Prestasi Gemilang Sulawesi, Tiga Kota Raih Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Berkat Penekanan Pengangguran

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Dalam Negeri menganugerahkan Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 kepada tiga kota di Pulau Sulawesi atas keberhasilan mereka.

Kementerian Dalam Negeri menganugerahkan Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 kepada tiga kota di Pulau Sulawesi atas keberhasilan mereka.

JAKARTA, koranmetro.com – Kementerian Dalam Negeri menganugerahkan Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 kepada tiga kota di Pulau Sulawesi atas keberhasilan mereka menekan angka pengangguran secara signifikan dalam dua tahun terakhir. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tiga Kota Peraih Penghargaan

Berikut tiga kota yang berhasil menyandang predikat bergengsi tersebut:

  1. Kota Makassar, Sulawesi Selatan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil diturunkan dari 6,8% menjadi 4,9%. Makassar fokus pada pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan digitalisasi UMKM. Program pelatihan vokasi berbasis industri menjadi kunci utama keberhasilan.
  2. Kota Palu, Sulawesi Tengah Mencatat penurunan paling dramatis, dari 7,4% turun menjadi 5,1%. Pemerintah Kota Palu gencar melaksanakan program padat karya, pengembangan sektor perikanan, serta rehabilitasi pasca-bencana yang melibatkan tenaga kerja lokal secara masif.
  3. Kota Manado, Sulawesi Utara Berhasil menekan angka pengangguran hingga 4,7%. Keberhasilan ini didukung oleh pengembangan pariwisata bahari, pelatihan SDM perhotelan dan restoran, serta program inkubasi startup bagi generasi muda.
Baca Juga :  Hakim PN Surabaya Ungkap Detail Pembagian Uang Suap dalam Kasus Ronald Tannur

Strategi Sukses yang Diterapkan

Ketiga kota tersebut menerapkan pendekatan yang terintegrasi, antara lain:

  • Kerja sama erat dengan dunia usaha dan industri untuk penyerapan tenaga kerja
  • Program pelatihan dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja
  • Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui akses permodalan dan pemasaran digital
  • Pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi utama
  • Program magang dan entrepreneurship bagi pemuda pengangguran

Menteri Dalam Negeri menyampaikan bahwa ketiga kota ini menjadi contoh baik bagi daerah lain di Indonesia. “Keberhasilan menekan pengangguran harus diimbangi dengan kualitas lapangan kerja yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  KSAD Maruli Tunjukkan Aksi Memukau, Uji Kemampuan Menembak dari Helikopter Tempur

Dampak Positif yang Terasa

Penurunan angka pengangguran di ketiga kota ini telah memberikan dampak nyata, di antaranya:

  • Penurunan angka kemiskinan
  • Peningkatan daya beli masyarakat
  • Berkurangnya angka kriminalitas yang dipicu pengangguran
  • Pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif

Prestasi yang diraih Makassar, Palu, dan Manado membuktikan bahwa dengan kebijakan yang tepat sasaran dan kolaborasi yang kuat, permasalahan pengangguran dapat diatasi secara efektif. Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 diharapkan dapat memotivasi pemerintah daerah lainnya untuk terus berinovasi menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.

Berita Terkait

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Berita Terbaru

Manikur bukan sekadar mempercantik kuku, melainkan juga bagian dari perawatan tangan. Setiap jenis manikur punya karakteristik,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:21 WIB