Arena Sabung Ayam Bekasi Digerebek, Panitia dan Penonton pada Taruhan

- Jurnalis

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO polisi gerebek arena judi sabung ayam

FOTO polisi gerebek arena judi sabung ayam

JAKARTA, koranmetro.com – Polisi menggerebek arena judi sabung ayam di di Jalan Legok RT 6/RW 4 Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Para peserta taruhan merupakan pemilik ayam dengan penonton. Kanit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Bara Libra mengatakan para pelaku ramai berjudi pada Sabtu dan Minggu. Para pelaku juga kerap datang pada Senin dan Rabu.

“Jadi modusnya sabung ayam diselenggarakan panitia, kemudian untuk taruhan para penonton ini antara penonton dengan pemain atau pemilik ayam,” kata Kompol Bara Libra saat ditemui wartawan seusai penggerebekan, Minggu (21/7/2024).

Baca Juga :  Hajatan Jakarta Bersinar, Kampanye Besar Pramono-Rano di Senayan

Dalam hal ini pemain adalah orang yang memiliki ayam, sedangkan penonton adalah orang yang sengaja datang untuk bertaruh. Jika menang, jatah taruhan akan jatuh untuk pemilik ayam. “Pemain itu pemilik ayam, yang ngadu. Penonton jadi pemasang. Jadi kalau menang, jatahnya buat si pemain,” jelasnya

Bara mengatakan lokasi yang dijadikan tempat sabung ayam ditutup menggunakan seng agar aktivitas di dalam tak terlihat. Di arena judi terdapat piala untuk kamuflase. “(Piala) itu buat kamuflase aja, karena nggak ada kejuaraan sabung ayam,” kata Bara Libra.

Baca Juga :  Pimpinan Komisi XI, Penerapan PPN 12% Dinilai Membebani Masyarakat Kecil

70 orang diamankan di lokasi. Polisi sampai saat ini masih mendalami peran para pelaku. Beberapa yang ditangkap selain pemain ada penonton dan penyelenggara.

“Ya (selain pemain) ada penonton, penyelenggara, nanti kami akan periksa lebih lanjut di Polda,” pungkas Bara.

 

Berita Terkait

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Sejarah Megalodon, Hiu Raksasa Purba yang Pernah Menguasai Lautan Purba, dan Jejaknya di Museum Megalodon
Nadiem Makarim Jalani Operasi Keempat di Tengah Hari Raya, Tetap Hadir dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Penghormatan Terakhir untuk Juwono Sudarsono, Jenazah Mantan Menhan Disemayamkan di Kementerian Pertahanan
Transparansi TNI Diuji, Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus dan Tuntutan Akuntabilitas Publik
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 1 April 2026 - 11:10 WIB

Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB

Senin, 30 Maret 2026 - 14:07 WIB

Sejarah Megalodon, Hiu Raksasa Purba yang Pernah Menguasai Lautan Purba, dan Jejaknya di Museum Megalodon

Senin, 30 Maret 2026 - 11:14 WIB

Nadiem Makarim Jalani Operasi Keempat di Tengah Hari Raya, Tetap Hadir dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Berita Terbaru