Menhan Baru AS Telepon Netanyahu, Jamin Kebutuhan Militer Israel

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Amerika Serikat yang baru dilantik, mengadakan pembicaraan telepon resmi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, hari ini.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat yang baru dilantik, mengadakan pembicaraan telepon resmi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, hari ini.

JAKARTA, koranmetro.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat yang baru dilantik, mengadakan pembicaraan telepon resmi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, hari ini. Dalam percakapan tersebut, Menhan AS menegaskan kembali komitmen pemerintah Amerika Serikat untuk mendukung kebutuhan militer Israel, memperkuat hubungan strategis kedua negara di tengah situasi yang terus berkembang di Timur Tengah.

Menurut keterangan resmi dari Departemen Pertahanan AS, pembicaraan ini menyoroti pentingnya kerja sama bilateral dalam memastikan keamanan kawasan dan mendukung stabilitas global. “Amerika Serikat tetap berkomitmen penuh untuk menjamin Israel memiliki segala yang diperlukan untuk mempertahankan dirinya dari ancaman yang dihadapi,” ujar Menhan AS dalam pernyataan tertulisnya.

Netanyahu menyambut baik langkah ini dan mengapresiasi dukungan yang terus diberikan oleh AS. “Hubungan Israel dan Amerika Serikat adalah pilar utama bagi keamanan nasional kami,” kata Netanyahu dalam responsnya.

Baca Juga :  OKI Tolak Rencana Trump Ambil Alih dan Usir Penduduk Gaza

Fokus Utama Pembicaraan

Diskusi antara kedua pemimpin mencakup sejumlah topik utama, termasuk peningkatan sistem pertahanan udara Israel, koordinasi intelijen yang lebih erat, dan bantuan militer tambahan yang mencakup kebutuhan teknologi tinggi. Situasi terkini di Gaza dan kawasan sekitarnya juga menjadi perhatian dalam percakapan tersebut.

Menhan AS juga menyinggung pentingnya memperkuat kerja sama teknologi militer, terutama dalam menghadapi ancaman drone dan pengembangan rudal jarak jauh oleh kelompok-kelompok bersenjata di kawasan tersebut.

Langkah Lanjutan

Komitmen baru ini mencerminkan hubungan strategis yang mendalam antara kedua negara, yang telah berlangsung selama beberapa dekade. AS, sebagai salah satu pendukung utama Israel, telah menyediakan bantuan militer senilai miliaran dolar setiap tahun. Di bawah pemerintahan baru ini, hubungan tersebut diharapkan semakin erat.

Baca Juga :  Rusia-Belarus Latihan Simulasi Serangan Nuklir, Negara NATO Panik

Para pengamat menilai bahwa dukungan AS akan memainkan peran penting dalam mengamankan posisi Israel di kawasan yang terus menghadapi ketidakpastian geopolitik. Pembicaraan ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat tetap memprioritaskan hubungan dengan sekutu lamanya, terlepas dari tantangan global yang lebih luas.

Dengan pembicaraan ini, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan dialog yang erat dan menggelar pertemuan langsung di Washington dalam beberapa bulan mendatang untuk membahas langkah strategis berikutnya.

Berita Terkait

AS Kerahkan Lebih dari 20 Jet Tempur, Gempur Target ISIS di Suriah dalam Serangan Balasan Besar
Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?
Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim
Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan
Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat
Trump Beri Selamat kepada PM Baru Ceko Andrej Babiš, Tekankan Kerja Sama Pembelian Jet F-35
Gelombang Kecaman Internasional atas Serangan Teroris di Bondi Beach, Iran Turut Menyuarakan Penolakan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:39 WIB

AS Kerahkan Lebih dari 20 Jet Tempur, Gempur Target ISIS di Suriah dalam Serangan Balasan Besar

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:44 WIB

Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:47 WIB

Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:34 WIB

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:31 WIB

Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru