Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan keyakinannya terhadap masa depan ekonomi Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan keyakinannya terhadap masa depan ekonomi Indonesia.

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan keyakinannya terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Dalam kesempatan melantik Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), ia menyatakan bahwa seluruh pakar memprediksi perekonomian Indonesia akan menjadi yang terbesar keempat di dunia dalam 25 tahun ke depan.

Menurut Prabowo, prediksi tersebut menempatkan Indonesia di atas negara-negara maju seperti Jerman, Inggris, dan Prancis. Ia menyampaikan pernyataan ini tanpa merinci sumber atau lembaga spesifik yang membuat ramalan tersebut.

Keyakinan Jangka Panjang

Prabowo beberapa kali menyampaikan optimisme serupa dalam berbagai kesempatan. Ia kerap merujuk pada proyeksi lembaga internasional yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi baru dunia pada 2040–2050. Dalam pandangan pemerintah, bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, serta potensi pasar domestik yang besar menjadi modal utama untuk mencapai posisi tersebut.

Baca Juga :  Denny Cagur Klarifikasi Terkait Video Promosi Judi Online yang Viral

“Pakar-pakar dunia menaksir pada tahun-tahun mendatang Indonesia akan menjadi ekonomi keempat terbesar di dunia. Kita akan menyalip sejumlah negara maju,” ujar Prabowo dalam kesempatan tersebut.

Tantangan yang Harus Dihadapi

Meski optimisme tinggi, pencapaian target ambisius ini tentu tidak lepas dari tantangan. Beberapa isu yang masih menjadi perhatian antara lain:

  • Peningkatan produktivitas dan daya saing industri
  • Perbaikan kualitas sumber daya manusia
  • Penyederhanaan regulasi dan birokrasi
  • Penguatan infrastruktur serta transformasi digital
  • Stabilitas makroekonomi dan pengendalian inflasi

Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo telah menekankan pentingnya hilirisasi, ketahanan pangan, dan swasembada energi sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Konteks Global

Saat ini Indonesia berada di peringkat sekitar 16 besar ekonomi dunia berdasarkan PDB nominal, dan lebih tinggi jika dihitung berdasarkan paritas daya beli (PPP). Proyeksi lembaga seperti IMF dan beberapa think tank internasional memang menempatkan Indonesia di antara lima besar ekonomi dunia pada pertengahan abad ini, seiring dengan pertumbuhan China, Amerika Serikat, dan India.

Baca Juga :  Harvey Moeis, Menegaskan kepada Anak-Anaknya, 'Papa Bukan Koruptor'

Namun, perjalanan menuju posisi tersebut sangat bergantung pada konsistensi kebijakan, investasi berkualitas, serta kemampuan menjaga stabilitas politik dan sosial.

Pernyataan Presiden Prabowo mencerminkan kepercayaan diri pemerintah terhadap potensi besar Indonesia. Apakah prediksi tersebut akan terwujud, waktu yang akan membuktikan. Yang jelas, target untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia membutuhkan kerja keras kolektif dari pemerintah, dunia usaha, dan seluruh masyarakat.

Berita Terkait

DPR Desak Percepatan Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa Flores
Gempa M 7,7 Guncang Flores, BNPB Pastikan 1 Orang Meninggal dan 4 Luka-luka
Menhan Sjafrie dan Pejabat Tinggi AS Bahas Penguatan Kemitraan Pertahanan
TNI Habema Lakukan Pengamanan di Intan Jaya Imbas Aktivitas Kelompok Bersenjata
Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah
Ketergantungan Fiskal Daerah, Antara Realitas Transfer Pusat dan Tuntutan Kemandirian
BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas
Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:54 WIB

DPR Desak Percepatan Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, BNPB Pastikan 1 Orang Meninggal dan 4 Luka-luka

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Menhan Sjafrie dan Pejabat Tinggi AS Bahas Penguatan Kemitraan Pertahanan

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:58 WIB

TNI Habema Lakukan Pengamanan di Intan Jaya Imbas Aktivitas Kelompok Bersenjata

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah memberi perhatian serius terhadap ratusan sekolah yang rusak akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

NASIONAL

DPR Desak Percepatan Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa Flores

Selasa, 18 Agu 2026 - 10:54 WIB

Banyak pendaki masih menganggap kacamata sekadar pelengkap penampilan. Padahal, di jalur pendakian,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya

Senin, 17 Agu 2026 - 11:08 WIB