Pengacara Ditembak Mati di Bone, Pelaku Menggunakan Senapan Angin

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden penembakan ini menjadi sorotan media dan publik, menambah daftar kekerasan yang terjadi terhadap profesi hukum

Insiden penembakan ini menjadi sorotan media dan publik, menambah daftar kekerasan yang terjadi terhadap profesi hukum

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah kejadian tragis terjadi di Bone, di mana seorang pengacara ditemukan tewas akibat tembakan. Menurut laporan, pelaku menggunakan senapan angin dalam tindakan keji ini, yang mengejutkan banyak pihak mengingat senapan angin biasanya tidak dianggap sebagai alat untuk melakukan kejahatan berat.Insiden tersebut terjadi di sebuah lokasi yang belum diungkapkan, di mana pengacara tersebut sedang menjalankan aktivitasnya. Pelaku diduga mendekati korban dan melakukan penembakan secara tiba-tiba, menyebabkan korban mengalami luka fatal.

Baca Juga :  Orangtua Balita yang Hanyut Saat Hujan di Surabaya Ikut Menyusuri Sungai

Respon Pihak Berwenang

Pihak kepolisian setempat segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik perbuatan ini. Penyelidikan ini melibatkan pengumpulan saksi, rekaman CCTV, dan barang bukti di lokasi kejadian. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, terutama di kalangan profesi hukum. Banyak yang menyerukan perlunya perlindungan lebih bagi para pengacara dan profesional hukum lainnya yang sering kali menghadapi risiko dalam menjalankan tugas mereka.

Baca Juga :  Kecelakaan Menghantam Tol Pandaan-Malang, Pengemudi Dihimbau Keluar Lewat GT Purwodadi

Insiden penembakan ini menjadi sorotan media dan publik, menambah daftar kekerasan yang terjadi terhadap profesi hukum. Pihak berwenang diharapkan dapat segera mengungkap pelaku dan memberikan keadilan bagi korban, serta mencegah kejadian serupa di masa depan.

Berita Terkait

Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah
PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa
Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen
Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa
BNPB Terima Lebih dari 34.000 Permohonan Hunian bagi Korban Banjir Sumatera
Panggil CEO Danantara, Prabowo Minta Laporan Kampung Haji hingga Hunian Korban Bencana
Viral Pembatalan Misa Natal di Depok, Wali Kota depok Beri Penjelasan
Pramono Larang Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:18 WIB

Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:00 WIB

Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:23 WIB

Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:18 WIB

BNPB Terima Lebih dari 34.000 Permohonan Hunian bagi Korban Banjir Sumatera

Berita Terbaru

Liga Inggris

Michael Carrick Beri Peringatan Usai Man United Gasak Man City

Minggu, 18 Jan 2026 - 19:55 WIB