JAKARTA, koranmetro.com – Perusahaan teknologi raksasa Intel kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya. Kali ini, gelombang PHK menyasar divisi Data Center, yang selama ini menjadi salah satu pilar utama bisnis Intel. Langkah ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi besar-besaran perusahaan di tengah persaingan ketat di industri chip.
Kronologi PHK Terbaru
Menurut sumber internal, Intel memangkas ratusan hingga ribuan posisi di divisi Data Center. Divisi ini bertanggung jawab atas pengembangan prosesor server dan infrastruktur cloud. PHK ini dilakukan secara bertahap dan sudah mulai berlangsung sejak beberapa minggu terakhir.
Alasan Intel Melakukan PHK
- Efisiensi Biaya — Intel sedang berusaha memangkas pengeluaran di tengah penurunan pendapatan.
- Persaingan Ketat — Persaingan dengan AMD, NVIDIA, dan perusahaan China semakin sengit.
- Restrukturisasi Strategis — Fokus perusahaan bergeser ke segmen lain yang dianggap lebih prospektif.
- Dampak Ekonomi Global — Perlambatan permintaan chip server memengaruhi kinerja keuangan.
Dampak terhadap Karyawan
PHK ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan Intel. Banyak yang merasa tidak aman dengan masa depan karier mereka. Perusahaan dikabarkan memberikan paket kompensasi dan dukungan transisi kerja bagi karyawan yang terdampak.
Respons dan Reaksi
- Serikat Pekerja mengecam langkah PHK massal ini.
- Investor menyambut positif karena dianggap sebagai langkah efisiensi.
- Komunitas Teknologi khawatir dengan dampak jangka panjang terhadap inovasi Intel.
Prospek Intel ke Depan
Meski melakukan PHK, Intel tetap berkomitmen untuk berinvestasi di bidang AI, prosesor generasi baru, dan manufaktur. Perusahaan berharap langkah ini dapat memperkuat posisinya di pasar global.
PHK di divisi Data Center menandakan tantangan besar yang dihadapi Intel saat ini. Bagi karyawan yang terdampak, ini adalah masa sulit yang memerlukan adaptasi dan resiliensi. Sementara itu, perusahaan diharapkan dapat segera bangkit dan kembali menjadi pemimpin di industri teknologi.









