Daftar 7 Bandara Paling Buruk di Dunia, Ternyata Ada yang dari Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masuknya Soekarno-Hatta dalam daftar ini menjadi perhatian bagi pemerintah dan pengelola bandara untuk terus meningkatkan kualitas layanan

Masuknya Soekarno-Hatta dalam daftar ini menjadi perhatian bagi pemerintah dan pengelola bandara untuk terus meningkatkan kualitas layanan

JAKARTA, koranmetro.com – Sejumlah bandara di dunia dikenal karena fasilitas dan pelayanannya yang buruk, menyebabkan keluhan dari para penumpang. Berdasarkan berbagai survei dan ulasan dari situs perjalanan seperti Skytrax, Sleeping in Airports, serta laporan dari para wisatawan, berikut adalah daftar tujuh bandara yang dianggap paling buruk di dunia. Mengejutkannya, salah satunya berasal dari Indonesia.

  1. Bandara Internasional Juba, Sudan Selatan
    Bandara ini sering disebut sebagai salah satu yang terburuk di dunia karena fasilitas yang sangat minim. Tidak ada sistem pendingin udara yang memadai, kebersihan yang buruk, dan sering terjadi keterlambatan penerbangan. Penumpang juga mengeluhkan kondisi keamanan yang kurang terjamin.

  2. Bandara Internasional Port Harcourt, Nigeria
    Bandara ini mendapat kritik tajam karena pelayanan imigrasi yang lambat, banyaknya pungutan liar, serta kondisi terminal yang kurang terawat. Pada 2015, bandara ini bahkan pernah dinobatkan sebagai yang terburuk di dunia oleh Sleeping in Airports.

  3. Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi
    Sebagai pintu gerbang utama bagi jemaah haji dan umrah, bandara ini sering dikritik karena kepadatan yang luar biasa, fasilitas yang kurang memadai, serta antrean panjang di imigrasi. Banyak penumpang mengeluhkan kebersihan toilet dan kurangnya tempat duduk yang nyaman.

  4. Bandara Internasional Tribhuvan, Kathmandu, Nepal
    Bandara utama Nepal ini sering dikeluhkan karena suasananya yang kacau dan tidak terorganisir. Proses pemeriksaan imigrasi sangat lambat, dan penumpang kerap menghadapi masalah dengan bagasi yang hilang atau tertukar. Selain itu, kondisi kebersihan di dalam terminal sering menjadi sorotan negatif.

  5. Bandara Internasional Tashkent, Uzbekistan
    Bandara ini memiliki reputasi buruk karena sistem keamanan yang terlalu ketat hingga menghambat proses boarding. Pelayanan di imigrasi juga sering dikeluhkan karena lamban dan tidak ramah terhadap wisatawan asing.

  6. Bandara Internasional Simón Bolívar, Venezuela
    Bandara utama di Caracas ini dianggap memiliki keamanan yang buruk, dengan banyak laporan tentang pencurian bagasi dan pungutan liar dari petugas bandara. Selain itu, kondisi terminal yang kurang terawat membuat pengalaman perjalanan menjadi tidak nyaman.

  7. Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Indonesia
    Meski menjadi bandara utama Indonesia, Soekarno-Hatta masih mendapat banyak keluhan, terutama terkait dengan antrean panjang di imigrasi, keterlambatan bagasi, serta kurangnya fasilitas transportasi umum yang memadai. Beberapa penumpang juga mengeluhkan kebersihan toilet dan kenyamanan ruang tunggu. Meskipun Terminal 3 sudah lebih modern, beberapa area lain masih memerlukan peningkatan pelayanan.

Baca Juga :  Peluang GWM Hadirkan Tank 700 di Indonesia, Apa yang Bisa Diharapkan?

Masuknya Soekarno-Hatta dalam daftar ini menjadi perhatian bagi pemerintah dan pengelola bandara untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Dengan lalu lintas penumpang yang sangat tinggi, perbaikan dalam sistem imigrasi, pengelolaan bagasi, dan kenyamanan fasilitas menjadi faktor penting agar bandara ini dapat meningkatkan reputasinya di masa mendatang.

Berita Terkait

Ariel Tatum Resmi Berganti Nama Legal, Dari Ariel Putri Tari Menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini
Stroberi Oishii Dijual hingga Rp 1,7 Juta per Kotak, Ini yang Membuatnya Mahal
Memilih Yogurt yang Baik untuk Jantung, Lebih dari Sekadar Rendah Lemak
5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor
Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya
Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat
Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Ariel Tatum Resmi Berganti Nama Legal, Dari Ariel Putri Tari Menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Stroberi Oishii Dijual hingga Rp 1,7 Juta per Kotak, Ini yang Membuatnya Mahal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Memilih Yogurt yang Baik untuk Jantung, Lebih dari Sekadar Rendah Lemak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:20 WIB

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya

Berita Terbaru

Pemerintahan Amerika Serikat merinci skema keterlibatan Pentagon dalam pengelolaan cadangan minyak Venezuela melalui kemitraan dengan perusahaan swasta.

INTERNASIONAL

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Rabu, 2 Sep 2026 - 11:29 WIB