 2023 hingga Mei 2025.

Baca Juga :  Gemini 2.0 Flash Thinking, Inovasi AI Baru dari Google yang Bisa Berpikir Seperti Manusia

Hasil kejahatan diduga dicuci melalui exchange kripto, layanan mixer, serta teknik “peel chain” untuk mengaburkan jejak transaksi. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membiayai gaya hidup mewah.

Alias dan Cara Merekrut Anggota

Di dunia maya, Lam dikenal dengan sejumlah alias, di antaranya “Anne Hathaway”, “$$$”, dan “King Greavy”. Ia disebut merekrut anggota jaringan melalui platform game online. Dari rekrutmen tersebut, kelompok kecil berkembang menjadi sindikat pencurian kripto lintas negara.

Dampak dan Penegakan Hukum

Kasus ini menyoroti risiko kejahatan siber di ekosistem aset digital, khususnya yang melibatkan aktor muda dengan kemampuan teknis dan jaringan internasional. Penegak hukum AS menempatkan perkara ini sebagai bagian dari upaya menindak kejahatan finansial berbasis kripto yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Apakah Rp 157 Miliar Cukup untuk Cabut Blokir iPhone 16 di Indonesia?

Dengan pengakuan bersalah Lam, proses hukum berlanjut ke tahap penentuan hukuman. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi pengguna dan pelaku industri kripto tentang pentingnya keamanan aset serta kewaspadaan terhadap ancaman siber.

Pengakuan Malone Lam menandai perkembangan penting dalam penanganan salah satu kasus pencurian kripto berskala besar. Di usia yang masih sangat muda, ia disebut memimpin operasi yang merugikan hingga triliunan rupiah dan melintasi batas negara.

Selain menegaskan keseriusan ancaman cybercrime di sektor aset digital, kasus ini juga menunjukkan bahwa kejahatan kripto kini semakin terorganisasi—dan penegakan hukumnya pun semakin menargetkan pelaku di balik jaringan tersebut.

Berita Terkait

Amazon Luncurkan Jajaran Tablet Alexa Baru, Tinggalkan Merek Fire dan Beralih ke Android Penuh
Honor X5ds Resmi Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Layar Belakang dan Baterai 6.000 mAh
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
Bigetron by Vitality Hadapi RRQ Hoshi di Pekan Ketujuh MPL ID Season 18
HMD Vibe 2 Pro 5G Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Desain Kamera Unik dan Harga Terjangkau
OpenAI Akui Agen AI-nya Sebar 53 Gambar Pengguna ChatGPT ke Situs Eksternal
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Debut Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Pilihan Laptop Kuliah Berbasis AI di Harga Terjangkau
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Amazon Luncurkan Jajaran Tablet Alexa Baru, Tinggalkan Merek Fire dan Beralih ke Android Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Honor X5ds Resmi Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Layar Belakang dan Baterai 6.000 mAh

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Bigetron by Vitality Hadapi RRQ Hoshi di Pekan Ketujuh MPL ID Season 18

Rabu, 30 September 2026 - 11:38 WIB

HMD Vibe 2 Pro 5G Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Desain Kamera Unik dan Harga Terjangkau

Berita Terbaru

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Tiga Zodiak yang Bakal Merasa Lebih Ringan dan Bahagia di Tanggal 10 Oktober 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 11:09 WIB