JAKARTA, koranmetro.com – Subaru Forester sering dianggap sebagai mobil yang lebih cocok untuk medan off-road atau perjalanan jauh. Namun, di tahun 2026, banyak pengguna di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan kota-kota besar lainnya justru memilih Forester sebagai mobil harian. Lalu, apakah fitur-fitur Subaru Forester masih relevan untuk pemakaian di tengah kemacetan dan jalan perkotaan yang padat?
Desain yang Tangguh tapi Tetap Nyaman di Kota
Pada generasi terbaru, Subaru Forester tetap mempertahankan desain boxy yang khas dengan ground clearance tinggi (sekitar 220 mm). Meski terlihat gagah, mobil ini ternyata cukup lincah untuk bermanuver di jalan kota.
Ruang kabin yang luas menjadi salah satu keunggulan utama. Dengan jok yang empuk dan posisi mengemudi yang tinggi (commanding view), Forester memberikan kenyamanan ekstra saat terjebak macet panjang. Bagasi yang lega juga sangat membantu bagi keluarga yang sering membawa banyak barang.
Fitur Keselamatan EyeSight yang Unggul
Salah satu fitur paling impresif dari Subaru Forester adalah EyeSight, sistem keselamatan aktif Subaru. Fitur ini mencakup:
- Adaptive Cruise Control dengan fungsi Stop & Go
- Pre-Collision Braking (rem otomatis jika mendeteksi hambatan di depan)
- Lane Keep Assist & Lane Departure Warning
- Reverse Automatic Braking
- Emergency Lane Keep
Di perkotaan yang penuh dengan motor dan mobil tiba-tiba berhenti, EyeSight bekerja sangat membantu mengurangi risiko kecelakaan. Banyak pemilik Forester di Jakarta mengatakan bahwa fitur ini membuat mereka lebih tenang saat berkendara di jam sibuk.
Mesin Boxer dan Sistem Symmetrical All-Wheel Drive
Forester menggunakan mesin boxer 2.5L naturally aspirated yang halus dan responsif. Tenaganya memang tidak “ngebut”, tapi cukup untuk kebutuhan harian di kota (0–100 km/jam sekitar 9,5 detik).
Yang paling terasa manfaatnya adalah Symmetrical All-Wheel Drive (AWD). Saat hujan deras, jalan banjir, atau tikungan basah, Forester terasa jauh lebih stabil dibandingkan mobil FWD atau RWD. Banyak pengguna di kota besar mengatakan bahwa AWD ini sangat membantu saat musim hujan tiba.
Kenyamanan dan Efisiensi di Perkotaan
Meski berpostur SUV, Forester cukup irit untuk ukurannya. Konsumsi BBM di dalam kota rata-rata mencapai 8–10 km/liter (tergantung gaya berkendara). Suspensi yang nyaman juga membuatnya tidak terlalu “goyang” saat melewati jalan rusak atau polisi tidur.
Fitur lain yang membantu di kota:
- Kamera 360° (pada varian tertinggi)
- Blind Spot Monitoring
- Apple CarPlay & Android Auto nirkabel
- Ruang kabin yang senyap
Subaru Forester ternyata sangat relevan untuk pemakaian harian di perkotaan Indonesia. Kombinasi antara ruang kabin luas, fitur keselamatan canggih (EyeSight), kestabilan AWD, dan kenyamanan suspensi membuatnya menjadi pilihan yang cerdas bagi keluarga yang sering berkendara di kota besar.
Bukan mobil yang paling mewah atau paling cepat, tapi Forester memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya diri — terutama di tengah lalu lintas Indonesia yang penuh tantangan.
Apakah Anda sedang mempertimbangkan Subaru Forester untuk mobil harian keluarga? Atau sudah pernah mencoba mengendarainya di kota? Bagikan pengalaman Anda ya!









