Ribuan Aparat Keamanan Dikerahkan Untuk Mengamankan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU)

- Jurnalis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta selama periode pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dimulai hari ini.

Ribuan aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta selama periode pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dimulai hari ini.

JAKARTA, koranmetro.com – Ribuan aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta selama periode pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dimulai hari ini. Pengamanan ketat ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses pendaftaran dan mencegah potensi gangguan.

Kepala Kepolisian Jakarta, Brigadir Jenderal Ahmad Rizal, mengungkapkan bahwa lebih dari 2.000 personel dari berbagai satuan kepolisian, termasuk Sabhara, Lalu Lintas, dan Intelijen, telah disiagakan di sekitar Kantor KPU Jakarta di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Selain itu, aparat TNI juga turut dilibatkan dalam pengamanan ini untuk mendukung keamanan secara menyeluruh.

“Pengamanan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan proses pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur berlangsung dengan aman dan tertib. Kami ingin memberikan rasa aman kepada semua pihak yang terlibat, baik dari calon, pendukung, maupun masyarakat umum,” ujar Brigjen Rizal dalam keterangan pers.

Baca Juga :  Menlu Mengungkapkan 4 Isu yang Sedang Dibahas Jokowi & Presiden MBZ, Salah Satunya Investasi IKN

Pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta 2024 diperkirakan akan menarik perhatian luas dari publik dan media. Proses pendaftaran ini adalah salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan umum yang akan menentukan calon-calon yang akan bertarung dalam pemilihan mendatang.

Sejumlah pengacara, tim sukses calon, dan pendukung dari berbagai partai politik sudah mulai berdatangan di Kantor KPU sejak pagi. Pengamanan ketat dilakukan di sekitar area pendaftaran, dengan pemeriksaan identitas yang ketat dan pengawasan melalui kamera CCTV. Pihak kepolisian juga menyediakan jalur khusus untuk memudahkan arus lalu lintas dan menghindari kemacetan di sekitar kantor KPU.

Ketua KPU Jakarta, Ahmad Hidayat, mengapresiasi langkah-langkah pengamanan yang diambil dan memastikan bahwa seluruh proses pendaftaran akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami berkomitmen untuk menjaga transparansi dan keadilan dalam proses pendaftaran ini. Keamanan adalah prioritas utama agar semua proses dapat berjalan lancar,” ujar Hidayat.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Program Biodiesel, B50 Siap Tersedia di Seluruh SPBU Mulai Oktober 2026

Sementara itu, para calon yang terdaftar dan tim mereka juga diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku selama proses pendaftaran dan memastikan bahwa semua dokumen yang diperlukan lengkap dan sesuai. Pendaftaran calon akan berlangsung hingga akhir pekan ini, dan KPU Jakarta akan mengumumkan daftar calon yang memenuhi syarat setelah proses verifikasi selesai.

Pihak kepolisian dan aparat terkait akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban hingga proses pendaftaran selesai. Penjagaan ketat ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kericuhan dan memastikan bahwa Pilkada DKI Jakarta 2024 berjalan dengan sukses.

Berita Terkait

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Usulan Gaji Minimum Dokter IDI, Mengurai Sumber Pendapatan di Tengah Sistem JKN
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Jumat, 25 September 2026 - 11:50 WIB

Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN

Berita Terbaru