Penampilan Pertama Mojtaba Khamenei Pasca Gencatan Senjata: Klaim Kemenangan Iran atas Israel

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojtaba Khamenei, putra tertua Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, muncul untuk pertama kalinya di depan publik.

Mojtaba Khamenei, putra tertua Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, muncul untuk pertama kalinya di depan publik.

JAKARTA, koranmetro.com – Mojtaba Khamenei, putra tertua Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, muncul untuk pertama kalinya di depan publik setelah gencatan senjata antara Iran dan Israel resmi diberlakukan. Kemunculannya langsung menjadi sorotan karena disertai pernyataan tegas bahwa Iran telah memenangkan “perang 12 hari” melawan Israel.

Penampilan Mojtaba Khamenei terjadi dalam sebuah pertemuan tertutup dengan para komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pejabat tinggi pemerintahan Iran. Video singkat pertemuan tersebut kemudian disebarkan melalui media resmi Iran pada 9 April 2026.

Pernyataan Kemenangan

Dalam pidato singkatnya, Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa Iran berhasil mencapai semua tujuannya dalam konflik tersebut. Ia mengklaim bahwa serangan rudal dan drone Iran terhadap Israel telah menghancurkan sebagian besar target militer strategis, sementara pertahanan Israel “tidak mampu memberikan respons yang berarti”.

“Kita telah memenangkan perang ini. Musuh Zionis gagal mencapai tujuannya, sementara Republik Islam Iran berhasil menunjukkan kekuatan dan ketangguhannya,” ujar Mojtaba Khamenei, seperti dikutip dari siaran resmi IRIB.

Baca Juga :  Petisi 150 Ribu Warga Kanada Desak PM Cabut Kewarganegaraan Elon Musk

Ini merupakan penampilan publik pertama Mojtaba Khamenei sejak konflik pecah pada akhir Maret 2026. Sebelumnya, ia lebih banyak berperan di balik layar sebagai salah satu figur kunci dalam struktur kekuasaan Iran.

Latar Belakang Munculnya Mojtaba

Mojtaba Khamenei (lahir 1969) selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup dan jarang muncul di media. Ia dianggap sebagai salah satu calon kuat penerus Ayatollah Ali Khamenei. Kemunculannya pasca gencatan senjata dinilai sebagai upaya untuk:

  • Menunjukkan soliditas kepemimpinan Iran pasca konflik
  • Memperkuat narasi kemenangan di dalam negeri
  • Memberi sinyal kepada pihak internal dan eksternal bahwa garis keras Iran tetap kuat

Respons Berbagai Pihak

Klaim kemenangan yang disampaikan Mojtaba Khamenei langsung menuai reaksi beragam.

Di dalam Iran, pernyataan tersebut disambut positif oleh kelompok konservatif dan media pemerintah. Sementara itu, banyak analis internasional menilai klaim tersebut berlebihan, mengingat kerusakan infrastruktur dan korban jiwa yang dialami Iran selama serangan balasan Israel.

Baca Juga :  Tragedi Mobil Tabrak Kerumunan di Jerman, 4 Tewas, Puluhan Terluka

Israel sendiri melalui juru bicaranya menyatakan bahwa “klaim kemenangan Iran hanyalah propaganda untuk menutupi kegagalan rezim tersebut”.

Kemunculan Mojtaba Khamenei pasca gencatan senjata menjadi momen penting dalam dinamika politik Iran. Dengan klaim kemenangan yang tegas, ia tidak hanya memperkuat narasi rezim di dalam negeri, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu figur sentral di masa depan Iran.

Meski demikian, pernyataan tersebut juga memperlihatkan betapa dalamnya perpecahan narasi antara Iran dan Israel pasca konflik. Dunia kini menanti langkah selanjutnya kedua belah pihak, apakah gencatan senjata ini akan bertahan atau hanya menjadi jeda sementara dalam konflik yang lebih panjang.

Berita Terkait

Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat
Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal
Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka
Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang
Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India
AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan

Berita Terbaru

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul keluhan seperti mata kering, penglihatan kabur, atau sakit kepala. Padahal,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:21 WIB