Respons Cepat Prabowo, Prioritaskan BBM dan Listrik untuk Korban Banjir Sumatera

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera sejak akhir November 2025 telah menewaskan ratusan jiwa dan mengisolasi ribuan warga.

Banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera sejak akhir November 2025 telah menewaskan ratusan jiwa dan mengisolasi ribuan warga.

JAKARTA, koranmetro.com – Banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera sejak akhir November 2025 telah menewaskan ratusan jiwa dan mengisolasi ribuan warga. Di tengah situasi darurat ini, Presiden Prabowo Subianto langsung turun tangan dengan memprioritaskan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke daerah terdampak. Kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara pada Senin (1/12/2025) menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pasokan energi tak terputus, sehingga penanganan bencana bisa berjalan lancar.

Dampak Bencana: Ratusan Korban dan Akses Terputus

Bencana hidrometeorologi ekstrem ini melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak 24 November 2025. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 442 korban jiwa, 118 orang hilang, dan 16 luka-luka hingga pagi hari Senin. Wilayah terparah termasuk Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan di Sumatera Utara, serta Aceh Tengah. Banjir bandang merobohkan jembatan, memutus akses darat, dan mengisolasi puluhan desa.

Cuaca ekstrem dengan hujan deras selama lebih dari dua hari memicu longsor di 11 kecamatan, menghancurkan rumah, dan mengganggu pasokan listrik serta komunikasi. Di Aceh, 96 warga tewas dan 75 hilang, sementara Sumatera Barat juga melaporkan korban signifikan. Pemerintah daerah mengaku kewalahan, dengan Bupati Aceh Tengah menyatakan “tak mampu tangani darurat bencana” tanpa bantuan pusat.

Baca Juga :  Usai Disindir Dhena Devanka, Keluarga Jonathan Frizzy Berikan Pembelaan

Kunjungan Prabowo: Langsung ke Ground Zero di Tapanuli Utara

Presiden Prabowo tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Tapanuli Utara, sekitar pukul 06.00 WIB. Didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, ia langsung meninjau titik-titik krusial seperti jalur darat yang terputus dan area evakuasi. “Masih ada beberapa desa yang terisolasi, tapi pemerintah bergerak secepat mungkin untuk membuka akses,” ujar Prabowo di lokasi.

Fokus utama kunjungan adalah memastikan standar operasional prosedur (SOP) penanggulangan bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi. Prabowo memerintahkan percepatan distribusi bantuan logistik menggunakan KRI, helikopter, dan armada Hercules, terutama untuk wilayah terisolir.

Prioritas BBM: Energi Vital untuk Penanganan Darurat

Salah satu isu mendesak yang disoroti Prabowo adalah pasokan BBM. “BBM tadi yang dilaporkan ke saya yang sangat penting,” katanya. Tanpa BBM, alat berat untuk pembukaan akses jalan terhenti, logistik evakuasi terganggu, dan genset darurat tak berfungsi. Prabowo menjamin penyaluran BBM ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  Bos Pramac Menjelaskan Alasan Ducati Memilih Marquez Daripada Martin

Pertamina Patra Niaga langsung bergerak. Mereka menyediakan 5.100 liter Dexlite untuk BNPB guna operasional alat berat dan logistik darurat, 5.000 liter Dexlite untuk Pemerintah Daerah Tapanuli Utara, serta 1.000 liter Pertamax untuk Lanud Soewondo Medan. “Energi adalah kebutuhan vital dalam situasi darurat,” tegas Direktur Utama Pertamina Patra Niaga. Kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga untuk menurunkan pasokan, meski cuaca buruk sempat menghambat transportasi.

Prabowo juga menyinggung pemulihan listrik. “Listrik juga sebentar lagi,” katanya, menjanjikan genset dan infrastruktur energi darurat segera masuk. Kementerian ESDM telah mengirim tim siaga bencana hidrometeorologi untuk percepatan recovery, meski distribusi sempat terganggu oleh akses jalan rusak.

Apresiasi dan Komitmen Jangka Panjang

Prabowo mengapresiasi kinerja TNI, Polri, BNPB, dan BPBD yang bekerja tanpa lelah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan respons cepat untuk selamatkan korban. Pemerintah juga mempersiapkan pemulihan infrastruktur vital: jalan, jembatan, telekomunikasi, dan layanan kesehatan.

“Negara hadir untuk rakyat,” tegas Prabowo, menekankan bahwa proses darurat harus terkoordinasi untuk berikan kepastian bagi masyarakat. Fokus jangka panjang termasuk evaluasi cuaca ekstrem dan pencegahan dini.

Berita Terkait

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Berita Terbaru

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Tiga Zodiak yang Bakal Merasa Lebih Ringan dan Bahagia di Tanggal 10 Oktober 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 11:09 WIB