Ketidakstabilan Chelsea vs Kesabaran Arsenal, Cucurella Kritik Pemecatan Maresca dan Soroti Keberhasilan Arteta

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

koranmetro.com – Marc Cucurella kembali menjadi sorotan setelah melontarkan kritik terbuka terhadap keputusan manajemen Chelsea. Bek asal Spanyol itu menyesalkan pemecatan Enzo Maresca pada awal Januari 2026 dan memuji pendekatan Arsenal yang memberikan kepercayaan penuh kepada Mikel Arteta selama bertahun-tahun.

Dalam wawancara eksklusif dengan The Athletic pada akhir Maret 2026, Cucurella menyatakan bahwa dirinya tidak akan memecat Maresca jika berada di posisi pengambil keputusan. Menurutnya, perubahan pelatih di tengah musim hanya menimbulkan ketidakstabilan dan berdampak negatif bagi skuad.

“Ketika Maresca pergi, itu memberikan dampak besar bagi kami. Ini keputusan klub. Kalau ditanya pendapat saya, saya tidak akan membuat keputusan itu,” ujar Cucurella. Ia menambahkan bahwa lebih baik menunggu hingga akhir musim agar pemain dan pelatih baru memiliki waktu persiapan serta pra-musim yang utuh.

Maresca meninggalkan Chelsea setelah 18 bulan menjabat. Meski sempat membawa The Blues meraih gelar FIFA Club World Cup, performa di Premier League menurun drastis dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga terakhir. Hubungan antara Maresca dengan hierarki klub juga memburuk, termasuk ketidaksepakatan dengan tim medis dan rumor pertemuan dengan klub rival. Chelsea akhirnya “berpisah” dengan Maresca pada 1 Januari 2026, dan Liam Rosenior ditunjuk sebagai pengganti.

Baca Juga :  Marselino Ferdinan Diakui Sebagai Talenta Unggul Timnas Indonesia oleh Kluivert

Cucurella: Maresca adalah Pelatih Terpenting Saya di Chelsea

Cucurella, yang telah membela Chelsea sejak 2022, menyebut Maresca sebagai pelatih paling penting selama masa baktinya di Stamford Bridge. Ia bahkan mengatakan para pemain “akan mati untuknya” karena hubungan yang dibangun pelatih asal Italia itu sangat kuat.

Pemain berusia 27 tahun ini juga menyentil kebijakan transfer Chelsea yang banyak mendatangkan pemain muda dan berpengalaman minim. Menurutnya, hal itu berkontribusi terhadap ketidakmatangan tim di lapangan.

Pujian untuk Proyek Arsenal

Di sisi lain, Cucurella menjadikan Arsenal sebagai contoh positif. Ia menilai The Gunners sedang “diberi hadiah” atas kesabaran mereka terhadap Mikel Arteta. Arteta yang sempat mendapat kritik tajam di awal masa jabatannya, kini berhasil membawa Arsenal bersaing di puncak klasemen dan bertarung untuk berbagai trofi.

“Look at Arsenal now, who are fighting for every trophy. They’ve been with (Mikel) Arteta for almost seven years and they have not won much [di awal], but they kept trusting him,” kata Cucurella.

Pernyataan ini menjadi sindiran halus bagi manajemen Chelsea yang kerap berganti pelatih. Sejak era Todd Boehly, Chelsea dikenal dengan pendekatan cepat dalam memecat manajer, sebuah pola yang kontras dengan stabilitas yang ditunjukkan Arsenal.

Baca Juga :  Euro 2024 Spanyol vs Jerman Jumat 5 Juli Pukul 22:30 wib, Duel Raksasa di 8 Besar

Dampak di Ruang Ganti Chelsea

Komentar Cucurella mencerminkan ketidakpuasan di dalam ruang ganti. Beberapa pemain senior dilaporkan kecewa dengan pemecatan Maresca, terutama karena tim sempat menunjukkan kemajuan di bawah asuhannya. Kini, di bawah Rosenior, Chelsea masih kesulitan menemukan konsistensi, terutama setelah kekalahan telak dari PSG di kompetisi Eropa.

Cucurella sendiri tetap menjadi salah satu pilar pertahanan Chelsea musim ini dengan penampilan solid. Namun, pernyataannya yang blak-blakan ini menambah ketegangan di internal klub, terutama saat musim 2025/26 masih menyisakan banyak pertandingan krusial.

Kritik Marc Cucurella terhadap pemecatan Enzo Maresca sekaligus pujiannya terhadap proyek Arsenal menjadi pengingat bahwa stabilitas dan kesabaran sering kali menjadi kunci kesuksesan jangka panjang di sepak bola modern. Sementara Chelsea terus berjuang menemukan arah yang jelas, Arsenal menjadi bukti bahwa kepercayaan kepada seorang pelatih bisa membuahkan hasil signifikan.

Bagi Chelsea, ini adalah momentum untuk introspeksi. Apakah akan terus mengulang pola “hire and fire” atau mulai meniru kesabaran yang ditunjukkan rival London utara mereka? Hanya waktu yang akan menjawab, sementara suara dari dalam ruang ganti seperti Cucurella semakin lantang.

Berita Terkait

Barcelona Tolak Tawaran AC Milan untuk Gerard Martín, Fokus Bangun Duet Emas dengan Pau Cubarsí
Skuad Argentina Ketahuan Membelakangi Pesta Juara Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Hasil Perancis Vs Inggris 4-6, Drama 10 Gol Warnai Kemenangan Dramatis Tiga Singa
Argentina Kalahkan Inggris 2-1, Gol-Gol Akhir Drama Bawa Albiceleste ke Final
Spanyol Sukses ‘Matikan’ Mbappé Cs, Prancis Hanya Cetak 2 Tembakan Tepat Sasaran, Analisis Dominasi La Roja
Bellingham Cetak Rekor Baru, Jadi Pahlawan Inggris di Panggung Internasional
Argentina Lolos Dramatis, Messi Beri Assist, Embolo Diusir Usai Tinjauan VAR
Drama Semifinal, Spanyol Tumbangkan Belgia 2-1 Lewat Gol Krusial Merino
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:45 WIB

Barcelona Tolak Tawaran AC Milan untuk Gerard Martín, Fokus Bangun Duet Emas dengan Pau Cubarsí

Senin, 20 Juli 2026 - 11:13 WIB

Skuad Argentina Ketahuan Membelakangi Pesta Juara Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:30 WIB

Hasil Perancis Vs Inggris 4-6, Drama 10 Gol Warnai Kemenangan Dramatis Tiga Singa

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:39 WIB

Argentina Kalahkan Inggris 2-1, Gol-Gol Akhir Drama Bawa Albiceleste ke Final

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:44 WIB

Spanyol Sukses ‘Matikan’ Mbappé Cs, Prancis Hanya Cetak 2 Tembakan Tepat Sasaran, Analisis Dominasi La Roja

Berita Terbaru