Memilih Yogurt yang Baik untuk Jantung, Lebih dari Sekadar Rendah Lemak

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogurt sering dianggap sebagai pilihan makanan sehat, termasuk untuk mendukung kesehatan jantung.

Yogurt sering dianggap sebagai pilihan makanan sehat, termasuk untuk mendukung kesehatan jantung.

JAKARTA, koranmetro.com – Yogurt sering dianggap sebagai pilihan makanan sehat, termasuk untuk mendukung kesehatan jantung. Namun, tidak semua yogurt memberikan manfaat yang sama. Banyak orang langsung memilih varian rendah lemak atau bebas lemak, padahal faktor lain justru lebih penting diperhatikan.

Menurut ahli gizi, yogurt yang mendukung kesehatan jantung sebaiknya rendah gula tambahan, kaya protein, dan mengandung probiotik. Kandungan lemak bukan satu-satunya penentu.

1. Utamakan Rendah Gula Tambahan

Ini poin paling krusial. Yogurt rasa buah atau yang manis sering mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Asupan gula berlebih telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Pilihan terbaik adalah yogurt tawar (plain/unsweetened). Jika ingin rasa lebih manis, tambahkan buah segar, kayu manis, atau sedikit madu alami. Dengan cara ini, Anda tetap mengontrol jumlah gula yang masuk.

Periksa label nutrisi dan perhatikan bagian “added sugars”. Usahakan memilih produk dengan gula tambahan seminimal mungkin.

2. Pilih yang Kaya Protein

Protein membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung komposisi tubuh yang lebih baik. Greek yogurt dan skyr biasanya mengandung protein lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa karena melalui proses penyaringan.

Baca Juga :  7 Anime Wajib Tonton di Tahun 2023-2024 untuk Para Penggemar

Sebagai panduan, pilih yogurt yang mengandung minimal 7 gram protein per sajian. Jika ingin lebih mengenyangkan, cari yang memiliki 10–15 gram protein.

3. Pastikan Mengandung Probiotik

Cari keterangan “live and active cultures” pada kemasan. Probiotik atau kultur bakteri hidup berperan dalam kesehatan pencernaan. Beberapa penelitian juga menghubungkan probiotik tertentu dengan profil kolesterol yang lebih baik, meskipun efeknya bisa berbeda pada setiap orang.

4. Lemak Tidak Selalu Harus Dihindari

Yogurt rendah lemak memang mengandung lebih sedikit lemak jenuh. Namun, hubungan antara lemak dari produk susu dan kesehatan jantung ternyata lebih kompleks. Beberapa studi menunjukkan bahwa produk susu utuh dalam jumlah wajar tidak serta-merta meningkatkan risiko penyakit jantung.

Yang lebih penting adalah keseluruhan pola makan. Yogurt full-fat masih bisa dipilih selama tidak berlebihan dan seimbang dengan asupan lain yang kaya serat, sayur, dan buah.

Baca Juga :  Fenomena Silent Book Club, Hiburan Baru untuk Si Introver Sosial

5. Perhatikan Daftar Bahan

Semakin sederhana daftar bahannya, biasanya semakin baik. Idealnya yogurt hanya mengandung susu dan kultur bakteri. Hindari produk dengan banyak pemanis buatan, pengental berlebih, atau bahan tambahan yang tidak perlu.

Rekomendasi Praktis

Pilihan yang umumnya direkomendasikan untuk kesehatan jantung:

  • Plain Greek yogurt
  • Plain skyr
  • Yogurt tawar biasa (baik low-fat maupun full-fat, sesuai kebutuhan)
  • Yogurt berbasis nabati tanpa gula tambahan (jika menghindari susu hewani), dengan catatan cek kandungan protein dan fortifikasinya

Cara Menyantap yang Lebih Sehat

  • Campurkan dengan buah segar (beri, pisang, atau apel)
  • Taburi kacang atau biji-bijian untuk tambahan serat dan lemak sehat
  • Gunakan sebagai pengganti krim asam pada hidangan gurih
  • Jadikan dasar smoothie tanpa pemanis berlebih

Memilih yogurt untuk kesehatan jantung tidak cukup hanya melihat label “rendah lemak”. Prioritaskan produk yang rendah gula tambahan, tinggi protein, dan mengandung kultur hidup. Yogurt tawar, terutama jenis Greek atau skyr, menjadi pilihan yang paling sejalan dengan tujuan tersebut.

Berita Terkait

Berbagi Rumah dengan Kucing Bisa Menenangkan Pikiran
Memahami Window of Tolerance, Kunci Mengelola Perasaan Kewalahan
Kurang Oksigen Saat Tidur Bisa Picu Hipertensi, Dokter Ingatkan Bahaya Dengkur
Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata
Batik Atthaya, Ketika Melestarikan Batik Juga Menjadi Ruang Pemulihan Penyintas Skizofrenia
Ahli Kaki Ingatkan, Jangan Terlalu Lama Pakai Sandal Jepit di Dalam Rumah
Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku
Tiga Zodiak yang Bakal Merasa Lebih Ringan dan Bahagia di Tanggal 10 Oktober 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:13 WIB

Berbagi Rumah dengan Kucing Bisa Menenangkan Pikiran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Memahami Window of Tolerance, Kunci Mengelola Perasaan Kewalahan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kurang Oksigen Saat Tidur Bisa Picu Hipertensi, Dokter Ingatkan Bahaya Dengkur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Batik Atthaya, Ketika Melestarikan Batik Juga Menjadi Ruang Pemulihan Penyintas Skizofrenia

Berita Terbaru

Barcelona membuka musim 2026/2027 dengan rekor mencengangkan. Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana telah mencetak 60 gol dalam 15 pertandingan resmi pertama mereka.

Liga Spanyol

Barcelona Gila Gol, 60 Kali Jebol Gawang Lawan dalam 15 Laga

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:05 WIB

Babak playoff MPL ID Season 18 dibuka dengan hasil mengejutkan. Pada hari pertama di Surabaya, Rabu (4/11/2026), dua nama besar langsung tersingkir.

TEKNOLOGI

Shock Playoff MPL ID S18, ONIC dan EVOS Gugur di Hari Pertama

Kamis, 5 Nov 2026 - 11:03 WIB