JAKARTA, koranmetro.com – Aion UT dari GAC Aion dan Chery QQ3 EV menjadi dua pesaing kuat di segmen mobil listrik hatchback kompak. Keduanya menawarkan solusi ramah lingkungan untuk perjalanan harian di kota, dengan harga yang semakin terjangkau. Mana yang lebih cocok untuk mobilitas sehari-hari? Mari kita bandingkan dari berbagai aspek penting.
Spesifikasi Singkat Perbandingan
| Aspek | Aion UT | Chery QQ3 EV |
|---|---|---|
| Harga Estimasi (Indonesia) | Rp 325 – 375 juta | Rp 180 – 250 juta (estimasi masuk) |
| Baterai | 44 kWh / 60 kWh | 29,5 kWh / 41,3 kWh |
| Jarak Tempuh (CLTC) | 400 – 500 km | 310 – 420 km |
| Dimensi (P x L x T) | 4.270 x 1.850 x 1.575 mm | 4.195 x 1.811 x 1.569 mm |
| Wheelbase | 2.750 mm | 2.700 mm |
| Tenaga | 134 – 201 hp | 79 – 122 hp |
| Penggerak | FWD | RWD |
Desain dan Kenyamanan Harian
Aion UT memiliki desain yang lebih modern dan proporsional, mirip hatchback Eropa dengan garis yang sleek. Interiornya terasa premium untuk kelasnya, dengan ruang kabin yang lega berkat wheelbase panjang. Cocok untuk keluarga kecil atau yang sering membawa penumpang.
Chery QQ3 EV tampil imut dengan desain bulat yang unik (floating roof), lampu LED khas, dan kesan futuristik. Meski lebih kecil, ruang kabinnya cukup lega untuk ukurannya. Bagian belakangnya praktis sebagai hatchback.
Untuk harian: Aion UT menang di kenyamanan dan ruang, sementara QQ3 EV lebih lincah untuk parkir di tempat sempit kota.
Performa dan Pengalaman Berkendara
Aion UT menawarkan tenaga lebih besar, akselerasi lebih responsif (0-100 km/jam sekitar 8-10 detik), dan handling yang stabil. Cocok untuk perjalanan campuran kota dan luar kota.
Chery QQ3 EV dengan penggerak roda belakang (RWD) memberikan sensasi berkendara yang fun dan lincah di kecepatan rendah. Tenaganya cukup untuk mobilitas harian, tapi kurang bertenaga saat full load atau jalan tol panjang.
Jarak Tempuh dan Pengisian Daya
Aion UT unggul dengan opsi baterai besar yang bisa mencapai 500 km, ideal bagi yang sering bepergian tanpa khawatir kehabisan daya. Chery QQ3 EV dengan baterai lebih kecil cocok untuk commuting dalam kota (jarak tempuh realisitis sekitar 250-340 km).
Keduanya mendukung fast charging, tapi QQ3 EV mengklaim pengisian 30-80% hanya dalam 16,5 menit.
Fitur dan Teknologi
- Aion UT: Fitur keselamatan lengkap, interior modern, dan garansi baterai seumur hidup di beberapa paket.
- Chery QQ3 EV: Layar besar 15,6 inci dengan chip Snapdragon, AI voice assistant, ADAS Level 2, kursi ventilated, dan ambient lighting. Fitur premium di harga lebih rendah.
Biaya Operasional dan Kepemilikan
Kedua mobil menawarkan biaya operasional rendah khas EV (listrik jauh lebih murah daripada BBM). Chery QQ3 EV kemungkinan lebih unggul di harga beli dan biaya kepemilikan awal, sementara Aion UT memberikan nilai lebih baik untuk jangka panjang karena range dan performa.
- Pilih Aion UT jika Anda menginginkan mobil yang lebih nyaman, range jauh, tenaga berlimpah, dan siap untuk perjalanan keluarga atau luar kota sesekali. Cocok untuk yang punya budget di atas Rp 300 juta dan mengutamakan kenyamanan jangka panjang.
- Pilih Chery QQ3 EV jika Anda mencari mobil listrik murah, lincah, dan penuh fitur modern untuk commuting kota murni. Harga lebih terjangkau membuatnya ideal bagi first-time EV buyer atau anak muda yang ingin gaya tanpa menguras kantong.
Secara keseluruhan, Chery QQ3 EV terlihat lebih cocok untuk mayoritas kebutuhan mobilitas harian di Indonesia karena harga kompetitif dan efisiensi di lalu lintas kota. Namun, jika budget memungkinkan, Aion UT memberikan pengalaman yang lebih matang dan serbaguna.









