PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari ini, Sabtu (10 Januari 2026), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memasuki usia ke-53 tahun.

Hari ini, Sabtu (10 Januari 2026), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memasuki usia ke-53 tahun.

JAKARTA, koranmetro.com – Hari ini, Sabtu (10 Januari 2026), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memasuki usia ke-53 tahun. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ini dirangkaikan langsung dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 12 Januari 2026, di Beach City International Stadium Ancol (BCIA), Jakarta Utara.

Acara besar ini menjadi momentum penting bagi PDI-P untuk melakukan konsolidasi internal sekaligus menegaskan peran sebagai “partai penyeimbang” di tengah dinamika politik nasional pasca-pemilu. Ribuan kader dari berbagai tingkatan mulai berdatangan sejak pagi, disambut suasana meriah termasuk atraksi budaya seperti ondel-ondel.

Pembukaan oleh Megawati dan Pidato Politik Penting

Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dengan pidato politik yang dinanti-nantikan. Pidato ini diharapkan memberikan arahan strategis bagi seluruh kader dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Setelah pembukaan HUT, acara dilanjutkan dengan sesi paripurna Rakernas yang menghadirkan pembicara internal partai. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Pusat, pengurus daerah (ketua, sekretaris, dan bendahara tingkat provinsi/kabupaten/kota), anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, anggota DPRD se-Indonesia, serta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari kader partai.

Baca Juga :  Hajatan Jakarta Bersinar, Kampanye Besar Pramono-Rano di Senayan

Tema “Satyam Eva Jayate” Jadi Semangat Utama

PDI-P mengusung tema besar Satyam Eva Jayate (Hanya Kebenaran yang Berjaya) dengan sub-tema “Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya”. Tema ini mencerminkan komitmen partai untuk tetap berpegang pada kebenaran, keadilan, dan keberpihakan kepada rakyat di tengah berbagai krisis yang melanda bangsa.

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Rakernas kali ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran PDI-P sebagai partai yang hadir melalui “kerja nyata” di tengah masyarakat, terutama dalam penanganan bencana dan isu kemanusiaan melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI-P.

Agenda Pembahasan Strategis di Rakernas

Selama tiga hari, Rakernas akan membahas sejumlah isu krusial dan strategis, di antaranya:

  • Sikap politik partai terhadap berbagai persoalan nasional dan global
  • Krisis ekologis dan kerusakan lingkungan yang semakin memprihatinkan
  • Isu korupsi serta penegakan hukum yang masih menjadi pekerjaan rumah besar
  • Persoalan ekonomi rakyat di tengah tantangan geopolitik dunia
  • Wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD sebagai alternatif mekanisme pilkada langsung yang tengah ramai diperbincangkan
Baca Juga :  Sandy Permana Ditemukan Tewas dengan Luka Berdarah di Bekasi

PDI-P juga akan menegaskan kembali posisinya sebagai partai oposisi konstruktif yang tetap mengawal kepentingan rakyat, sekaligus menjadi penyeimbang dalam sistem demokrasi Indonesia.

Sentuhan Kreatif dan Inovasi

Tidak hanya agenda politik serius, perayaan HUT ke-53 ini juga diwarnai dengan pengumuman maskot baru banteng hasil sayembara nasional. Maskot ini diharapkan menjadi simbol energi baru partai yang tumbuh dari dan untuk rakyat. Selain itu, ada pameran produk daur ulang sebagai bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan.

Dengan semangat “Satyam Eva Jayate”, PDI Perjuangan di usia ke-53 ini tampil semakin matang dalam menjalankan perjuangan ideologi Pancasila dan Trisakti. Rakernas ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah kongkret yang memperkuat posisi partai sebagai garda terdepan pembela kepentingan rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Privasi Warga dan Batas Kewenangan Penyadapan dalam Hukum Indonesia
Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal
Persatuan yang Sehat Justru Butuh Ruang untuk Kritik
Pajak pada Produk Menstruasi, Beban Tersembunyi yang Masih Dipertanyakan
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, BNPB Ingatkan Warga Aceh Tetap Waspada
Badai Sempurna di Tanah Air, Ketika Banyak Krisis Saling Mengikat
Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya
Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:07 WIB

Privasi Warga dan Batas Kewenangan Penyadapan dalam Hukum Indonesia

Rabu, 4 November 2026 - 11:31 WIB

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal

Selasa, 3 November 2026 - 11:08 WIB

Persatuan yang Sehat Justru Butuh Ruang untuk Kritik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pajak pada Produk Menstruasi, Beban Tersembunyi yang Masih Dipertanyakan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, BNPB Ingatkan Warga Aceh Tetap Waspada

Berita Terbaru

Merasa tidak dihargai dalam pertemanan bisa menguras energi. Kamu mungkin sering jadi pihak yang lebih dulu menghubungi,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Saat Pertemanan Terasa Satu Arah, 6 Cara Menyampaikan Perasaanmu

Sabtu, 7 Nov 2026 - 11:05 WIB

Barcelona membuka musim 2026/2027 dengan rekor mencengangkan. Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana telah mencetak 60 gol dalam 15 pertandingan resmi pertama mereka.

Liga Spanyol

Barcelona Gila Gol, 60 Kali Jebol Gawang Lawan dalam 15 Laga

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:05 WIB