Adhi Kismanto, Staf Ahli Komdigi, Kini Menjadi Tersangka dalam Skandal Judi Online

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan penetapan Adhi Kismanto sebagai tersangka, diharapkan akan ada tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menindak praktik judi online

Dengan penetapan Adhi Kismanto sebagai tersangka, diharapkan akan ada tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menindak praktik judi online

JAKARTA, koranmetro.com – yang dikenal sebagai staf ahli di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi online yang melibatkan sejumlah pegawai kementerian tersebut. Penetapan tersangka ini dilakukan oleh Polda Metro Jaya, yang sebelumnya telah menangkap dan menetapkan 24 orang lainnya terkait skandal ini.

Peran Adhi Kismanto dalam Kasus

Adhi Kismanto, yang juga dikenal dengan nama alias “Fallen”, diduga memiliki peran penting dalam pengelolaan dan pengamanan situs judi online. Ia terlibat dalam proses pemblokiran lebih dari 1.000 situs judi yang beroperasi di Indonesia, namun justru terjerat dalam skandal yang melibatkan praktik judi ilegal. Menariknya, Adhi Kismanto tidak terdaftar sebagai pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Meskipun ia memiliki akses dan kewenangan dalam pengaturan situs-situs tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Umumkan Kenaikan Harga Gabah Menjadi Rp6.500 per Kg dan Jagung Rp5.500 per Kg

Reaksi Publik dan Implikasi

Berita mengenai penetapan Adhi Kismanto sebagai tersangka ini memicu berbagai reaksi di kalangan publik. Banyak yang mempertanyakan integritas dan transparansi dalam pengelolaan kementerian, terutama terkait dengan upaya pemberantasan judi online. Kasus ini juga menyoroti potensi penyalahgunaan wewenang di dalam lembaga pemerintah, yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik.

Baca Juga :  Komjak Tegas, Oknum Jaksa Terjerat OTT di Banten dan Kalsel Harus Diproses Pidana hingga Dipecat

Langkah Selanjutnya

Polda Metro Jaya berencana untuk melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kasus ini, termasuk kemungkinan penetapan tersangka tambahan. Dengan semakin banyaknya nama yang terlibat, kasus ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai jaringan judi online yang beroperasi di Indonesia dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk menanggulanginya.

Dengan penetapan Adhi Kismanto sebagai tersangka, diharapkan akan ada tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menindak praktik judi online dan memastikan bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

Berita Terkait

Transparansi TNI Diuji, Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus dan Tuntutan Akuntabilitas Publik
Prabowo Instruksikan Bahlil Lahadalia Cari Sumber Pendapatan Baru dari Sektor Mineral yang Lebih Adil bagi Indonesia
Anies Baswedan Bertemu SBY dan AHY, Salah Paham Sudah Dibereskan, Hubungan Tetap Baik
Pekik Kritis Terbungkam, Demokrasi yang Mulai Rapuh di Balik Kekuasaan
Anies Baswedan, Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus Bukan Kasus Kriminal Biasa
Memaknai Silaturahmi Kebangsaan, Pertemuan Megawati dan Prabowo sebagai Simbol Rekonsiliasi Nasional
Ribuan Jemaah Muhammadiyah Cengkareng Jalani Shalat Id di Bawah Terik Matahari Pagi
Diskusi Maraton Prabowo di Hambalang, Jurnalis dan Pakar Bahas Geopolitik hingga Transformasi Bangsa hingga Subuh
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:22 WIB

Transparansi TNI Diuji, Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus dan Tuntutan Akuntabilitas Publik

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Instruksikan Bahlil Lahadalia Cari Sumber Pendapatan Baru dari Sektor Mineral yang Lebih Adil bagi Indonesia

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:25 WIB

Anies Baswedan Bertemu SBY dan AHY, Salah Paham Sudah Dibereskan, Hubungan Tetap Baik

Senin, 23 Maret 2026 - 11:06 WIB

Pekik Kritis Terbungkam, Demokrasi yang Mulai Rapuh di Balik Kekuasaan

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:03 WIB

Anies Baswedan, Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus Bukan Kasus Kriminal Biasa

Berita Terbaru