Jelang Puasa, Kurma dan Sirup Jadi Primadona di Pasar Tradisional dan Modern

- Jurnalis

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan Ramadan. Tak hanya sekadar membeli kebutuhan pokok

Fenomena ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan Ramadan. Tak hanya sekadar membeli kebutuhan pokok

JAKARTA, koranmetro.com – Jelang bulan Ramadan, aktivitas belanja masyarakat mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu barang yang paling banyak diburu adalah kurma dan sirup, dua produk yang identik dengan tradisi berbuka puasa. Di pasar tradisional maupun modern, suasana semakin ramai dengan pengunjung yang mempersiapkan kebutuhan untuk menyambut bulan suci. Di pasar tradisional, para pedagang mulai menambah stok kurma dengan berbagai variasi jenis dan harga. Kurma menjadi pilihan utama masyarakat karena dianggap makanan sunnah yang dianjurkan untuk berbuka.

Baca Juga :  Rusia Umumkan Larangan Penambangan Kripto Hingga 2031, Ini Dia Alasannya

Mulai dari kurma ajwa, medjool, hingga kurma golden, semua tersedia untuk memenuhi preferensi konsumen. Harga kurma bervariasi tergantung pada kualitas dan jenisnya, dengan rentang mulai dari Rp30.000 hingga ratusan ribu rupiah per kilogram. Sementara itu, di pusat perbelanjaan modern seperti swalayan dan mal, sirup menjadi barang yang tak kalah diminati. Berbagai merek sirup menawarkan promo menarik, seperti diskon hingga bundling produk, untuk menarik minat pembeli. Sirup dengan aneka rasa, seperti cocopandan, melon, dan jeruk, menjadi favorit keluarga Indonesia untuk menambah kesegaran saat berbuka.

Baca Juga :  Lippo Mencapai 20% Total Konsumsi Air dari Sumber Berkelanjutan di 2030

Menurut salah satu pengunjung di sebuah pusat perbelanjaan, belanja kebutuhan puasa lebih awal dianggap penting untuk menghindari lonjakan harga mendekati Ramadan. “Kalau belinya sekarang, selain harga masih stabil, kita juga bisa lebih leluasa memilih produk yang diinginkan,” ungkapnya. Fenomena ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan Ramadan. Tak hanya sekadar membeli kebutuhan pokok, kegiatan berbelanja jelang puasa juga menjadi bagian dari tradisi yang menambah semarak suasana.

Berita Terkait

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Usulan Gaji Minimum Dokter IDI, Mengurai Sumber Pendapatan di Tengah Sistem JKN
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Jumat, 25 September 2026 - 11:50 WIB

Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN

Berita Terbaru