Paris dan Kalkulasi Diplomasi Prabowo, Membangun Kemitraan Strategis di Tengah Dinamika Global

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan gaya diplomasi yang aktif dan energik.

Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan gaya diplomasi yang aktif dan energik.

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan gaya diplomasi yang aktif dan energik. Kunjungan kenegaraan terbarunya ke Paris pada akhir Mei 2026 menjadi sorotan, tidak hanya karena frekuensi kunjungannya yang tinggi ke Prancis, tetapi juga karena substansi kerja sama yang semakin mendalam antara Indonesia dan Prancis.

Romansa Paris yang Berulang

Sepanjang tahun 2026, Presiden Prabowo tercatat telah mengunjungi Paris hingga empat kali. Kunjungan terbaru pada 26–29 Mei 2026 disambut dengan upacara kenegaraan yang megah di Les Invalides, diikuti pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée.

Keakraban antara Prabowo dan Macron terlihat jelas. Hubungan personal kedua pemimpin ini menjadi salah satu pendorong utama penguatan kemitraan strategis Indonesia-Prancis. Dari pertemuan di April hingga kunjungan Mei, kedua negara terus menjalin dialog intensif di berbagai bidang.

Hasil Konkret Kunjungan

Kunjungan ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting:

  • Kerja Sama Pertahanan Prancis dikenal sebagai salah satu pemasok alat pertahanan utama. Pembicaraan difokuskan pada modernisasi alutsista, transfer teknologi, dan joint exercise.
  • Energi dan Transisi Hijau Kerja sama di bidang energi terbarukan, pengembangan hidrogen hijau, serta investasi Prancis di proyek energi Indonesia.
  • Pendidikan dan Kebudayaan Peningkatan jumlah beasiswa, kerja sama universitas, serta promosi bahasa dan budaya.
  • Ekonomi dan Investasi Forum CEO Indonesia-Prancis yang menghasilkan kesepakatan bisnis di sektor infrastruktur, penerbangan, dan teknologi.
Baca Juga :  6 Oktober, Hari Cerebral Palsy Sedunia, Sebuah Seruan untuk Inklusi

Aritmetika Diplomasi Prabowo

Di balik romansa Paris yang indah, ada kalkulasi diplomasi yang matang. Prabowo tampak menerapkan pendekatan “multi-alignment” atau diplomasi bebas-aktif yang dinamis:

  1. Menyeimbangkan Kekuatan Besar Kunjungan ke Paris sering dilakukan setelah atau sebelum bertemu pemimpin negara lain (seperti Rusia atau China), menunjukkan upaya Indonesia menjaga keseimbangan.
  2. Pragmatisme Ekonomi Prancis menjadi pintu masuk bagi teknologi Eropa yang dibutuhkan Indonesia untuk pembangunan nasional.
  3. Penguatan Posisi Regional Kerja sama dengan Prancis (salah satu negara kunci di Uni Eropa) memperkuat posisi tawar Indonesia di forum internasional.
  4. Personal Diplomacy Prabowo memanfaatkan chemistry pribadinya dengan Macron untuk mempercepat kesepakatan yang biasanya berjalan lambat.
Baca Juga :  Kebakaran di Menteng Menghanguskan 15 Rumah, Tanpa Korban Jiwa

Tantangan dan Kritik

Meski menuai hasil positif, kunjungan ini juga menuai kritik dari sebagian pihak yang mempertanyakan frekuensi perjalanan luar negeri Presiden di tengah banyaknya pekerjaan domestik. Namun, pemerintah menegaskan bahwa setiap kunjungan telah direncanakan matang dan membawa manfaat strategis jangka panjang.

Kunjungan ke Paris bukan sekadar romansa diplomatik biasa. Ini adalah bagian dari aritmetika diplomasi Presiden Prabowo yang cermat: menggabungkan hubungan personal, kepentingan nasional, dan visi Indonesia sebagai negara yang berpengaruh di panggung global.

Berita Terkait

Privasi Warga dan Batas Kewenangan Penyadapan dalam Hukum Indonesia
Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal
Persatuan yang Sehat Justru Butuh Ruang untuk Kritik
Pajak pada Produk Menstruasi, Beban Tersembunyi yang Masih Dipertanyakan
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, BNPB Ingatkan Warga Aceh Tetap Waspada
Badai Sempurna di Tanah Air, Ketika Banyak Krisis Saling Mengikat
Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya
Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:07 WIB

Privasi Warga dan Batas Kewenangan Penyadapan dalam Hukum Indonesia

Rabu, 4 November 2026 - 11:31 WIB

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal

Selasa, 3 November 2026 - 11:08 WIB

Persatuan yang Sehat Justru Butuh Ruang untuk Kritik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pajak pada Produk Menstruasi, Beban Tersembunyi yang Masih Dipertanyakan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, BNPB Ingatkan Warga Aceh Tetap Waspada

Berita Terbaru

Barcelona membuka musim 2026/2027 dengan rekor mencengangkan. Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana telah mencetak 60 gol dalam 15 pertandingan resmi pertama mereka.

Liga Spanyol

Barcelona Gila Gol, 60 Kali Jebol Gawang Lawan dalam 15 Laga

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:05 WIB

Babak playoff MPL ID Season 18 dibuka dengan hasil mengejutkan. Pada hari pertama di Surabaya, Rabu (4/11/2026), dua nama besar langsung tersingkir.

TEKNOLOGI

Shock Playoff MPL ID S18, ONIC dan EVOS Gugur di Hari Pertama

Kamis, 5 Nov 2026 - 11:03 WIB