JAKARTA, koranmetro.com – Yogurt sering dianggap sebagai pilihan makanan sehat, termasuk untuk mendukung kesehatan jantung. Namun, tidak semua yogurt memberikan manfaat yang sama. Banyak orang langsung memilih varian rendah lemak atau bebas lemak, padahal faktor lain justru lebih penting diperhatikan.
Menurut ahli gizi, yogurt yang mendukung kesehatan jantung sebaiknya rendah gula tambahan, kaya protein, dan mengandung probiotik. Kandungan lemak bukan satu-satunya penentu.
1. Utamakan Rendah Gula Tambahan
Ini poin paling krusial. Yogurt rasa buah atau yang manis sering mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Asupan gula berlebih telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Pilihan terbaik adalah yogurt tawar (plain/unsweetened). Jika ingin rasa lebih manis, tambahkan buah segar, kayu manis, atau sedikit madu alami. Dengan cara ini, Anda tetap mengontrol jumlah gula yang masuk.
Periksa label nutrisi dan perhatikan bagian “added sugars”. Usahakan memilih produk dengan gula tambahan seminimal mungkin.
2. Pilih yang Kaya Protein
Protein membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung komposisi tubuh yang lebih baik. Greek yogurt dan skyr biasanya mengandung protein lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa karena melalui proses penyaringan.
Sebagai panduan, pilih yogurt yang mengandung minimal 7 gram protein per sajian. Jika ingin lebih mengenyangkan, cari yang memiliki 10–15 gram protein.
3. Pastikan Mengandung Probiotik
Cari keterangan “live and active cultures” pada kemasan. Probiotik atau kultur bakteri hidup berperan dalam kesehatan pencernaan. Beberapa penelitian juga menghubungkan probiotik tertentu dengan profil kolesterol yang lebih baik, meskipun efeknya bisa berbeda pada setiap orang.
4. Lemak Tidak Selalu Harus Dihindari
Yogurt rendah lemak memang mengandung lebih sedikit lemak jenuh. Namun, hubungan antara lemak dari produk susu dan kesehatan jantung ternyata lebih kompleks. Beberapa studi menunjukkan bahwa produk susu utuh dalam jumlah wajar tidak serta-merta meningkatkan risiko penyakit jantung.
Yang lebih penting adalah keseluruhan pola makan. Yogurt full-fat masih bisa dipilih selama tidak berlebihan dan seimbang dengan asupan lain yang kaya serat, sayur, dan buah.
5. Perhatikan Daftar Bahan
Semakin sederhana daftar bahannya, biasanya semakin baik. Idealnya yogurt hanya mengandung susu dan kultur bakteri. Hindari produk dengan banyak pemanis buatan, pengental berlebih, atau bahan tambahan yang tidak perlu.
Rekomendasi Praktis
Pilihan yang umumnya direkomendasikan untuk kesehatan jantung:
- Plain Greek yogurt
- Plain skyr
- Yogurt tawar biasa (baik low-fat maupun full-fat, sesuai kebutuhan)
- Yogurt berbasis nabati tanpa gula tambahan (jika menghindari susu hewani), dengan catatan cek kandungan protein dan fortifikasinya
Cara Menyantap yang Lebih Sehat
- Campurkan dengan buah segar (beri, pisang, atau apel)
- Taburi kacang atau biji-bijian untuk tambahan serat dan lemak sehat
- Gunakan sebagai pengganti krim asam pada hidangan gurih
- Jadikan dasar smoothie tanpa pemanis berlebih
Memilih yogurt untuk kesehatan jantung tidak cukup hanya melihat label “rendah lemak”. Prioritaskan produk yang rendah gula tambahan, tinggi protein, dan mengandung kultur hidup. Yogurt tawar, terutama jenis Greek atau skyr, menjadi pilihan yang paling sejalan dengan tujuan tersebut.









