Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di penghujung tahun 2025, Indonesia kembali dihadapkan pada cobaan berat berupa serangkaian bencana alam yang melanda Pulau Sumatra.

Di penghujung tahun 2025, Indonesia kembali dihadapkan pada cobaan berat berupa serangkaian bencana alam yang melanda Pulau Sumatra.

JAKARTA, koranmetro.com – Di penghujung tahun 2025, Indonesia kembali dihadapkan pada cobaan berat berupa serangkaian bencana alam yang melanda Pulau Sumatra. Banjir bandang, luapan sungai, dan tanah longsor menerjang provinsi Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat sejak akhir November. Bencana hidrometeorologi ini bukan hanya menimbulkan kerugian material triliunan rupiah, tapi juga menewaskan puluhan jiwa, memutus akses infrastruktur, dan memaksa ribuan warga mengungsi. Di tengah duka ini, banyak pihak menyebutnya sebagai “ujian akhir tahun” bagi bangsa – sebuah momentum untuk introspeksi, solidaritas, dan perbaikan sistem penanganan bencana.

Penyebab dan Dampak yang Memilukan

Curah hujan ekstrem menjadi pemicu utama, diperburuk oleh degradasi hutan di hulu sungai dan pengelolaan lahan yang buruk. Pakar dari ITB dan UGM menyoroti bahwa deforestasi massif untuk perkebunan sawit serta pertambangan telah mengurangi daya serap tanah, sehingga air hujan langsung mengalir deras ke hilir. Akibatnya, ribuan rumah terendam, jalan terputus, dan lahan pertanian rusak parah. Kerugian ekonomi mencapai triliunan, sementara dampak sosial seperti trauma dan hilangnya mata pencaharian menjadi luka jangka panjang.

Baca Juga :  Profil Eko Aryanto, Hakim yang Vonis Harvey Moeis 6,5 Tahun Penjara

Pemerintah melalui BNPB dan Kemensos telah mendirikan dapur umum, tenda pengungsi, dan menyalurkan bantuan logistik. Namun, kritik muncul atas respons yang masih reaktif, bukan preventif. Beberapa pihak mendorong status bencana nasional untuk mobilisasi sumber daya lebih besar.

Ujian Spiritual dan Persatuan Bangsa

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut bencana ini sebagai musibah, bukan azab, yang menjadi ujian bagi umat beriman untuk introspeksi dan meningkatkan ketakwaan. Doa bersama lintas agama digelar di berbagai daerah, termasuk oleh Panglima TNI dan partai politik seperti PAN, sebagai wujud empati nasional. “Duka Sumatra adalah duka seluruh bangsa,” begitu pesan yang bergema.

Baca Juga :  Natalius Pigai, Rencana Amnesti Tapol Papua Demi Kedamaian

Di akhir tahun, bencana ini juga menjadi refleksi atas kebijakan lingkungan. Kemenangan gugatan nelayan Indonesia terhadap perusahaan semen Holcim di Swiss menegaskan bahwa perusakan alam bisa dituntut secara hukum global. Ini menjadi batu ujian bagi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya ekonomi hijau dan biru yang berkelanjutan.

Pelajaran untuk Masa Depan

Musibah Sumatra 2025 mengajarkan bahwa bencana bukan sekadar alam, tapi juga akibat ulah manusia. Reboisasi, pengelolaan DAS yang baik, dan sistem peringatan dini harus diprioritaskan. Solidaritas bangsa yang terlihat melalui donasi dan doa bersama membuktikan bahwa di balik cobaan, ada kekuatan persatuan.

Berita Terkait

Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah
PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa
Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen
BNPB Terima Lebih dari 34.000 Permohonan Hunian bagi Korban Banjir Sumatera
Panggil CEO Danantara, Prabowo Minta Laporan Kampung Haji hingga Hunian Korban Bencana
Viral Pembatalan Misa Natal di Depok, Wali Kota depok Beri Penjelasan
Pramono Larang Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta
Dugaan Suap Ijon Proyek, Kasus Korupsi yang Menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:18 WIB

Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:00 WIB

Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:23 WIB

Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:18 WIB

BNPB Terima Lebih dari 34.000 Permohonan Hunian bagi Korban Banjir Sumatera

Berita Terbaru

Liga Inggris

Michael Carrick Beri Peringatan Usai Man United Gasak Man City

Minggu, 18 Jan 2026 - 19:55 WIB