Robot Turun ke Jalan di Polandia, Serukan Regulasi AI yang Lebih Ketat

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan tak biasa terjadi di Warsawa, Polandia. Pada 7 September 2026,

Pemandangan tak biasa terjadi di Warsawa, Polandia. Pada 7 September 2026,

JAKARTA, koranmetro.com – Pemandangan tak biasa terjadi di Warsawa, Polandia. Pada 7 September 2026, puluhan robot—mulai dari humanoid berkaki dua hingga robot berkaki empat menyerupai anjing—terlihat berbaris di depan gedung Kementerian Urusan Digital. Mereka membawa bendera, berputar dalam formasi, dan memutar slogan melalui speaker.

Isi tuntutannya jelas: regulasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih tegas dan perlindungan bagi pekerja yang terancam otomatisasi.

Bukan Aksi Spontan Robot

Tentu saja robot-robot itu tidak bergerak atas kehendaknya sendiri. Aksi ini digagas oleh Democratism, sebuah inisiatif yang ingin mendorong diskusi publik soal dampak AI dan robotisasi terhadap pasar tenaga kerja.

Menurut penyelenggara, kehadiran robot di aksi tersebut dimaksudkan sebagai simbol. Teknologi yang selama ini dibicarakan sebagai ancaman di masa depan ternyata sudah berada di ruang publik—bahkan mampu “ikut demo.”

Slogan yang diputar selama aksi antara lain:

  • “Lindungi lapangan kerja”
  • “Saatnya membuat aturan”
  • “Jangan menunggu, buat regulasi”
Baca Juga :  Google Rilis Paket Langganan Google One dengan Harga Terjangkau, Indonesia Kebagian!

Kekhawatiran akan Penggantian Tenaga Kerja

Organisator aksi, Grzegorz Kuliś, menekankan bahwa yang mereka soroti bukan hanya robot di pabrik, tetapi juga potensi AI menggantikan pekerjaan kognitif manusia.

“Jika kita tidak bereaksi sekarang, kita bisa segera menghadapi masalah,” ujarnya.

Dengan kata lain, aksi ini bukan penolakan terhadap teknologi, melainkan seruan agar kemajuan AI diiringi aturan yang melindungi pekerja.

Respons Pemerintah Polandia

Menteri Urusan Digital Polandia, Krzysztof Gawkowski, sempat menemui para penyelenggara aksi di lokasi. Ia menyatakan bahwa Polandia sedang menyusun kerangka pengawasan terhadap pasar AI, sejalan dengan penerapan AI Act Uni Eropa.

Pemerintah juga menyinggung rencana pembentukan komisi terkait pengembangan dan keamanan AI, serta mekanisme uji coba terbatas sebelum teknologi diterapkan secara luas.

Baca Juga :  Peluncuran Redmi Watch 5, Smartwatch dengan Desain Besar dan Layar Cerah yang Menggoda!

Mengapa Aksi Ini Menarik Perhatian?

Unjuk rasa ini menjadi sorotan karena caranya yang unik. Alih-alih hanya membawa poster, para aktivis menghadirkan langsung teknologi yang sedang dipersoalkan. Hasilnya, pesan tentang regulasi AI tersebar jauh lebih luas dibanding demonstrasi konvensional.

Di tengah lonjakan penggunaan AI di berbagai sektor, aksi di Warsawa menjadi pengingat bahwa perdebatan tentang etika, ketenagakerjaan, dan tata kelola teknologi semakin mendesak.

Kehadiran puluhan robot di depan kementerian digital Polandia mungkin tampak seperti adegan fiksi ilmiah. Namun di baliknya terdapat persoalan nyata: bagaimana masyarakat mengelola kemajuan teknologi tanpa mengorbankan pekerja.

Aksi tersebut tidak anti-AI. Ia justru menuntut agar inovasi berjalan beriringan dengan aturan yang jelas. Sebab jika regulasi selalu tertinggal dari teknologi, yang dipertaruhkan bukan hanya masa depan kerja—tetapi juga arah perkembangan teknologi itu sendiri.

Berita Terkait

Empat Flagship Android Siap Mengaspal di Indonesia, Termasuk Ponsel Lipat Vivo
macOS 27 Golden Gate Resmi Tersedia di Indonesia, Ini Fitur-Fitur Barunya
Adam Mosseri Buka Suara, Feed Kronologis Instagram Justru Membuat Pengalaman Pengguna Lebih Buruk
Warga Singapura Berusia 22 Tahun Mengaku Otak Pencurian Kripto Rp 4,41 Triliun
Hands-on iPhone 18 Pro Max di Apple Park, Desain Familiar, Kamera yang Jadi Sorotan
Galaxy S25 FE Jadi Model FE Terlaris di Indonesia, Mayoritas dari Pengguna Galaxy A
Huawei Pura 90s Pro Max Resmi Hadir di Indonesia, Dijual Mulai Rp20,9 Juta
TCL P80 Ultra Resmi Debut di IFA 2026, Ponsel Pertama dengan Layar AMOLED NxtPaper yang Mirip Kertas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:16 WIB

Robot Turun ke Jalan di Polandia, Serukan Regulasi AI yang Lebih Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 11:17 WIB

macOS 27 Golden Gate Resmi Tersedia di Indonesia, Ini Fitur-Fitur Barunya

Senin, 14 September 2026 - 12:22 WIB

Adam Mosseri Buka Suara, Feed Kronologis Instagram Justru Membuat Pengalaman Pengguna Lebih Buruk

Minggu, 13 September 2026 - 10:58 WIB

Warga Singapura Berusia 22 Tahun Mengaku Otak Pencurian Kripto Rp 4,41 Triliun

Jumat, 11 September 2026 - 11:12 WIB

Hands-on iPhone 18 Pro Max di Apple Park, Desain Familiar, Kamera yang Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Pernahkah Anda tiba-tiba mendapat ide bagus saat sedang mandi? Solusi masalah yang sejak tadi buntu justru muncul di antara guyuran air hangat.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengapa Ide Brilian Sering Muncul saat Mandi? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:12 WIB