Fenomena Tren Traveling Sambil Kerja di Kalangan Anak Muda

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di era digital saat ini, tren workation atau traveling sambil kerja semakin populer, terutama di kalangan generasi muda dan pekerja lepas.

Di era digital saat ini, tren workation atau traveling sambil kerja semakin populer, terutama di kalangan generasi muda dan pekerja lepas.

JAKARTA, koranmetro.com – Di era digital saat ini, tren workation atau traveling sambil kerja semakin populer, terutama di kalangan generasi muda dan pekerja lepas. Konsep ini memungkinkan seseorang untuk tetap produktif dengan pekerjaan kantoran atau proyek online, sambil menikmati suasana baru di destinasi wisata. Kehadiran teknologi internet cepat dan ruang kerja fleksibel membuat gaya hidup ini kian diminati.

Banyak destinasi wisata di Indonesia kini menyesuaikan diri dengan tren tersebut. Bali, Yogyakarta, hingga Labuan Bajo menawarkan akomodasi dengan fasilitas co-working space atau koneksi Wi-Fi stabil yang mendukung kebutuhan profesional. Tidak hanya penginapan mewah, bahkan homestay sederhana pun mulai menyediakan ruang kerja nyaman agar tamu bisa bekerja sekaligus berlibur.

Baca Juga :  Daftar 7 Bandara Paling Buruk di Dunia, Ternyata Ada yang dari Indonesia

Fenomena ini juga membawa dampak positif bagi pariwisata lokal. Wisatawan tidak hanya datang untuk sekadar liburan singkat, tetapi juga tinggal lebih lama karena pekerjaan mereka tetap berjalan. Hal ini meningkatkan pemasukan bagi masyarakat setempat, mulai dari sektor kuliner, transportasi, hingga aktivitas wisata harian.

Namun, workation juga memiliki tantangan. Tidak semua orang mampu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu liburan. Risiko kelelahan (burnout) bisa muncul jika jadwal kerja terlalu padat tanpa memberi ruang untuk relaksasi. Oleh karena itu, penting bagi pelaku workation untuk mengatur jadwal dengan baik: memisahkan waktu kerja, istirahat, dan eksplorasi destinasi.

Baca Juga :  Bagaimana Tetap Bugar Usai 50? Ini 7 Cara yang Harus Diketahui

Tren traveling sambil kerja ini diprediksi akan terus berkembang, seiring meningkatnya sistem kerja remote di banyak perusahaan. Bagi anak muda, workation bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan cara baru untuk menemukan inspirasi, menjaga produktivitas, sekaligus memperkaya pengalaman hidup.

Berita Terkait

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor
Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya
Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat
Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?
Mengenalkan Pengelolaan Uang pada Anak, Panduan Bertahap dari Usia Dini hingga Remaja
30 Juli, Jejak Panjang Hari Persahabatan Internasional dari Paraguay hingga PBB
Gula Kelapa, Gula Merah, atau Gula Aren, Mana yang Enak untuk Kopi?
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:20 WIB

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?

Berita Terbaru

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dikenal gemar menjelajahi kuliner lokal maupun internasional.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 11:20 WIB