Menhan Sjafrie dan Pejabat Tinggi AS Bahas Penguatan Kemitraan Pertahanan

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan US Under Secretary of War for Policy, Elbridge A. Colby,

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan US Under Secretary of War for Policy, Elbridge A. Colby,

JAKARTA, koranmetro.com – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan US Under Secretary of War for Policy, Elbridge A. Colby, di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog strategis untuk membahas kelanjutan dan penguatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Fokus Pembahasan

Dalam pertemuan yang berlangsung dalam format courtesy call sekaligus round table discussion, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai dinamika keamanan regional dan global. Mereka juga membahas langkah-langkah konkret untuk memperkuat kemitraan di bidang pertahanan.

Beberapa poin utama yang menjadi perhatian antara lain:

  • Penguatan kerja sama dalam kerangka Major Defense Cooperation Partnership
  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia pertahanan melalui pendidikan dan pelatihan personel TNI di Amerika Serikat, dengan menekankan prinsip profesionalisme dan merit
  • Peningkatan latihan bersama, termasuk latihan gabungan pasukan khusus
  • Penguatan interoperabilitas antarpasukan
  • Peluang kerja sama di bidang industri pertahanan
Baca Juga :  Tragedi di Dunia Hiburan, Song Jae Rim Ditemukan Tewas di Apartemennya

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa seluruh bentuk kerja sama ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional Indonesia. Kerja sama diarahkan untuk memperkuat kemampuan pertahanan agar semakin mandiri dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.

Penegasan Soal Pangkalan Militer

Salah satu poin yang disampaikan secara jelas adalah bahwa kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat tidak mencakup pembentukan pangkalan militer AS di Indonesia. Fokus tetap pada pendidikan, pelatihan, peningkatan kemampuan personel, dan interoperabilitas sesuai kebutuhan Indonesia.

Konteks Hubungan Bilateral

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis. Indonesia dan AS telah memiliki sejumlah kerja sama yang berjalan, termasuk latihan bersama seperti Super Garuda Shield dan partisipasi dalam RIMPAC. Kedua pihak menekankan pentingnya mengembangkan kemitraan secara konstruktif, setara, dan saling menghormati.

Baca Juga :  DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Sjafrie menyampaikan apresiasi atas kunjungan Colby dan menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga kerja sama yang bermanfaat nyata bagi peningkatan kapasitas pertahanan nasional, sekaligus berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas kawasan.

Pertemuan antara Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Under Secretary of War for Policy Elbridge A. Colby memperlihatkan komitmen kedua negara untuk terus memperdalam dialog dan kerja sama pertahanan. Dengan fokus pada pengembangan SDM, latihan bersama, dan penguatan kemampuan tanpa mengorbankan prinsip kedaulatan, Indonesia menempatkan kemitraan ini sebagai instrumen untuk memperkuat pertahanan nasional sekaligus menjaga stabilitas kawasan.

Berita Terkait

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Berita Terbaru

Manikur bukan sekadar mempercantik kuku, melainkan juga bagian dari perawatan tangan. Setiap jenis manikur punya karakteristik,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:21 WIB