JAKARTA, koranmetro.com – Paris Saint-Germain berhasil mempertahankan gelar juara UEFA Champions League musim ini setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 1-1 dalam waktu normal, kemudian unggul 4-3 dalam adu penalti yang penuh ketegangan di final yang digelar di Stadion Wembley, London.
Pertandingan final yang ditunggu-tunggu ini mempertemukan dua tim dengan gaya bermain berbeda. PSG yang diarsiteki Luis Enrique mengandalkan penguasaan bola dan serangan cepat, sementara Arsenal di bawah Mikel Arteta tampil disiplin dan memanfaatkan serangan balik.
Gol yang Menggetarkan Wembley
Pertandingan baru berjalan 18 menit ketika Arsenal berhasil unggul lebih dulu. Bukayo Saka melakukan aksi individu brilian di sisi kanan, melewati dua pemain PSG sebelum melepaskan umpan tarik yang diselesaikan dengan sempurna oleh Kai Havertz. Skor 1-0 untuk The Gunners.
PSG tidak menyerah. Mereka langsung meningkatkan intensitas permainan. Di menit ke-37, Ousmane Dembélé berhasil menyamakan kedudukan lewat gol indah. Pemain asal Prancis itu menerima umpan terobosan dari Vitinha, kemudian melepaskan tembakan melengkung yang tidak mampu dijangkau kiper Arsenal, David Raya. Skor menjadi 1-1 dan bertahan hingga akhir waktu normal serta perpanjangan waktu.
Adu Penalti yang Dramatis
Babak perpanjangan waktu tidak menghasilkan gol tambahan, sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Ketegangan memuncak di Wembley.
Berikut eksekusi penalti:
PSG:
- Mbappé → Gol
- Vitinha → Gol
- Kvaratskhelia → Gol
- Marquinhos → Gol
- Hakimi → Gol (penentu)
Arsenal:
- Ødegaard → Gol
- Saka → Gol
- Rice → Gol
- Havertz → Gagal (diselamatkan Donnarumma)
- Martinelli → Gagal
Gianluigi Donnarumma menjadi pahlawan PSG dengan dua penyelamatan krusial di babak penalti. Kiper asal Italia itu kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik di dunia pada momen-momen penting.
Penampilan Kunci
Kylian Mbappé, meski tidak mencetak gol di waktu normal, tetap menjadi pemimpin di lapangan dan berhasil mengeksekusi penalti pertamanya dengan sempurna. Achraf Hakimi juga tampil solid di sisi kanan pertahanan sekaligus menjadi penentu kemenangan dari titik putih.
Bagi Arsenal, penampilan Bukayo Saka dan Declan Rice patut diacungi jempol, namun kegagalan dua penendang di babak penalti menjadi mimpi buruk bagi pasukan Mikel Arteta.
Reaksi Pasca Pertandingan
Luis Enrique, pelatih PSG, mengatakan: “Kami pantas mempertahankan gelar ini. Tim ini telah menunjukkan mental juara sepanjang musim. Penalti adalah lotere, tapi hari ini Tuhan berpihak kepada kami.”









