Indonesia-Malaysia Bentuk Forum Parlemen untuk Kemerdekaan Palestina

- Jurnalis

Jumat, 12 Juli 2024 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Pemerintah Indonesia dan Malaysia belum secara resmi membentuk forum parlemen khusus untuk kemerdekaan Palestina. Namun, terdapat upaya dari pihak Indonesia untuk mendukung kemerdekaan Palestina melalui berbagai forum internasional dan kerjasama bilateral.

Pada tahun 2024, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, menyampaikan dukungan Parlemen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dalam Executive Committee Meeting The 14th Asian Parliamentary Assembly (APA) Plenary Session di Baku, Azerbaijan. Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon juga melakukan kunjungan diplomasi ke Parlimen Malaysia untuk berdiskusi tentang situasi di Gaza, Palestina.

Baca Juga :  Doktrin Nuklir Rusia Diperbarui oleh Putin, Ancaman Serangan ke AS dan Negara Non-Nuklir Lainnya

Indonesia memiliki hubungan erat dengan Palestina, baik secara teologis, historis, maupun kemanusiaan. Sejak kemerdekaannya pada tahun 1945, Indonesia telah memberikan dukungan dan bantuan kepada rakyat Palestina dalam berbagai bentuk, termasuk melalui doa, donasi, dan langkah-langkah diplomasi untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Baca Juga :  Kabinet Gemuk Prabowo: Misi dan Tantangan di Tengah Dinamika Politik

Meskipun belum ada pembentukan forum parlemen khusus antara Indonesia dan Malaysia untuk kemerdekaan Palestina, upaya diplomasi dan dukungan terus dilakukan oleh kedua negara dalam mendukung perjuangan Palestina untuk meraih kemerdekaannya.

Berita Terkait

Dari Rakyat untuk Rakyat ala Jokowi, PSI Optimistis Menang di Pemilu 2029
Menkeu Purbaya Tolak Pakaian Balpres Impor Ilegal untuk Bantuan Korban Bencana
Fenomena Politik Generasi Z, Munculnya Pemimpin Muda yang Berani Berbeda
Jika Menang Pemilu, Koalisi Partai Islam Bangladesh Siap Terapkan Syariat
Menteri PU, Sekolah Rakyat Gratis Prabowo Akan Didirikan di 100 Lokasi
Alasan di Balik Penundaan Pengangkatan CPNS 2024 Hingga Oktober 2025
Yasonna Laoly dan Tokoh PDIP Lainnya Hadiri Pertemuan di Rumah Megawati
Instruksi Tunda Retret, Tapi Beberapa Kepala Daerah PDIP Sudah Bergabung Lebih Dulu
Berita ini 256 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:32 WIB

Dari Rakyat untuk Rakyat ala Jokowi, PSI Optimistis Menang di Pemilu 2029

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:20 WIB

Menkeu Purbaya Tolak Pakaian Balpres Impor Ilegal untuk Bantuan Korban Bencana

Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:38 WIB

Fenomena Politik Generasi Z, Munculnya Pemimpin Muda yang Berani Berbeda

Jumat, 2 Mei 2025 - 21:11 WIB

Jika Menang Pemilu, Koalisi Partai Islam Bangladesh Siap Terapkan Syariat

Jumat, 7 Maret 2025 - 20:22 WIB

Menteri PU, Sekolah Rakyat Gratis Prabowo Akan Didirikan di 100 Lokasi

Berita Terbaru

Pemerintahan Amerika Serikat merinci skema keterlibatan Pentagon dalam pengelolaan cadangan minyak Venezuela melalui kemitraan dengan perusahaan swasta.

INTERNASIONAL

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Rabu, 2 Sep 2026 - 11:29 WIB