Gunung Ibu Erupsi Lagi, Keluarkan Sinar Api Setinggi 350 Meter

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Ibu yang terletak di Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi. Kali ini, gunung yang terkenal dengan aktivitas vulkaniknya tersebut mengeluarkan sinar api yang menjulang hingga 350 meter di atas puncaknya.

Gunung Ibu yang terletak di Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi. Kali ini, gunung yang terkenal dengan aktivitas vulkaniknya tersebut mengeluarkan sinar api yang menjulang hingga 350 meter di atas puncaknya.

JAKARTA, koranmetro.com – Gunung Ibu yang terletak di Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi. Kali ini, gunung yang terkenal dengan aktivitas vulkaniknya tersebut mengeluarkan sinar api yang menjulang hingga 350 meter di atas puncaknya. Selain itu, erupsi tersebut juga disertai dengan kolom abu yang teramati membumbung setinggi 800 meter, menyebar ke arah barat daya.

Baca Juga :  Viral Penangkapan Bar LGBT oleh Warga di Jaksel dan Tanggapan Polisi

Peringatan Waspada bagi Masyarakat Sekitar

Erupsi yang terjadi sekitar pukul 00.55 WIT ini terekam dengan amplitudo maksimum 28 mm pada seismogram dan berlangsung hampir dua menit. Meskipun tidak menimbulkan kerusakan besar, pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk tetap waspada. Gunung Ibu saat ini masih berstatus Siaga (Level III), yang berarti aktivitas di sekitar gunung tetap dibatasi.

Baca Juga :  Bencana Banjir Melanda Kawasan Bengawan Solo, Ratusan Rumah Terendam

Imbauan untuk Warga dan Wisatawan

Warga di sekitar Gunung Ibu diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 km dari kawah aktif. Selain itu, jika terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker dan kacamata pelindung untuk menghindari paparan abu vulkanik​.

Berita Terkait

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Berita Terbaru