Penghormatan Terakhir untuk Juwono Sudarsono, Jenazah Mantan Menhan Disemayamkan di Kementerian Pertahanan

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Indonesia kehilangan salah satu negarawan dan akademisi seniornya. Jenazah Prof. Dr. Juwono Sudarsono, mantan Menteri Pertahanan era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), disemayamkan di Gedung Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Minggu (29/3/2026) pagi.

Jenazah almarhum tiba di Gedung Urip Sumoharjo, Kementerian Pertahanan, Medan Merdeka Barat, sekitar pukul 08.00 WIB. Prosesi persemayaman langsung dilakukan di Ruang Hening sebagai bentuk penghormatan terakhir dari institusi pertahanan negara. Ribuan karangan bunga ucapan duka cita telah memenuhi area tersebut, datang dari berbagai pihak termasuk pejabat negara, tokoh politik, akademisi, dan masyarakat.

Prosesi Persemayaman dan Pemakaman

Persemayaman dimulai pukul 09.00 WIB dan memberikan kesempatan kepada keluarga, rekan sejawat, serta pejabat tinggi untuk memberikan penghormatan terakhir. Upacara pelepasan jenazah dari Kementerian Pertahanan dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai inspektur upacara.

Baca Juga :  Pembaruan Layanan 'Lapor Mas Wapres', Yuk Cek Apa yang Berbeda!

Setelah prosesi di Kemenhan, jenazah akan dimakamkan secara militer dengan upacara penuh kehormatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, sekitar pukul 12.00 WIB.

Profil Singkat Juwono Sudarsono

Juwono Sudarsono (5 Maret 1942 – 28 Maret 2026) dikenal sebagai Menteri Pertahanan sipil pertama di era reformasi. Ia menjabat Menhan pada periode 2004–2009 di bawah Presiden SBY, setelah sebelumnya menjabat di era Gus Dur. Almarhum juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Duta Besar Indonesia untuk Inggris.

Sebagai Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Juwono dikenal sebagai intelektual yang mendalami isu pertahanan, diplomasi, dan reformasi militer. Ia berperan penting dalam proses reformasi TNI pasca-Orde Baru, termasuk pemisahan TNI dari politik praktis.

Baca Juga :  Tuntutan Transparansi Proses Penanganan Kasus Penyerangan Polres Tarakan oleh TNI

Almarhum meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, dalam usia 84 tahun setelah beberapa tahun berjuang melawan penyakit stroke.

Tanggapan dan Duka Cita

Berbagai pihak menyampaikan duka cita mendalam. Banyak yang menyebut Juwono Sudarsono sebagai “putra terbaik bangsa” yang mengabdikan diri bagi kedaulatan dan pendidikan Indonesia. Presiden, Wakil Presiden, serta sejumlah mantan presiden dan pejabat negara turut menyampaikan belasungkawa.

Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa persemayaman di gedung kementerian merupakan bentuk penghargaan tertinggi atas jasa dan pengabdian almarhum kepada negara, khususnya di bidang pertahanan.

Semoga almarhum Prof. Juwono Sudarsono mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Indonesia kehilangan seorang negarawan yang visioner.

Berita Terkait

DPR Desak Percepatan Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa Flores
Gempa M 7,7 Guncang Flores, BNPB Pastikan 1 Orang Meninggal dan 4 Luka-luka
Menhan Sjafrie dan Pejabat Tinggi AS Bahas Penguatan Kemitraan Pertahanan
TNI Habema Lakukan Pengamanan di Intan Jaya Imbas Aktivitas Kelompok Bersenjata
Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah
Ketergantungan Fiskal Daerah, Antara Realitas Transfer Pusat dan Tuntutan Kemandirian
BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas
Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:54 WIB

DPR Desak Percepatan Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, BNPB Pastikan 1 Orang Meninggal dan 4 Luka-luka

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Menhan Sjafrie dan Pejabat Tinggi AS Bahas Penguatan Kemitraan Pertahanan

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:58 WIB

TNI Habema Lakukan Pengamanan di Intan Jaya Imbas Aktivitas Kelompok Bersenjata

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah memberi perhatian serius terhadap ratusan sekolah yang rusak akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

NASIONAL

DPR Desak Percepatan Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa Flores

Selasa, 18 Agu 2026 - 10:54 WIB

Banyak pendaki masih menganggap kacamata sekadar pelengkap penampilan. Padahal, di jalur pendakian,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya

Senin, 17 Agu 2026 - 11:08 WIB