Prabowo Instruksikan Bahlil Lahadalia Cari Sumber Pendapatan Baru dari Sektor Mineral yang Lebih Adil bagi Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk mengevaluasi dan mencari skema pendapatan negara yang lebih adil dari sektor pertambangan mineral.

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Negara kemarin. Presiden menekankan bahwa selama ini negara belum mendapatkan porsi yang proporsional dari kekayaan mineral yang dimiliki Indonesia.

“Kita harus cari formula yang lebih adil. Negara harus mendapatkan manfaat yang lebih besar dari sumber daya alam kita, terutama mineral kritis seperti nikel, bauksit, tembaga, dan timah,” kata Prabowo, seperti disampaikan oleh Bahlil Lahadalia setelah rapat.

Fokus pada Keberpihakan Negara

Menurut Bahlil, Presiden Prabowo meminta agar dilakukan audit menyeluruh terhadap kontrak-kontrak pertambangan yang ada, khususnya yang melibatkan perusahaan asing dan holding BUMN. Tujuannya adalah memastikan negara mendapatkan nilai tambah yang lebih tinggi, baik melalui royalti, pajak, dividen, maupun partisipasi saham yang lebih besar.

Baca Juga :  Usai Disindir Dhena Devanka, Keluarga Jonathan Frizzy Berikan Pembelaan

“Presiden ingin ada keadilan. Selama ini kita mengekspor bahan mentah dalam jumlah besar, tapi nilai tambah yang diterima negara belum optimal,” ujar Bahlil.

Instruksi ini sejalan dengan semangat hilirisasi yang selama ini digaungkan pemerintah, namun kali ini dengan penekanan yang lebih kuat pada aspek keadilan fiskal dan kedaulatan sumber daya alam.

Reaksi dan Tantangan

Beberapa kalangan industri pertambangan menyambut instruksi ini dengan hati-hati. Mereka mengakui pentingnya keadilan, tetapi juga mengingatkan agar perubahan regulasi tidak menimbulkan ketidakpastian investasi.

Baca Juga :  Pelantikan Tiga Panglima Pasukan Elite TNI dan Tantangan Masa Depan

Di sisi lain, banyak ekonom dan aktivis lingkungan mendukung langkah ini. Mereka berharap pemerintah tidak hanya mengejar pendapatan semata, tetapi juga memastikan pengelolaan mineral dilakukan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa timnya akan segera membentuk task force khusus untuk mengevaluasi semua kontrak pertambangan besar dalam waktu tiga bulan ke depan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan bagi Presiden Prabowo untuk mengambil kebijakan lebih lanjut.

Instruksi Presiden Prabowo kepada Menteri Bahlil Lahadalia menandakan komitmen pemerintahan baru untuk mereformasi sektor pertambangan mineral agar lebih berpihak kepada kepentingan nasional. Dengan kekayaan mineral yang melimpah, Indonesia diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi yang jauh lebih besar dan adil di masa mendatang.

Berita Terkait

Paris dan Kalkulasi Diplomasi Prabowo, Membangun Kemitraan Strategis di Tengah Dinamika Global
Prestasi Gemilang Sulawesi, Tiga Kota Raih Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Berkat Penekanan Pengangguran
TNI AL Berhasil Cegah Penyelundupan 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
Pesan Jokowi di Balik Dukungan Bara JP untuk Prabowo-Gibran Dua Periode
Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal
Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat
Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati
KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:29 WIB

Paris dan Kalkulasi Diplomasi Prabowo, Membangun Kemitraan Strategis di Tengah Dinamika Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:48 WIB

Prestasi Gemilang Sulawesi, Tiga Kota Raih Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Berkat Penekanan Pengangguran

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:56 WIB

TNI AL Berhasil Cegah Penyelundupan 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:05 WIB

Pesan Jokowi di Balik Dukungan Bara JP untuk Prabowo-Gibran Dua Periode

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal

Berita Terbaru

OTOMOTIF

Waspada! Ini 7 Tanda Busi Mobil Sudah Harus Diganti Segera

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:01 WIB