Pemimpin Hamas dan Fatah Mengadakan Pertemuan Penting di Kairo, Mesir Bahas Persatuan Palestina

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya untuk memperkuat persatuan di antara kelompok-kelompok Palestina, pemimpin Hamas dan Fatah mengadakan pertemuan penting di Kairo, Mesir.

Dalam upaya untuk memperkuat persatuan di antara kelompok-kelompok Palestina, pemimpin Hamas dan Fatah mengadakan pertemuan penting di Kairo, Mesir.

JAKARTA, koranmetro.com – Dalam upaya untuk memperkuat persatuan di antara kelompok-kelompok Palestina, pemimpin Hamas dan Fatah mengadakan pertemuan penting di Kairo, Mesir. Pertemuan ini berlangsung di tengah ketegangan yang terus berlangsung di wilayah Palestina, dan diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju rekonsiliasi yang lebih luas.

Pertemuan ini dihadiri oleh Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas, dan Mahmoud Abbas, pemimpin Fatah. Kedua pemimpin membahas berbagai isu, termasuk strategi untuk menghadapi tantangan dari pihak Israel, serta cara meningkatkan kerja sama antara dua kelompok yang selama ini berseteru.

Baca Juga :  Ratusan Ribu Warga Palestina Menunggu Kembali ke Gaza

Sumber yang dekat dengan pertemuan tersebut mengungkapkan bahwa kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan dialog dan kerja sama di bidang politik dan sosial. Mereka juga menekankan pentingnya mendukung rakyat Palestina dalam menghadapi kesulitan yang ada.

Sementara itu, Mesir, sebagai mediator, berharap pertemuan ini dapat membuka jalan bagi pembicaraan lebih lanjut dan menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi perdamaian di wilayah tersebut. Mesir telah lama berperan sebagai penengah dalam konflik Palestina dan berkomitmen untuk mendukung upaya persatuan di antara kelompok-kelompok tersebut.

Baca Juga :  Houthi Serang Kapal Induk AS Dua Kali dalam 24 Jam sebagai Respons terhadap Trump

Analisis awal menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, tantangan besar masih tetap ada. Ketegangan antara Hamas dan Fatah, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, menciptakan keraguan di kalangan beberapa pengamat mengenai kemungkinan kesepakatan yang langgeng.

Masyarakat Palestina menyambut baik langkah ini, berharap bahwa rekonsiliasi dapat membawa stabilitas dan memfasilitasi upaya untuk mencapai negara yang merdeka. Pertemuan ini menunjukkan niat kedua belah pihak untuk bekerja sama demi kepentingan bersama, meskipun perjalanan menuju persatuan masih panjang.

Berita Terkait

Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim
Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan
Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat
Trump Beri Selamat kepada PM Baru Ceko Andrej Babiš, Tekankan Kerja Sama Pembelian Jet F-35
Gelombang Kecaman Internasional atas Serangan Teroris di Bondi Beach, Iran Turut Menyuarakan Penolakan
Jet Tempur Thailand Hancurkan Sindikat Judi Online di Perbatasan Kamboja
Ketegangan di Karibia Memanas, Jet Tempur AS Berpatroli Intensif Dekat Wilayah Venezuela
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:47 WIB

Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:34 WIB

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:31 WIB

Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:24 WIB

Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:13 WIB

Trump Beri Selamat kepada PM Baru Ceko Andrej Babiš, Tekankan Kerja Sama Pembelian Jet F-35

Berita Terbaru