JAKARTA, koranmetro.com – Pagi hari di PIK 2, Tangerang, pada Sabtu, 26 September 2026, terasa berbeda. Udara masih sejuk, langit perlahan berubah warna dari gelap ke oranye keemasan, dan ratusan pelari sudah berkumpul. Bukan sekadar race biasa. Ini adalah ASICS Jakarta Speed Race 2026, ajang lari berbasis performa yang mengusung semangat “Celebrating the Positivity of Morning Runs and the Beauty of Sunrises”.
Di sinilah semangat Rise and Shine—energi positif yang muncul saat seseorang memilih bangkit lebih pagi dan bergerak—bertemu langsung dengan teknologi sepatu lari terkini.
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Selebrasi Proses
Jakarta Speed Race 2026 merupakan edisi kedua yang digelar ASICS Indonesia. Berbeda dengan event fun run pada umumnya, race ini menerapkan sistem kualifikasi ketat berbasis Personal Best (PB) dan sistem ballot. Hanya pelari yang memiliki catatan waktu tertentu (misalnya 5K di bawah 23 menit untuk pria dan 27 menit untuk wanita) yang berkesempatan terpilih.
Terdapat dua kategori utama:
- 5K Road Race (kuota 500 peserta, cut-off time 28 menit)
- Fastest One Mile Race (kuota 100 peserta) sebagai inovasi baru tahun ini
Rute flat and fast dirancang khusus agar pelari bisa mengejar rekor pribadi. Kehadiran pacesetter yang dipandu Coach Andriyanto semakin mendukung peserta mencapai target waktu masing-masing.
Rise & Shine Collection: Warna Fajar dalam Setiap Langkah
Yang membuat event ini semakin istimewa adalah peluncuran RISE & SHINE Collection. Koleksi ini terinspirasi dari energi dan optimisme yang muncul saat berlari di pagi hari. Warna-warna yang digunakan merepresentasikan gradasi langit saat matahari terbit—hangat, penuh harapan, dan membangkitkan semangat.
Di antara line-up koleksi tersebut, bintang utamanya adalah SONICBLAST 2. Sepatu ini membawa pembaruan signifikan pada teknologi ASTROPLATE. Desain pelat kini berbentuk forked (seperti garpu), memungkinkan busa FF TURBO SQUARED menjangkau lebih jauh ke bagian trampoline pod di area depan kaki. Hasilnya:
- Dorongan (propulsion) yang lebih kuat
- Sensasi bounce yang lebih energik
- Bobot lebih ringan sekitar 14 gram dibanding generasi sebelumnya
- Kombinasi dual-foam (FF TURBO SQUARED di atas dan FF BLAST MAX di bawah) yang memberikan responsivitas tinggi sekaligus kenyamanan
SONICBLAST 2 diposisikan sebagai super trainer—sepatu yang ideal untuk latihan tempo, interval, maupun race jarak menengah. Teknologi ini memberikan pengalaman berlari yang lebih efisien tanpa harus menggunakan sepatu carbon-plate full racing yang kaku.
Selain SONICBLAST 2, koleksi Rise & Shine juga mencakup model lain seperti SUPERBLAST 3, NOVABLAST 6, MEGABLAST, GEL-KAYANO 33, GT-2000 15, GEL-NIMBUS 28, dan GEL-CUMULUS 28. Setiap model mewakili kebutuhan berbeda: dari bounce tinggi, stabilitas, hingga kenyamanan maksimal (plush).
Lebih dari Sekadar Kecepatan
ASICS tidak hanya menghadirkan race dan sepatu. Melalui program Road to Jakarta Speed Race di beberapa kota, Elite Youth Female, dan Community Challenge, mereka membangun ekosistem lari yang lebih inklusif. Filosofi merek “Sound Mind, Sound Body” dan tagline event “More Energy, to move body and mind” terasa sangat nyata di pagi itu.
Para peserta tidak hanya mengejar waktu. Mereka merayakan konsistensi latihan, keberanian melampaui batas diri, dan kebahagiaan sederhana saat matahari terbit sambil berlari.
Jakarta Speed Race 2026 membuktikan bahwa semangat Rise and Shine bukan sekadar slogan. Ketika dipadukan dengan teknologi yang tepat, semangat itu berubah menjadi performa nyata di lintasan. Setiap langkah di PIK 2 pagi itu adalah perpaduan antara niat yang kuat di pagi hari dan inovasi yang dirancang untuk mendukungnya.









