JAKARTA, koranmetro.com – Hyundai resmi memperkenalkan Ioniq 3, anggota baru keluarga mobil listrik murni (BEV) yang mengisi segmen compact hatchback. Mobil ini debut dunia pada 20 April 2026 di Milan Design Week, Italia, dan dirancang sebagai pilihan EV terjangkau untuk kehidupan urban modern di Eropa dan pasar global lainnya.
Dibangun di atas platform E-GMP (Electric-Global Modular Platform) dengan arsitektur 400 volt, Ioniq 3 menawarkan keseimbangan antara efisiensi, ruang kabin yang lega, dan desain futuristik khas lini Ioniq. Produksi dijadwalkan dimulai pertengahan 2026 di pabrik Hyundai di Turki (İzmit), dengan penjualan utama di Eropa mulai kuartal ketiga 2026. Model ini juga kemungkinan hadir di Australia, Selandia Baru, serta beberapa negara Asia Tenggara.
Desain yang Aerodinamis dan Modern
Ioniq 3 tampil sebagai hatchback lima pintu kompak dengan garis bodi yang sleek dan aerodinamis. Panjangnya sekitar 4.155 mm (versi N Line sedikit lebih panjang hingga 4.170 mm), lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan wheelbase 2.680–2.722 mm. Desain ini memberikan kesan ringkas di luar namun tetap lapang di dalam, cocok untuk kota-kota padat.
Eksterior mengusung elemen khas Ioniq seperti parametric pixel lighting pada lampu depan dan belakang, serta pilihan paket N Line yang lebih sporty dengan aksen agresif. Interior menggunakan material ramah lingkungan dan menawarkan ruang kabin yang nyaman untuk lima penumpang, dengan bagasi yang praktis untuk kebutuhan sehari-hari.
Spesifikasi Teknis dan Performa
Hyundai Ioniq 3 hadir dengan dua pilihan baterai untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna:
- Standard Range: Baterai 42,2 kWh, estimasi jarak tempuh WLTP hingga 344 km (sekitar 213–214 mil).
- Long Range: Baterai 61 kWh, estimasi jarak tempuh WLTP hingga 496 km (sekitar 308 mil).
Motor listrik penggerak roda depan (FWD) menghasilkan tenaga maksimal 107,8 kW atau sekitar 147 PS, dengan torsi 250 Nm. Kecepatan maksimum dibatasi di 170 km/jam, sementara akselerasi 0-100 km/jam diperkirakan di bawah 8 detik (tergantung varian).
Charging cepat menjadi salah satu keunggulan: pengisian DC dari 10% hingga 80% bisa dilakukan dalam waktu sekitar 29 menit. Sementara itu, pengisian AC home wallbox mendukung hingga 22 kW, membuatnya praktis untuk pengisian di rumah atau kantor.
Fitur Canggih dan Keselamatan
Ioniq 3 menjadi model Eropa pertama yang menggunakan sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive OS. Layar sentuh besar (hingga 14,6 inci) memberikan antarmuka yang intuitif, dukungan over-the-air update, serta konektivitas lengkap termasuk Apple CarPlay dan Android Auto.
Untuk keselamatan, mobil ini dilengkapi paket Hyundai SmartSense generasi terbaru, yang mencakup:
- Highway Driving Assist 2 (HDA 2)
- Remote Smart Parking Assist
- Lane Keeping Assist, Smart Cruise Control
- Blind-Spot Collision-Avoidance Assist
- Forward Collision-Avoidance Assist
- Surround View Monitor, dan masih banyak lagi.
Fitur kenyamanan lain termasuk sunroof elektrik (pada varian tertinggi), sistem audio premium, kursi dengan pemanas/pendingin, serta berbagai mode berkendara yang bisa disesuaikan.
Posisi Pasar dan Harga
Ioniq 3 diposisikan sebagai EV entry-level di lini Ioniq, bersaing dengan model seperti Volkswagen ID.3 atau Cupra Born. Harga diperkirakan mulai dari sekitar €30.000–€35.000 (sekitar Rp 500–600 jutaan, tergantung negara dan insentif pajak EV). Belum ada konfirmasi resmi untuk pasar Indonesia atau Amerika Serikat, tetapi model ini menjanjikan opsi EV yang lebih terjangkau bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik sehari-hari tanpa mengorbankan gaya dan teknologi.
Dengan debutnya yang baru-baru ini, Hyundai Ioniq 3 memperkuat komitmen pabrikan Korea ini dalam memperluas portofolio kendaraan listrik yang ramah lingkungan, efisien, dan mudah diakses. Bagi pecinta otomotif yang menantikan mobil listrik kompak dengan desain menarik serta jarak tempuh kompetitif, Ioniq 3 patut masuk dalam daftar pantauan.









