Pesan Jokowi di Balik Dukungan Bara JP untuk Prabowo-Gibran Dua Periode

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barisan Juru Peduli (Bara JP), salah satu kelompok relawan pendukung Presiden Joko Widodo yang paling solid, kembali menjadi sorotan.

Barisan Juru Peduli (Bara JP), salah satu kelompok relawan pendukung Presiden Joko Widodo yang paling solid, kembali menjadi sorotan.

JAKARTA, koranmetro.com – Barisan Juru Peduli (Bara JP), salah satu kelompok relawan pendukung Presiden Joko Widodo yang paling solid, kembali menjadi sorotan setelah secara terbuka mendukung kelanjutan kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk periode kedua. Dukungan ini dinilai banyak pihak tidak muncul begitu saja, melainkan mencerminkan amanat politik Presiden Jokowi.

Latar Belakang Dukungan Bara JP

Pada pertengahan 2026, Bara JP secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran untuk melanjutkan kepemimpinan hingga 2029–2034. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah deklarasi yang dihadiri ribuan relawan di beberapa daerah.

Ketua Umum Bara JP, yang dikenal dekat dengan lingkaran Istana, menyebut bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk konsistensi dan tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan pembangunan yang telah dirintis Jokowi selama dua periode.

Baca Juga :  Geger! Mayat Pria Ditemukan di Sukabumi Setelah Tiga Hari Terabaikan

Amanat Tersirat Jokowi

Meski tidak pernah menyampaikan pernyataan secara terbuka dan langsung, beberapa kalangan politik meyakini bahwa sikap Bara JP tidak lepas dari “amanat” Jokowi. Beberapa poin yang diyakini sebagai pesan tersirat Jokowi adalah:

  1. Keberlanjutan Pembangunan Jokowi dinilai sangat menginginkan agar program-program strategis nasional seperti IKN, hilirisasi industri, food estate, dan infrastruktur terus berjalan tanpa hambatan.
  2. Stabilitas Politik Dukungan dini terhadap Prabowo-Gibran diharapkan dapat mencegah polarisasi politik yang berlebihan dan menjaga stabilitas menjelang Pemilu 2029.
  3. Perlindungan Warisan Politik Sebagai presiden dengan tingkat kepuasan publik yang tinggi, Jokowi ingin warisan pemerintahannya dilanjutkan dan tidak dibongkar oleh rezim berikutnya.
  4. Peran Relawan sebagai Penjaga Jokowi diyakini memberikan pesan kepada relawannya untuk tidak meninggalkan arena politik dan terus menjadi penyeimbang serta pendukung pemerintahan yang sah.
Baca Juga :  Nadiem Makarim Jalani Operasi Keempat di Tengah Hari Raya, Tetap Hadir dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Respons Berbagai Pihak

  • Pendukung Prabowo-Gibran menyambut positif dukungan Bara JP sebagai bukti legitimasi kuat dari basis Jokowi.
  • Kritikus menilai langkah ini sebagai upaya dinasti politik dan pelemahan sistem demokrasi.
  • Partai politik di koalisi pemerintahan menyambut dukungan ini sebagai penguatan basis massa menjelang agenda-agenda besar pemerintahan.

Dukungan Bara JP terhadap Prabowo-Gibran untuk dua periode tampaknya bukan sekadar keputusan kelompok relawan, melainkan mencerminkan arah politik yang diinginkan Presiden Jokowi. Meski Jokowi sendiri jarang berbicara secara terbuka mengenai hal ini, sikap kelompok relawannya yang paling setia menjadi indikator kuat akan “amanat” yang ingin disampaikan.

Berita Terkait

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya
Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul keluhan seperti mata kering, penglihatan kabur, atau sakit kepala. Padahal,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:21 WIB